Diakui Jadi Hokage (?)

14.5K 720 27
                                        

#13 hari berikutnya#

"Kumpulkan semua perwakilan klan yang ada di konoha di aula rapat konoha! Ku beri waktu 1 jam dan semuanya harus sudah berkumpul!" Perintah hokage kelima yang kita tau bernama Tsunade Senju.

*Di aula rapat konoha*

"Ada apa? Kenapa kita di kumpulkan disini?" Ucap perwakilan clan Inuzuka.

"Aku tidak tau Kiba. Yang penting datang saja dulu" balas chouji yang tetap setia dengan  keripik kentangnya.

"Hai! Kalian semua sudah datang ya!" Teriak Naruto yg baru saja memasuki ruang rapat.

"Urusai naruto! Kau tak perlu berteriak!" Ucap sakura disertai jitakan yg sudah kebal dengan Naruto.

"Mendokusai ~" respon perwakilan clan Nara.

"Hn.. " tambah Sasuke yang merupakan the last uciha.

"Itu baru semangat masa muda Naruto!!" Teriak lee girang.

"Kau juga ribut lee" tambah Tenten.

"Chouji berhentilah makan." Ucap ino yg jengkel dengann bunyi kripik chouji.

"Yoo Kiba! Dimana Hinata?" Tanya naruto.

Belum sempat pertanyaan Naruto terjawab. "Semua nya sudah berkumpul! - Kita akan mulai rapat ini!" Ucap tsunade.

"Hokage-sama ! Klan Hyuga belum datang!" Interupsi Naruto.

"Maap terlambat Hokage-sama!" Ucap seseorang bermata lavender yg merupakan khas mata Hyuga.

"Baik kita akan mulai rapatnya."

Sudah 2jam lebih tsunade-sama berbicara di depan forum. Membicarakan tentang kondisi konoha pasca perang dan kerjasama aliansi ninja dan niat nya untuk mundur dari posisi hokage ke-5.

Tsunade memilih Naruto untuk menjadi pengganti. Tentu saja usulan tersebut sangat susah diterima oleh tetua konoha. Namun dengan mempertimbangkan bakat dan jasanya yang sangat berperan penting dalam perang dunia ke -4, akhirnya tetua menyetujui dengan syarat semua klan yang ada di konoha menyetujuinya.

Yang di bicara yaitu Naruto sama sekali tidak mendengarkan perkataan hokage ke-5 dari awal. Pasalnya hanya raganya yang berada di ruang rapat sedangkan pikirannya sedang melayang memikirkan perwakilan Hyuga yang saat ini lepas dari prediksinya.

'Kenapa bukan Hinata yang hadir?' Itu pertanyaan yang dari tadi berputar-putar di kepalanya.

Braakk !! "Ya! Naruto! Apa kau bersedia?" Tanya atau lebih tepatnya bentak hokage ke-5 sambil menggebrak meja d depannya.
Mendengar teriakan hokage yg menyeramkan dan sebuah meja yg hancur lebur membuat Naruto kembali ke dunia nyata.

"Haigh hokage-sama. Aq bersedia!" Ucap naruto tanpa tau apa yang di bicarakan.

"Baiklah sekarang jika ad klan yg tidak setuju. Angkat tangan dan berikan alasan."

Cukup lama Hokage-sama memberi waktu untuk para perwakilan klan memikirkan keputusan pemilihan hokage ke-6. Tidak ada yang menolak atau pun memberi tanggapan.

"Hanabi! Bagaimana dengan keputusan klan hyuga?" Tanya Tsunade pada perwakilan termuda yg hadir.

"Jika Hokage-sama menanyakan keputusan klan Hyuga maka tidak ada alasan bagi kami untuk menolaknya, mengingat Uzumaki-san berperan penting bagi kemenangan perang dunia 4 dan kesetiaannya pada Konoha memenuhi syarat untuk menjadi Hokage. Tapi jika pendapat ku pribadi, maka aku menolaknya." Jelas Hanabi.

Naruto berhasil menangkap apa yang dibicarakan Tsunade dirapat setelah pernyataan Hanabi. Naruto awalnya merasa terkesima karna dirinya diterima, tapi pernyataan hanabi yg terakhir membuatnya sedih dan bingung. Ternyata belum semua orang dapat menerimanya.

"Baiklah. Berarti klan hyuga menyetujuinya. Bagaimana klan yg lain?"ucap Tsunade.

"Klan Uciha setuju!" Ucap Sasuke.

"Klan Haruno setuju!" Tambah Sakura.

Setelah itu hampir terdengar seluruh klan menyatakan setuju jika Uzumaki Naruto menggantikan tsunade.

"Baiklah dengan begitu Uzumaki Naruto akan diangkat menjadi Hokage ke-6 ! Pelantikan akan di adakan seminggu lagi! Rapat ditutup. Sekian!" Ucap Tsunade mengakhiri rapat. Pergi ke luar ruangan dengan diikuti para tetua yang protes kenapa pengangkatan Naruto dilakukan terlalu cepat.

Para Ninja yang ada di ruangan tersebut satu persatu mengucapkan selamat pada Naruto. Naruto menyambutkan dengan senang hingga ia melihat perwakilan Hyuga yang tidak menegurnya sama sekali akan segera meninggalkan gedung rapat.

Naruto mengejar gadis kecil itu.

"Hai ! Hanabi!" Teriak Naruto berusaha menghentikan langkah Hanabi. Yang di panggil menghentikan langkahnya dan menatap orang yang memanggilnya.

"Hyuuga! Seingat ku, Aki tidak pernah mengizinkan mu memanggil nama kecil ku tuan Uzumaki calon Rokudaime-sama!"ucap hanabi datar ala klan hyuga dengan wajah yang tidak bersahabat.

"Ah, maaf hyuuga-san. Aku ingin bertanya, Ano.. etoo, hinata dimana? Kenapa dia tidak datang?" Tanya Naruto.

"Kenapa? Apa kau tidak suka jika aku yg menghadiri rapat ini Uzumaki-sama?" Tanya balik Hanabi.

'Sifatnya mirip seprti neji' gumam naruto dalam hati.

"Eto.. Ano.. bukan seperti itu. Hanya saja... " ucap Naruto yang agak salah tingkah.

*oh Naruto sebentar lagi kau jadi Hokage. Tapi masih salah tingkah di depan calon pewaris Hyuga yang umurnya sama dengan Konohamaru.ckck.. tolong latih wibawa mu. AUTHOR tidak ingin menyesal telah mempercepat pengangkatan gelar hokage mu dan melingkahi kakashi-sensei*

"Naruto !!" Teriak suara yg sangat mengerikan dari arah belakang.

Naruto menoleh dan mendapati Tsunade yang tengah berjalan ke arahnya dengan aura yang menyeramkan.

"Aku permisih" ucap Hanabi sambil membungkuk. Walaupun sifatnya yang sinis, tapi tata krama telah melekat dalam kesehariannya.

"Tunggu! Kenapa kau tidak menerima ku Hyuga Hanabi? " ucap Naruto lantang dengan posisi kerah baju yg telah ditarik Tsunade kasar.

Pertanyaan Naruto bisa di dengar jelas teman seangkatannya dan juga Tsunade. Otomatis Tsunade menghentikan langkahnya. Karna ia juga ingin mendengar alasan Hyuga muda itu.

"Karna kau tidak tegas dengan perasaan mu! Permisih." Jawabnya datar, membungkuk, lalu pergi meninggalkan kawanan ninja yg lebih tua darinya.

"Eh??" Naruto hanya bingung dgn jawaban Hanabi.

End Of War, Start For EverythingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang