Rayhan tersenyum lebar, ia mencium perut Alana dengan penuh kasih sayang. Setelah sesi cat selesai, mereka mulai membongkar tumpukan kardus berisi perlengkapan bayi yang sudah mereka beli. Ada baju-baju mungil, kaos kaki yang ukurannya hanya sejempol orang dewasa, dan boks bayi yang baru saja dirakit.
"Mas, lihat deh... kecil banget ya," ucap Alana haru sembari memegang sepasang sepatu bayi mungil. "Nggak nyangka sebentar lagi kita jadi orang tua."
Rayhan merangkul Alana dari belakang, dagunya bertumpu di bahu istrinya. "Iya, Sayang. Makasih ya sudah sekuat ini. Mas janji akan selalu ada di samping kamu, mulai dari proses lahiran nanti sampai anak ini besar."
Di kamar yang baru saja mereka cat dengan cinta itu, mereka berdua duduk di lantai yang dialasi karpet bulu, dikelilingi barang-barang mungil yang menanti pemiliknya. Sebuah penantian indah yang tinggal menghitung hari.
sayang untuk hari ini selesai kita lanjut besok ya persiapan kamar anak kita nya ,kamu pasti capek,dengan tanpa aba- aba rayhan menggendong alana
eeh mas ,turunin aku,pekik alana
rayhan tak bergeming melanjutkan berjalan ke arah kamar mereka,menurunkan alana di pinggir tempat tidur.
sesampainya dikamar,alana masuk kekamar mandi untu membersihkan diri ,seharian mempersiapkan kamar bayi membuat badan alana berkeringat di tambah perut alana yang semakin besar,bahkan besarnya perut alana itu seperti hamil bayi kembar.
Alana yang tak sempat membawa pakain ganti kekamar mandi ,mengharuskan dia keluar kamar mandi dengan handuk yang menutupi bagian dada namun bagian perut yang menonjolnya tidak tertutup sempurna
Rayhan yang memperhatikan Alana merasa gemas dengan perubahan bentuk tubuh istrinya yang meurutnya semakin seksi dengan perut buncitnya,alana yang tidak memeprhatikan rayhan yang berjelan mendekat merasa kaget dengan perlakuan rayhan yang tiba-tiba memeluknya dari belakang menangkupkan dagu dibahu alana
mas ,ngapain sih alana terkaget
kamu seksi banget hari ini ray rayhan
alana menghela nafas ,rayhan membalikan badan alana ,tangan rayhan menelusup masuk melalui celah handuk yang tebuka di perut alana,rayhan mengelus perut alana dengan intim ,tangannya terus menjalar ke arah payudara alana yang tampak sudah membesar efek asi yang siap dikonsumsi anaknya kelak,tak berhnenti disitu rayhan melepaskan handuk dibadan alana,dan memperlihatkan lekuk tubuh alana yang seksi efek hamil,perut buncitnya membuat rayhan semakin tergoda .
rayhan menangkup wajah alana menautkan bibirnya ke bibir alana,mengecup dengan lembut rayhan memperdalam ciuman aalana tak menolak gairahnya tersulut dan membalas ciuman rayhan ,rayhan menggendong alana ciuman mereka masih bertaut ,rayhan terduduk dipinggiran tempat tidur menggendong alana,alana memposisikannduduknya menghadap rayhan ,melanjutkan ciumannya,tangan rayhan tak diam terus menelusuri seluruh lekuk tubuh alana, suasana semakin panas alana mengeluarkan desahan pertamanya saat rayhan melepaskan ciumannya dan berpindah menyesap puting alana tangan satunya meremas payudara sebelahnya
mas aah pelan-pelan ,ah mas satu-satu mas
mendengar desahan alana semakin membuat devan ingin segera ke inti permainan malam ini,tangan yang masih memainkan puting alana ,rayhan memeinta izin untuk melakukan inti dari adegan panasnya
boleh malam ini aku jengukn anak kita tanya rayhan
alana yang masih merasakan kenikamtan tangan rayhan hanya mengangguk tanda setuju
rayhan sedikit menggendong alana mendudukannya disofa kamar lalu merebahkan kearah sandaran tangan agar posisi alana tidak terlalu terlntang rayhan mencium bibir alana kembali siap memulai pertempuran malam ini ,kaki kiri alana diangkat kesandaran sofa semntara kaki kanan dibiarkan menggantung ,posisi yang menampakan area inti alana yang membuat rayhan semakin terbuai,tidak tahan senjata rayhan ingin mencari persenyiannya,senjatanya yang sudah mengeras langsung menusuk organ intim alana,
KAMU SEDANG MEMBACA
ALANA
KurzgeschichtenPerhatian Alana kepada Bagas menjadi malapetaka untuk hubungan Alana dan rayhan
