tujuh belas (agustustahun'45)

122 19 4
                                        

Author POV

"VISA!!!!!!!!"seru luke dari bawah saat visa masih mengeringkan rambut.

"APAAN!!!!"seru visa balik

"SINI!!!!!"seru luke,sepertinya dia marah.mau tak mau,visa kebawah.

"Ini apa apaan?!?!"seru luke menyodorkan visa majalah

Ohhh,majalah ini,lagi pula ini majalah udah dari ulang tahunku,kudet sekali.batin visa menyerui

"Apa apaan apanya?"ujar visa santai

"Ini!apaan??"ujar luke lebih tenang

"Itu?itu majalah"jawab visa kesal

"Arghhhh,ini apa??!??kenapa ada gossip ini???!!dari kapan?"seru luke tak sabaran

"Itu majalah,bukan aku yang salah,tapi temanmu,saat itu aku bilang aku ingin ke mall,tetapi tau-tau dia muncul,itu gossip sudah dari ulang tahunku."jawab visa

Luke teringat sesuatu,kan ia yang menyuruh ashton ke sana,ya sudahlah.

"Oh,yauda,sana.rambutnya berantakan tuh"ucap luke,visa mendengus dan pergi keatas lagi melanjutkan aktivitasnya.

Jika kau bilang telepon misterius itu berhenti disitu,kau salah,salah besar.

Telepon,sms,e-mail,dan social media luke yang lainnya selalu mendapat terror.luke tambah bergidik ngeri jika itu terus berlangsung.

Sampai sampai,luke mengganti nomor hp dan e-mailnya,tetapi terror itu terus saja berlangsung.

Tetapi luke tidak akan melarang visa untuk berjalan jalan. Jika kau bertanya dari mana luke tahu itu visa?

Well,rambut pirang,mata coklat,luke sayang.pasti visa.ibunya tidak mungkin.

Luke juga belum siap untuk mengatakan ini ke visa. Ia takut jika visa takut atas berita ini.

Luke pun menyetujui untuk menyegarkan pikiran,oh ya! Jika kalian bertanya kemana Gemma? Ia sudah lama memutuskan Luke,

Ternyata itu hanya adalah dare dari teman-teman Gemma,sehingga Luke menangis satu minggu berturut-turut,lalu Visa lah yang menenangkannya.

Balik ke cerita,Luke ingin menyegarkan pikiran dengan cara jalan jalan! Bersama adiknya tersayang,Visa juga tak ada kerjaan apa-apa,selagi Niall dan Harry sibuk rekaman.

"VISA!!!!!!"teriak Luke lagi

Visa yang diatas mulai kesal dipanggil terus.

"KAU INI APAAN SIH LUKE?!MEMANGGIL KU TIDAK JELAS!!!!!CAPEK TAU NAIK TURUN TANGGA!!!!"seru Visa dati atas

Luke terkekeh.

"Visa!!! Kau mau jalan jalan tidak???!?"seru Luke lagi

Dalam secepat kilat  Visa kebawah sudah rapih,

"Ayo!"ucap Visa,Luke memutar matanya,memang dasar adiknya itu shopaholic.

Mereka pun pergi ke mall terdekat,berhubung kedua orang tuanya tak ada dirumah.Tak lupa Luke memakai kacamata hitam,ya mungkin agar agak menyamar diri?

Setelah 2 jam yang melelahkan bagi Luke,dengan ratusan,(oke aku berlebihan)banyak shopping bag di tangan mereka berdua masing-masing,mereka berdua memutuskan untuk makan.

"Luke,aku lapar!"ujar Visa seperti anak kecil

"Hmmm,kau mau makan apa?"jawab Luke halus,Visa mengatakan ia lagi mengidam Burger King,Luke menyetujuinya,dan mereka memesan makanan masing-masing lalu melahapnya.

"Hey Vi,jika kau sudah besar,ingin jadi apa?"ucap Luke memecahkan keheningan

"Ehmm,memangnya kenapa?"

"Tak apa,aku hanya ingin tahu."

"Hmmm...apa ya?berhubung aku sudah besar juga jadi...hmmm,aku belum memikirkannya,mungkin seorang stylist?"jawab Visa

"Kalau kau?"

"Kalau aku sih sudah terwujud,menjadi orang yang dikenal babyak orang dan mempunyai adik yang menggemaskan."ujar Luke sambil mengacak-ngacak rambut Visa

"Vi,aku mau bertanya lagi,"

"Shoot."

"Bagaimana perasaanmu saat kau tahu kalau kau ini...well,anak angkat?"ujar Luke,Visa memang sudah tahu sejak umur 17 tahun,pada awalnya ia tak terima dan mengira bahwa orang tuanya hanya main-main.

Ternyata benar,dan juga ia dulu belum meresapinya,tetapi,perlahan ia menerima keadaan lalu melakukan aktivitas seperti biasa lagi.

"Hmm bagaimana ya?kaget?bingung,ya.Saat aku mengetahui itu,rasanya aku ingin kabur dari rumah dan menangis sepuasnya,juga saat itu aku mengetahuinya saat ulang tahun ku,bahkan mom dan dad tak tahu aku lahir kapan..."ujar Visa lirih,Luke yang menyadari itu langsung mengganti subjek.

"Pulang yuk!"seru Luke menyemangati,setelah melihat muka Visa yang drop.

"Ya ayo..,"jawab Visa masih belum bersemangat

"Mau pulang atau es krim?berhubung ini masih jam 4 sore."tanya Luke sambil menaik turunkan alisnya,Visa pun kembali bersemangat setelah mendengar kata es krim.

"Ice cream!i want delicious ice cream!!!"seru Visa bersemangat,Luke hanya memutar matanya atas kekanakkan adiknya ini.

Mereka pergi ke mobil Luke,ini rekord!5 jam tak ada satupun papz yang memotretnya!tetapi Luke tak tahu bahwa seseorang mengikuti mereka dari awal mereka keluar rumah sampai mereka mau membeli es krim,sekarang pun ia masih mengikuti mereka berdua.

******

Udah ya,segini aja.
Hayati lelah mas....

Skrg jam 10...malem.kwkwkwk

Ufah ini cmn 700++ words lagi! Najong!!! Gw kira banyak!!!!

#kzl#boom#ooowww#youtubers#indovidgram#indomiesong#skinnyindonesian24#edhozell#chandraliow#dll

Vomment ditunggu lochhh!!! #alay

Lap ya!😊

Perfect (discontinued)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang