Recap :
Mereka pergi ke mobil Luke,ini rekord!5 jam tak ada satupun papz yang memotretnya!tetapi Luke tak tahu bahwa seseorang mengikuti mereka dari awal mereka keluar rumah sampai mereka mau membeli es krim,sekarang pun ia masih mengikuti mereka berdua.
Visa dan Luke pun menjalani mobilnya.
Tiba-tiba...
DUARRRRR!!!!
Ban mobil Luke meledak,pandangan mereka berdua menjadi kabur dan lama-lama gelap.
---------
Tit tit tit tit
Bunyi alat pendeteksi jantung pun memilukan telinga. Sehabis kejadian itu,Luke dan Visa koma. Mereka berdua sekarang berbaring di kasur rumah sakit mereka masing2. Mereka beda ruangan.
Luke lukanya tidak terlalu parah tetapi,luka di kepalanya cukup besar sehingga perlu dijahit.
Visa?tak bisa dijelaskan bagaimana keadaannya. Parah.
Mengapa Luke tak terlalu parah?karena dia ada airbag. Sedangkan Visa?kepalanya langsung berhadapan dengan dasboard mobil.
Visa sekarang lagi di ICU dan dicek terus menerus oleh dokter untuk mengecek keadaannya yang selalu melemah.
Orang tua dan semua teman Luke dan Visa menunggu di ruang tunggu dengan sabar. Termasuk Niall,dan Harry. Liam dan Louis pulang kampung. Oh ya, bandmates Luke juga menunggu.
Terlihat pundak Liz,bergetar.
"Sudahlah Liz,Visa dan Luke pasti tak apa-apa..."ujar Andrew,sebenarnya ia ragu mengatakan itu.
"Tidak Andrew,mereka tidak tak apa-apa!kau lihat keadaan mereka?! Aku bersumpah akan membunuh orang yang membuat anak-anakku seperti ini!"ujar Liz geram.
Andrew hanya meng-iyakan perkataan istrinya ini.
Seorang dokter pun keluar dari ruangannya.
"Keluarga Hemmings?"tanya dokter. Andrew dan Liz pun berdiri.
"Hubungan dengan pasien?"
"Kami orang tuanya."ucap mereka berbarengan.
"Ikuti saya."ujar Dokter itu. Mereka ber-3 pun berjalan ke ruangan dokter.
"Ekkhhmm...begini... Luke,ia tak terlalu parah tetapi bagian kepalanya harus dijahit."ujar dokter itu sambil melepas kacamatanya.
"Visa?"ucap Liz tak sabaran.
"Ehhh....dia....Anak perempuan bapak dan ibu tak tertolong."ucap dokter itu.
"A-apa?!"seru Andrew tak percaya
"Iya...kami sudah mencoba menolongnya tetapi...luka di kepalanya terlalu dalam. Sehingga kami tak bisa apa-apa lagi."ucap dokter itu.
Tangis Liz langsung pecah,Andrew pun juga tak bisa menahan tangisnya. Bagaimana tidak? Putri kesayangannya telah tiada.
"Permisi."ucap dokter itu lalu pergi dari ruangannya.
"Ka-kami ha-harus me-memberitahu me-mere-reka..."Liz sesugukan,Andrew mengangguk.
Mereka berdua pun keluar dan menuju ruang tunggu.
"Bagaimana?"ucap Niall duluan ke Liz.
"Visa....ia sudah tiada.."
"HAH?!?!"seru Semuanya tak terima.
Niall mencari sorot mata kebohongan di Liz tapi tak ada.
"Bagaimana bisa?"gumam Niall lalu tak lama kemudian tangisnya pecah deras sekali. Dan disusul lainnya.
"Visa...."gumam Harry sedih.
Mereka semua pun pulang,Luke dan Visa ditinggal dirumah sakit tak sadarkan diri.
"Oh, apakah manusia memang begitu?percaya dengan omongan kosong seperti itu?hahaha."ucap seseorang berpakaian putih seperti dokter.
Oh tunggu itu memang dokternya!
"Hmmm,dimana aku?"ucap perempuan di ranjang rumah sakit.
"Oh...kau di neraka sayang."ucap orang itu ke Visa.LOH?! Kok Visa masih hidup?!
"Hah?apa ma-"ucapan Visa terpotong karena kepalanya dihantam oleh sesuatu yang keras.
"Diam kau anak kecil."ujar orang itu meremehkan.
Visa pun dibawa sama orang itu tak tahu kemana. Yang jelas Visa pingsan saat itu berlangsung.
----------
Visa POV
Gelap. Semua yang ada di hadapanku gelap. Apakah aku sudah tiada di dunia?
Apakah aku di surga?
Tetapi aku merasakan sakit dibagian pergelangan tanganku dan mulutku sepertinya ada yang mengganjal.
Apakah aku di neraka?
Tiba-tiba pandanganku kembali seperti semula. Dan terlihat orang berpakaian rapih seperti mau bekerja berdiri dihadapanku.
"Rupanya kau sudah sadar."ujar orang itu.
Karena aku masih bingung aku tidak menjawab pertanyaannya.
"Oh,maaf. Kau tak mengingatku?"ucap orang itu. Aku menggeleng.
Dia menggumamkan sesuatu tetapi pelan sehingga aku tak mendengarnya.
"Dimana Luke?"ucapku tiba-tiba. Orang itu menoleh kearahku.
"Luke? Si- oh,anak lelaki itu? Dia dirumah sakit."
Oh ya!aku ingat,kami berdua kecelakaan kan? Dan rasanya kepalaku pening sekali. Aku pun tak sadarkan diri.
Sekelibat bayangan tentang orang itu muncul dikepalaku.
Tidak. Tidak mungkin!
Dia adalah.....
*********
Gantung? Sengaja biar kalian pada penasaran...hehehe
Eh sorry banget ya ngaret. Soalnya gue lagi fokus ke cerita di akun pastel-blxw gue lagi banyak ide mengelir buat cerita itu.
Jadi maaf atas kengaretan gue ya...
Half a heart xx
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect (discontinued)
Fanfiction{discontinued karena alasan pribadi.} This is MY story MY problems MY reasons YOU are following MY story OUR lives Are Perfect. Copyright© All Rights Reserved®
