****
Jungiee berjalan menuju rumahnya setelah ia kembali dari California dan menuju Sungai Han lalu saat ini ia memilih pulang.
Jungiee berjalan dengan sangat berantakan, semua mata melihatnya aneh dan juga iba. Tapi Jungiee terus acuh tak acuh dengan tatapan mereka.
Ia tak butuh di kasihani, sekarang semuanya telah hancur, harapan nya telah hilang.
<SKIP>
Jungiee masuk ke rumahnya dengan diam diam, ia langsung masuk kedalam kamarnya tanpa siapa pun yang tahu.
Ia terduduk di samping ranjangnya, matanya menerawang masa masa ia bersama Jimin maupun Baekhyun.
Kata kata Jimin tiba tiba terngiang di telinganya.
'Aku akan membuat mu melupakan seseorang yang pergi dan belum tahu kapan akan kembali.'
'Aku akan memebuatmu bahagia, dan aku tidak akan membuatmu terluka lagi.'
"Kau bajingan, kata katamu terlalu manis sehingga membuatku lupa akan diriku." Lirih Jungiee sembari terisak, kepalanya ia himpit di antara kedua kakinya.
"Aku terlalu bodoh untuk mengetahui kebenaran." Batin Jungiee.
****
Matahari telah duduk di singgasanahnya, jam menunjukkan pukul 08.15 KST. Namun yeoja cantik itu masih tertidur lelap di samping ranjangnya dengan mata bengkaknya. Keadaannya sangatlah buruk, berantakan.
KREK.
Seseorang membuka pintu itu dan sedetik kemudian orang itu terkejut akan apa yang ia lihat sekarang.
"Ju..ng..iee." ucap wanita paruh baya itu dengan tergagap. Ia terkejut putrinya itu tidur di samping ranjang dengan keadaan yang sangatlah buruk dan kacau.
Wanita paruh baya itu mendekati putrinya lalu berjongkok, mengelus surai lembut hitam milik putrinya. Sedetik kemudian air matanya turun, ia merasa ada yang terjadi dengan putrinya ini.
TES. Satu tetes air mata jatuh tepat pada pipi Jungiee, membuat sang empu terbangun.
"Eomma.." ucap Jungiee kacau. Ny. Min pun langsung mengusap air matanya dan berdiri.
"Ada apa, Nak?" tanya Ny. Min kawatir.
"Gwenchana eomma." Ucap Jungiee, lebih tepatnya ia berbohong.
"Kapan kau pulang? Kemana yang lainnya? Kenapa kau hanya sendiri? Kenapa keadaanmu seperti ini?" berbagai pertanyaan di lontarkan Ny. Min
"Eomma, kalau mau tanya satu satu." Ucap Jungiee. Ny. Min hanya terkekeh.
"Pertama, aku pulang semalam. Kedua, yang lainnya masih ada di California. Ketiga, aku hanya ingin pulang. Dan ke empat..." ucap Jungiee terhenti. Ny. Min hanya menatap putrinya itu sedikit curiga.
"Ke empat, karna aku kemarin menangis." Ucap Jungiee, tidak semuanya bohong bukan? Memang benar kan jika semalam Jungiee menangis.
"Kenapa kau menangis?" tanya Ny. Min
"Tidak apa apa eomma, sudah aku mau membersihkan diri dulu." Ucap Jungiee.
"Baiklah, setelah itu kau turun ke bawah." Ucap Ny. Min sembari keluar dari kamar Jungiee.
****
"Taehyung, Sehun oppa, Baekhyun oppa, Jimin, Nayoung." Teriak Jihyun.
"Ada apa?" tanya Baekhyun dengan raut wajah terkejut dan juga kawatir.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Will return
FanfictionSekeras apapun kau berusaha untuk menghindar dan pergi, sejauh apa pun kau berusaha untuk berlari. Hasilnya akan tetap sama, cinta itu akan kembali karna cinta sejati tahu dimana tempat yang nyaman untuk ditinggali. PLEASE UNTUK KALIAN SEMUA INI HAS...
