Wahai rekan seperjuangan
Apa kau mengenang bab tempo dulu?
Tatkala kita tengah lugu
Taunya terbahak, tergelak
Berselang tangis sejadi-jadinya
Bahkan afeksi bukan jadi akarnya
Masa kanak-kanak
Menginjak taruna
Lantas risau gundah gulana
Mulai acuh perihal tresna
Bersolek gemulai mempesona
Timbul problema tak disangka
Kian runyam sejadi-jadinya
Wahai rekan seperjuangan
Mauku kita masih serupa dulu
Sekadar tau gelak tanpa belalak
Sekadar tau tangis tanpa teriris
Bertatap muka
Berkisah segala suka duka
Mauku kita begitu
Sampai tiba waktuku
Jangan lalaikan aku
Teruntuk rekan-rekan seperjuangan, tempo dulu jua sekarang.
