Approach! (Chapter 2)

5.5K 477 11
                                        


****

Author pov

Jimin masih setia menunggu Jungiee sampai selesai latihan. Padahal sekarang sudah menunjukkan pukul 22.15 KST tapi Jimin masih saja setia duduk di tempatnya tadi.

"Sudah jam segini kenapa latihannya belum selesai selesai juga, besokkan sekolah." Gumam Jimin.

Setelah Jimin terhanyut dengan pikirannya akhirnya latihan pun selesai. Lalu Jimin pun menghentikan salah satu namja yang melewatinya.

"Chankama." Ucap Jimin. Namja itu pun berhenti dan menghadap Jimin.

"Aku Jimin, apa aku boleh tanya sesuatu?" lanjut Jimin.

"Ah ne, aku Woozi. Kau mau tanya apa?" ucapnya ramah.

"Lebih baik kita duduk dulu." Ucap Jimin. Lalu mereka pun duduk.

"Jadi aku hanya ingin tanya kau tentang Min Jungiee, apa kau tahu?" ucap Jimin.

"Ah yeoja itu, aku tahu. Memangnya kenapa?" ucap Woozi.

"Dia itu seperti apa?" tanya Jimin.

"Dia yeoja yang dingin dan datar, hatinya sangatlah beku dan tertutup rapat untuk semua namja. Sebesar apa pun pengorbanan namja yang ingin mendapatkannya tetap saja mereka tidak akan mudah mendapatkannya." Jelas Woozi.

"Apa kau tahu namja siapa yang ada dihatinya?" tanya Jimin.

"Molla, tapi aku pernah melihatnya diantar oleh namja itu namun sayang saat dia naik ke SMA aku sudah tidak pernah melihatnya bersama namja itu lagi." Ucap Woozi.

"Sejak kapan sikap Jungiee seperti itu?" tanya Jimin.

"Kalau sifatnya sudah dari dulu, tapi itu hanya di waktu tertentu saja. Hanya saja sejak dia naik ke SMA sifatnya sudah tidak bisa dikontrol lagi. Dia dingin dan datar." Ucap Woozi.

"Kau tahu kenapa dia seperti itu?"

"Molla, tapi setahu ku dia ada sedikit masalah dengan keluarganya."

"Baiklah terimakasih sudah mau membagi cerita denganku." ucap Jimin ramah.

"Ne, tidak masalah. Jika kau ingin mendapatkannya teruslah berusaha aku yakin dia akan luluh dengan perhatian yang kau berikan padanya, selama ini dia membutuhkan perhatian dari seseorag." Ucap Woozi.

"Kalau begitu aku pulang dulu, ne?" pamit Woozi.

"Ah ne, gomapta." Ucap Jimin. Woozi hanya mengangguk lalu tersenyum setelah itu ia sudah hilang di pertigaan.

"Aku tahu sekarang tentang mu Min Jungiee." Gumam Jimin sembari menyeringa.

****

Jungiee menatap jam di hpnya menunjukkan 22.15 KST. Jungiee pun langsung melangkahkan kakinya keluar gedung itu.

"Jungiee." Panggil seseorang. Jungiee pun menoleh.

"Ada apa Sunbae?" tanya Jungiee datar.

"Kau mau pulang?" tanya sunbae itu.

"Ani." Datar Jungiee.

"Lebih baik kau pulang ini sudah malam dan besok kau harus sekolah." Ucap sunbae itu.

Jungiee tidak mendengarkannya. Ia langsung saja pergi keluar gedung.

Jungiee terus berjalan di tengah dinginnya malam di Seoul. Dan juga jalanan mulai sepi karna ini sudah sangat malam.

Setelah sedikit lama berjalan akhirnya dia sampai di rumah, ia langsung masuk kedalam rumah.

Jungiee langsung melangkah kan kakinya ke arah tangga, namun langkahnya terhenti karna ada suara yang menanyainya.

Love Will returnTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang