Kincir angin
Memesonaku kemarin
Akhirnya aku merasa yakin
Mencela apa yang tak mungkin
Dia terus berputar
Menemaniku menanti rindu tak berkabar
Hingga kapan aku terus bersabar?
Berpura-pura untuk tertawa lebar
Nyinyiran angin menerpa wajahku
Sambil ditemani melodi lagu
Memori lalu
Berputar dalam ingatanku
Kincir angin
Aku merasa ingin
Membawa dia pulang kemarin
Tapi, apakah masih mungkin?
Di bawah guyuran hujan rintik rintik, kemarin.
