Secret Admirer - Wattpad Book Trailer
https://www.youtube.com/watch?v=9fYXStzklZo
"Siapa tuh tadi..?"
Radit sama sekali tidak menyerah untuk membuat adiknya bicara. Meski sejak tadi yang dilakukan Shinta hanya berbaring terlungkup dijok belakang. Radit tau jika adik satu-satunya ini jarang sekali bicara masalah laki-laki.
Bukannya Radit tidak memperhatikan, tapi dia hanya ingin menunggu Shinta yang bercerita terlebih dahulu. Sebagai mahasiswa tingkat akhir Radit sangat mengerti bagaimana perlunya privasi soal perasaan bagi anak SMA. Khususnya bagi wanita, seperti adiknya Shinta.
Dan ketika tadi Radit melihat Shinta sedang bersama dengan laki-laki memberinya kesempatan untuk bertanya. Meski dari tadi Shinta terus saja mengabaikannya.
Meski sebenarnya Shinta tak sepenuhnya mengabaikan pertanyaan yang sedari tadi dilancarkan oleh Radit. Shinta hanya bingung bagaimana menjawabnya. Shinta tidak mungkin memberikan jawaban seperti 'iya kak, itu Rama. Cowok yang aku suka tapi dia gak tau aku suka sama dia. Lebih tepatnya aku yang diam-diam suka,'.
Hal itu hanya akan membuat Radit menggoda Shinta selama seminggu penuh. Dan setelah kejadian hari ini yang beresiko jika Rama akan mengenali Shinta nantinya, Shinta merasa tak butuh keisengan Radit lagi.
"Kayaknya pernah liat," Lanjut Radit.
Bohong! , batin Shinta.
Shinta tau Radit berbohong. Radit hanya mencoba memancing Shinta untuk bicara. Radit tidak pernah melihat Rama, walaupun Shinta memiliki puluhan lembar foto Rama dikamarnya, itu juga dari jarak jauh karena ia yang mengambilnya diam-diam. Dan Shinta berani jamin tidak ada yang menemukan kotak rahasianya yang menyimpan semua foto Rama itu.
"Bukan siapa-siapa kak," Jawab Shinta lelah. Jawaban itu seperti menikam dirinya sendiri. Shinta tidak akan bisa menjadi siapa-siapanya Rama.
"Bukan siapa-siapa tapi kok kamu ketakutan gitu. Pake lari segala. Atau jangan-jangan dia macem-macemin kamu?"
"Aduh. Kakak ngomong apaan sih? Enggak ada yang dimacem-macemin. "
"Lah terus apa dong?"
"Ya bukan apa-apa aja,"
"Kalo bukan apa-apa, trus bukan siapa-siapa kenapa sampe lari gitu. Mencurigakan." Shinta duduk dan mencondongkan tubuhnya ditengah kursi kemudi. Shinta menatap sisi wajah Kakaknya yang masih fokus mengemudi.
"Memangnya Kakak berharap itu siapa?"
"Yaaaa .. siapa kek gitu. Biar kakak punya laporan buat Papa Mama. Masa tiap kali Papa mama nanya soal relationship kamu kakak jawabnya itu-itu aja. Gak seru, dong."
Radit mengatakannya dengan terlalu santai yang membuat Shinta cemberut. Ia meninju lengan kakaknya yang terbalut dengan kemeja jeans itu pelan lalu kembali duduk bersandar. Shinta mengambil minuman ditengah kursi untuk meredakan tenggorokannya yang kering dan memasang wajah cemberut.
"Lagian kamu, udah segede gitu masa belum punya pacar," Radit belum selesai untuk mengorek sesuatu dari adiknya. Radit tahu Shinta pasti punya seseorang yang dia sukai. Sebagai laki-laki yang pandai menilai wanita, yang memiliki jam terbang penuh soal urusan hati wanita, Radit tak perlu melihat dua kali jika Shinta sering melamun dan tersenyum sendiri. hal itu sudah lebih dari cukup bagi Radit menyimpulkan jika Shinta sedang memikirkan seseorang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret Admirer [Completed]
Novela Juvenil(S U D A H T E R B I T) -TERSEDIA DI TOKO BUKU- Hanya Rama yang mampu membuat Shinta berdebar ketika memandangnya. Bahkan, walau dari jauh sekalipun. Disaat Shinta yang terlampau nyaman menjadi pemuja, tiba-tiba keadaan memutar balikkan kenyataan...
![Secret Admirer [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/60441646-64-k45671.jpg)