Ichi

14.4K 669 20
                                        

Hinata POV

Aku masih setia dengan tempat dudukku walau bel istirahat telah berbunyi. Kebetulan karena kelasku dekat dengan jendela, aku bis memandangi keadaan di luar kelas. Aku masih memikirkan kejadian pagi tadi.

"Apa Naruto -senpai mengetahuiku ya?" gumamku.

"Hinata! Hey!" Tiba2 suara Ino mengagetkanku. Aku terlonjak kaget dari tempat dudukku.

"I..Ino! Su.sudah berapa lama kau disini?" tanyaku gugup.

"Baru aja kok. Ke kantin yuk. Laper nih" ucap Ino sambil nyengir.

Sebenarnya. Aku lebih suka melihat taman dari jendela kelas. Kebetulan kelasku dan Ino berada di lantai 2. Atau pergi ke perpustakaan untuk sekedar membaca buku. Tapi, tak apalah. Sekali-kali mencari suasana baru.

"Umm.. yaudah deh."

"Nah gitu dong. Ayo!" Ino terlihat bersemangat sekali.

.
.

"Hinata. Kau menyukai Naruto -senpai ya?" tiba2 Ino bertanya seperti itu. Aku terkejut.

"Ap..apa maksudmu Ino? Kenapa kau tanya itu?"

"Hei hei santai saja kali. Wajar saja kalau kau menyukai seorang pria. Itu kan naluri hati wanita."

"Aku tidak pernah mengatakannya kalau aku menyukai Naruto-senpai" sangkalku.

"Kau tidak paandai berbohong Hinata. Jelas2 aku mendengarmu bergumam tentang Naruto -senpai sebelum aku mengajakmu ke kantin" kata Ino sambil menyeringai kepadaku.

"Eh apa iya? Tapi.. aku malu mengakuinya" aku mengatakannya sambil menutupi mukaku yang mulai panas dgn kedua telapak tanganku.

"Hahaha kau ini Hinata. Sudah2 bisa tolong kau ambilkan pesanannya. Sepertinya sudah siap."

"Baiklah." Aku pun meninggalkan Ino untuk mengambil pesanan kami.

.
.

Author POV

Di tempat Naruto

"Kyaa! Itu Naruto -senpai!"

"Konnichiwa Sasuke -senpai!"

"Sakura -senpai!"

Naruto, Sasuke dan Sakura sedang berjalan di koridor sekolah untuk pergi ke kantin.

"Huuh dasar murid baru" gumam Naruto sambil menundukkan kepalanya.

"Bisakah kau ramah sedikit dgn adik kelas, Naruto?" ucap Sakura yang berada di sampingnya.

"Naruto benar Sakura" kali ini sasuke angkat suara.

"Kau sama dinginnya dengan Naruto, Sasuke" sambil menatap horror Sasuke yang berada di sampingnya juga.

"Nah sudah sampai. Naruto, bisakah kau memesankan makanan untuk kita?"

"Kenapa aku sih Sakura -chan? Kan ada teme?" ucap Naruto sambil cemberut.

"Oh ayolah Naruto" ucap Sakura memohon. Naruto tidak tahan jika melihat Sakura memohon.

"Turutilah dobe."

"Haah okeoke! Dasar kalian berdua" Naruto dgn terpaksa menuruti keinginan kedua sahabatnya tsb.

"Terimakasih bu" ucap Hinata lalu membawa pesanannya tsb. Karena takut makanannya terjatuh, Hinata terus memperhatikan makanan itu. Sialnya karena tdk memperhatikan jalan, Hinata justru menabrak seseorang.

Brukk!

"Eh eh eeeh" Hinata panik karena takut sebentar lagi makanannya akan tumpah. Sebelum tampah dan makanan itu tumpah, orang yang ditabraknya ikut menolongnya.

"Kau tidak apa2 ?" tanya seorang lelaki yang ditabrak Hinata.

"Um nandemonai. Etto, arigatou gozaimas.." sebelum kalimatnya selesai, Hinata terkejut. Ternyata orang yang ditabraknya adalah..

Naruto

"E..eh, aa..ano, go..gomennasai, Na..Naruto -senpai" ucap Hinata sambil menundukkan kepalanya.

'Tunggu, dia kan cewek yang..'

"Cih kouhai. Lain kali hati-hati" ucap Naruto dengan muka datar.

Tiba-tiba Ino dan Sakura datang karena melihat kejadian tadi.

"Eh maaf ya. Apa kau terluka? Huh dasar baka Naruto. Bisakah kau berhati-hati sedikit!?" ucap Sakura dgn meninggikan sedikit suaranya.

"Hey bukan aku yang salah" sangkal Naruto. Padahal tadi dia berjalan sambil memainkan ponselnya.

"Ano, maafkan temanku ya Naruto -senpai. Permisi Naruto -senpai, Sakura -senpai. Ayo Hinata" Ino pun menarik Hinata pergi karena takut Naruto akan marah.

"Permisi senpai " ujar Hinata sambil meninggalkan kedua orang itu.

Setelah membawa pesanannya, Naruto dan Sakura pun menghampiri Sasuke yang sedang asik mendengarkan musik dengan earphone di telinganya.

"Kau bodoh atau apa sih Naruto? Kau tidak lihat kouhai itu? Bukankah dia manis. Kenapa reaksimu sedingin itu tadi? Apa kau tidak menyukainya Naruto?" omel Sakura setelah kejadian tadi.

"Bukankah sudah kubilang Sakura, aku akan menunggumu sampai kau menyukaiku" ucap Naruto sambil tersenyum kearah Sakura.

"Aku sudah bilang Naruto kalau aku tidak menyukaimu saat ini dan seterusnya. Aku hanya menganggapmu sbg sahabat saja" ucap Sakura sambil memasang muka malas.

"Ha'i . Wakatteru, Sakura -chan" Naruto pun menyantap ramen yang tadi ia pesan.

'Jadi namanya Hinata ya, cewek yang menguntitku tadi pagi?' batin Naruto dalam hati.

###

Haii minna -san. Nada telah kembali dengan chapter pertama!!! HOREE!! HOREE!! HOREEEEEE!!!! #plak

Gomen ya kalau update nya kelamaan. Abis banyak sekali kegiatan sama tugas yang harus ku selesaikan hehehe *soksibuk -_-

Nada akan kembali dengan chapter kedua. Jadi tunggu aja yaa. Jangan lupa vote nya yaa. Kasih kritik dan saran juga boleh. Justru lebih membantuku. Jangan cuma jadi silent readers *nangis di kamar mandi XD

Arigatou gozaimasu *sambil bungkuk badan

Be Mine, Hinata -chanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang