Part 19- Nostalgia

1.4K 59 14
                                        

A.N: CEK MULMED..PLAY.

☆☆☆☆☆
Raquella

"Yuk kita naik kora-kora dulu" ajak Kanifa saat kita sudah memasuki kawasan Dunia Fantasi.

"Aaah ngga ngga! Gue gamau! Ntar kalo jatoh mental mati gimanaaaa???!?!?!??!" Jerit Mily. Semua langsung menoyor Mily. "ALAY!!!!" teriak kami semua.

"Yaudah oke oke! Fine!" Ucap Mily mengalah.

Kora-kora.. hm.. aku jadi teringat.. saat aku hampir menangis menahan mual tetapi aku malah tertawa. Dan saat selesai bermain, Dia mulai menunjukkan penyakitnya. Dia pucat. Ada apa dengannya? Aku berharap Dia baik-baik saja ya Tuhan.

"WOEY! Bengong aja. Ayo!" ucap Revita sambil mendorong bahu ku.

"Huh! Iya-iya. Sabar kali boss" ucap ku.

*****

Hembusan angin menerpa tubuhku dan rambut ku yg tergerai bebas. Waktu yg tepat untuk aku berteriak sebebas-bebasnya.

"AAAAAAA!!!!!" Teriak ku dan yg lainnya yg sedang menaiki kora-kora. Dan apa yg diteriakkan di hati ku berbeda dengan apa yg aku ucapkan.

'RAFAEEEEELLLLL!!!!' Teriak batinku. Aku sangat merindukan mu El.

Lalu setelah selesai menaiki wahana kora-kora kami menuju wahana tornado.

"Please please gue gamau pleaseee!!!! Kora-kora aja gue udah mau nangis apalagi ini" mohon Mily dengan mata yg berkaca-kaca dan menunjukkan Puppy Eyes-nya.

"Oke fine. Tapi lo jagain tas kita smua ya" ucap Sava. "Hum...Sip deh!!"

"Eh.. gue gaikutan juga ya..gue temenin Mily" ucap Syahla.

"Kenapa Syah?" Tanyaku.

"Gapapa. Gue sakit perut tiba-tiba" jawabnya.

"Oke"

*****

"Eh istirahat dulu ya. Gue lemes bgt nih. Laper pula" ucap Auva lesu.

"Iya gue juga" ucap yg lain.

Kami semua telah menaiki 6 wahana extream. Saatnya kami istirahat. Lalu menaiki wahana santai.

Waktu menunjukkan pukul 2 siang. setelah kami Sholat. Kami duduk di tempat istirahat.

"Huaaah enak banget nih makanan!!!!" Ucap Revita.

"Iya dong. Siapa dulu yg masak. Gue" ucap Mily menunjuk-nunjuk dirinya sok.

"Heleh. Yg masak emak lu keles bukan luh!" Ucap Sava sambil melempar Mily dengan kacang polong miliknya.

"Huh Gadir!" Ucap Mily memonyongkan bibirnya. (Gadir: gatau diri).

"Eh eh.. yuk kita naik ontang-anting. Abis itu kita naik Kemidi Puter" Usulku. Aku sudah tak sabar. Ingin mengingat kembali. Saat-saat terakhirku bersama Dia sebelum Dia pergi entah kemana. Huh. Kenapa aku jadi gini lagi sih?.

"Hey! Bengong mulu deh lo" ucap Kanifa.

"eh'? Oh iya sorrysorry!" Ucap ku sambil menyengir kuda.

Love Come LateCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang