Wahai kamu pecinta wortel
Tunggu
Biar kutatap manik matamu
Memantulkan bayang diriku
Mengerjap lentik memesonaku
Wahai kamu penikmat wortel
Lalu
Biarkanku menyelamimu
Bersitatap merayu
Kau benar tersipu malu
Wahai kamu pecandu wortel
Dekat mendekat
Iris matamu yang cokelat
Menawan hati memikat
Aku benar terpikat
Wahai kamu penggila wortel
Lagi
Kerlingan kau beri
Lirikan mengintip hati
Matamu benar indah sekali
Buat para penggemar wortel yang sayang mata. Semoga mata indah kalian benar selalu sehat. Lihat dan bukalah mata, sungguh limpahan nikmat dan rahmat Allah swt begitu luar biasa. Allah Maha Besar.
Oke ini puisi memang terlalu penuh keabsurdan dan tidak nyambung betul, tapi seterah deh lagi pengen nyangkutin tentang wortel, mata dan keagungan penciptanya. Saya termasuk salah satu pecinta, penikmat, pecandu, dan penggila wortel fyi. Hehe okee itu nggak penting.
Xoxo ('-')9
