Biarkan aku sendiri
Dalam pengasingan sepi
Terhempas kesana kemari
Dengan rindu kusut
tak terkendali
Biarkan aku pergi
Menikmati sendu seorang diri
Terduduk menanti hari
silih berganti
Pun menanti datangnya pelipur hati
Biarkan aku bersembunyi
Daripada harus macam tersayat belati
Tatkala dikau tertawa riang berapi-api
Bersama dia gadismu ku kenali
Biarkan saja semua terjadi
Kala hujan tak mau berhenti
Dan mentari enggan menerangi
Hanya tinggal hitam yang tersaji
Biarkan yang silam terbengkalai
Daripada yang sekarang cerai berai
Berpengharap kasih tak sampai
Siksanya begitu deras berderai
Di tulis ketika keruwetan menjamur sebab musim sakit akibat pancaroba.
