2 - Library Trap

161K 10.8K 452
                                        

Shinta menoleh kebelakang. Sudut ini memang sisi paling ujung dari perpustakaan. Tertutupi oleh tingginya rak sehingga pengunjung jarang menggunakan meja disisi sebelah ini. Shinta kembali memegangi dadanya yang bergemuruh, menutup matanya dan mengatur nafas lalu kembali membukanya, untuk menemukan sosok Rama yang tengah berbaring dikursi panjang.

Rama berbaring dengan berbantalkan tasnya. Satu tangannya bertumpu diperut sedangkan yang lain bersandar didahinya. Kakinya berselonjor dengan salah satunya tertekuk. Mata Rama tertutup. Jadi Shinta menyiimpulkan jika Rama sedang tidur. Pertanyaannya, kenapa Rama tidur disini?

Shinta tidak bisa bergerak. Bahkan untuk kabur dari sana ia tidak mampu. Ia ingin lari karena takut jika tiba-tiba Rama bangun dan mendapati dirinya yang tengah memperhatikannya. Tapi disisi lain Shinta merasa sangat beruntung karena bisa melihat Rama dalam jarak sedekat ini. Shinta tidak tahu kapan ia akan mendapat kesempatan seperti ini lagi jika ia berbalik pergi.

Dengan keberanian yang turun dari langit, Shinta maju satu langkah. Ia memeluk buku yang tadi masih sempat diambilnya. Kini jarak antara Shinta dan Rama hanya dua langkah. Shinta sudah mengurangi pasokan udaranya karena takut jika ia mengambil nafas bisa saja itu membangunkan Rama dan mengacaukan semuanya.

Masih dengan mengamati Rama, Shinta memberanikan dirinya sekali lagi melangkah. Satu langkah mendekat. Mendekati Rama. Telapak tangannya sudah berkeringat. Kepalanya sampai pening karena menahan degup didadanya yang semakin menggila. Jika saja ia bisa berteriak saat ini, Shinta pasti akan melakukannya. Ia sangat senang karena bisa berdekatan dengan Rama dalam jarak sedekat ini. Meski Rama tidak menyadarinya sekalipun, itu tidak menyurutkan kebahagiaan Shinta.

Sebut saja Shinta mencari kematiannya, karena tangannya tanpa ia sadari bergerak terulur kearah Rama. Telapak tangan Shinta terbuka menyentuh sisi wajah Rama. Shinta bergetar diseluruh tubuhnya. Jika ia tidak merasakan kulit Rama dibawah telapak tangannya saat ini, ia pasti masih mengira ini hanya mimpi.

Tiba-tiba mata Rama yang tertutup sedikit bergerak. Membuat Shinta terkejut hingga menjatuhkan buku yang tadi ia peluk langsung menarik tangannya. Shinta berbalik dan berlari menuju pintu keluar. Mengambil tasnya yang tergeletak diatas meja bahkan lupa membalas sapaan Pak Komar. Yang Shinta tahu sekarang ia harus segera pergi dari sana.

Didalam hati, Shinta bersyukur ia yang mengantar buku-buku itu ke perpustakaan. Dan ia juga tidak ingin membasuh tangannya hingga nanti malam.

###

Shinta dan Indah –teman satu bangku Shinta- sedang menikmati soto lamongannya Pak Ujang di jam istirahat kedua mereka. Dari 15 penjual makanan dikantin ini memang sotonya Pak Ujang yang paling laris. Makanya, bangku diarea warung Pak Ujang selalu penuh terisi para siswa.

Untungnya Shinta dan Indah mendapat bangku panjang yang berada ditengah. Ada beberapa anak duduk didepan mereka yang berasal dari kelas lain yang tidak mereka kenal. Shinta mendengarkan cerita Indah mengenai kucingnya yang keguguran dengan sesekali memakan sotonya dan menyeruput es jeruk. Sampai ketika sendoknya berhenti diudara karena matanya menangkap sosok Rama yang tengah memasuki area kantin. Dadanya berdebar. Lebih hebat dari biasanya karena lagi-lagi Shinta teringat kejadian kemarin. Kejadian paling luar biasa menurut Shinta yang mampu membuatnya terjaga hingga tengah malam.

Rama bersama teman-temannya tampak saling bergurau satu sama lain dan berjalan menuju area kantin Pak Ujang. Shinta menjatuhkan sendoknya yang untungnya langsung masuk kedalam mangkuk. Menimbulkan suara kencang yang membuat Indah berjengit disebelahnya. Siswa lain didepan mereka sejenak menoleh bingung lalu memilih kembali untuk tidak mempedulikan. Indah yang mengamati sikap Shinta seperti ini dan sudah mengerti apa yang sedang terjadi kembali mengalihkan perhatiannya kemangkuk sotonya. Indah sudah hapal diluar kepala. Bagi Indah, jika Shinta berubah jadi patung, maka cari saja Rama disekitaran situ. pasti ada!

Secret Admirer [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang