The Boy Part 3

18.2K 2.6K 618
                                        

The Boy

Cast : Kim Taehyung, Jeon Jungkook and others

Genre : Romance, Thriller, maybe Horror, Little bit Gore

Warning : BoyxBoy, YAOI, Typo (s), Don't Like Don't Read

Rate : M (buat jaga jaga)

Chapter 3

Happy Reading ~

Taehyung memilih untuk menghiraukan apa yang dia lihat barusan dan memutuskan untuk segera tidur. Taehyung hendak memejamkan matanya tapi tiba - tiba dia menoleh ke arah sofa dan kembali beranjak dari ranjang lalu mengambil sebuah selimut.

Taehyung membentangkan selimut berwarna baby blue itu lalu menggunakannya untuk menutupi boneka yang ada di atas sofa hingga menutupi seluruh bagian tubuh boneka tersebut. Perlu di catat, seluruh bagian tubuh Kookie.

Taehyung kembali merebahkan tubuhnya dan tak butuh waktu lama untuk membawanya ke alam mimpi.

TIK TIK TIK

Pukul 00.00 tengah malam.

Taehyung menggeliat pelan dan perlahan membuka matanya. Pemuda tan itu melirik jam di samping ranjangnya yang masih menunjukkan pukul 00.00 dan memutuskan untuk kembali tidur, tapi Taehyung mengurungkan itu karena melihat sesuatu yang aneh.

Kookie, boneka yang tadi dia tutupi dengan selimut kini tak berselimut lagi dan selimut itu telipat rapi di sampingnya. Taehyung terus memperhatikan sang boneka dan tanpa dia sadari tubuhnya bergerak mendekati boneka keramik itu. Hingga lagi - lagi boneka itu menoleh ke arahnya.

Seperti sebuah sihir, tiba - tiba saja boneka itu menjelma menjadi seorang namja 18 tahun dengan ciri - ciri sama persis seperti boneka tadi hanya saja semuanya kini terlihat sangat hidup dan juga tubuhnya lebih tinggi.

Tehyung sempat tertegun melihat namja di depannya itu. Namja berkulit putih susu, memiliki rambut sehitam malam, mata mungil berbinar juga hidung bangirnya. Jangan lupakan dua belah bibir mungil namun 'indah' yang menampilkan gigi - gigi kelinci menggemaskan di antara keduanya.

Beberapa saat kemudian Taehyung tersentak kaget. Dia tentu saja takut bagaimana bisa sebuah boneka bisa berubah menjadi seorang manusia yang jujur saja Taehyung akui sangat manis, entah kenapa ada sesuatu yang menahannya untuk bergerak menghindar atau pun berteriak.

"Daddy" ucap remaja itu

"S-siapa kau?" tanya Taehyung gugup. Dalam hati dia merasa konyol karena bertanya pada makluk jelmaan sebuah boneka.

"My name is Kookie."

"Kau boneka tadi? Tak mungkin." Taehyung memang bukanlah type orang yang percaya akan hal seperti ini.

"I'm serrious Daddy."

"Kenapa kau memanggilku Daddy?" Taehyung mulai bisa mengendalikan rasa takutnya dan kini berubah menjadi rasa penasaran.

"Cause you're my Daddy"

"Dan Daddy, kau jahat" lanjut Kookie

"Kenapa kau berkata aku jahat?" ah Taehyung jadi ingat kertas yang dia temukan kemarin, kertas yang bertuliskan darah. Taehyung bergegas mencarinya karena seingatnya dia sempat menyimpannya kemarin.

"Kau yang menulis ini?" tanya Taehyung lagi

"Ya"

"Wae?"

Kookie terdiam dan menundukkan kepalanya.

"Kau tak melakukan semua yang ada di kertas Daddy hiks" Kookie terdengar terisak saat mengatakannya.

"Yak jangan menangis!" tanpa sadar Taehyung malah membentaknya.

"Hiks hiks hueeeeeeeeee Daddy marah pada Kookie" tangis Kookie semakin menjadi dan itu membuat Taehyung semakin frustasi.

"Oke, maafkan Daddy ne. Daddy tak sengaja membentakmu." entah sadar atau tidak Taehyung menyebut dirinya Daddy, sepertinya pemuda ini mulai jatuh pada permainan Kookie.

"Hiks hueeeeeeeeee" Taehyung kedua telinganya saat tangisan itu semakin menggila.

"Hey berhentilah menangis dan Daddy akan menuruti semua permintaanmu."

"Semua?" tanya Kookie memastikan.

"Ya semuanya" jawab Taehyung mengalah. Hey dia masih sayang telinganya kau tahu, jika tidak seperti ini mungkin dia harus berkunjung ke ruang praktek Hoseok hyung yang merupakan dokter THT karena sungguh tangisan namja 18 tahun di depannya ini tak bisa dikatakan merdu.

Tanpa menunggu lama Kookie mengangkat wajahnya dan tersenyum manis pada Taehyung yang Taehyung artikan sebagai alarm bahaya bagi dirinya.

'Di a baru saja menangis keras tapi sekarang tersenyum manis, dasar aneh' batin Taehyung

"Daddy, I'm hungry"

"Baiklah ayo ke dapur, Daddy akan membuatkanmu makanan" Taehyung hendak berbalik menuju dapur tapi diurungkan karena Kookie sama sekali tak beranjak dari sofa yang dia duduki.

"Aku tidak ingin makanan itu"

"Lalu kau ingin makan apa?" tanya Taehyung

"Blood, I want your blood Daddy" kata Kookie dengan suara yang dibuat rendah.

Taehyung meremang hebat mendengarnya.

"Y-yang benar saja"

"Tenanglah Dad, kau tak akan mati" seakan mengerti keraguan Taehyung, Kookie mencoba untuk meyakinkan pemuda bersurai coklat itu.

"B-baiklah. Tapi kau harus menjamin aku tak akan mati konyol karena boneka sepertimu"

"Tenanglah Dad, dan duduk. Aku tak ingin Daddy jatuh pingsan saat aku makan" kata Kookie enteng.

Tanpa berkata apa pun Taehyung mendudukkan dirinya di pinggiran ranjang. Kookie bangkit dari duduknya dan berjalan perlahan mendekati 'makanannya'.

DEG DEG DEG

Taehyung tak bisa mengontrol detak jantungnya yang semakin menggila seiring dengan mendekatnya Kookie.

Kookie telah berdiri di depan Taehyung dan tiba - tiba saja dia memposisikan dirinya di pangkuan Taehyung dengan kedua tangan dia kalungkan ke leher Taehyung. Kookie mendekatkan giginya yang dengan tiba - tiba meruncing itu dan memposisikannya di perpotongan leher Taehyung.

JLEB

"ARRRGHHHHH" Taehyung memekik saat merasakan sepasang benda runcing melesak masuk mengoyak kulitnya. Tubuhnya menegang dan tanpa sadar dia meremas pinggang namja boneka itu.

SLURP SLURP

'Rasanya enak' batin Kookie.

Kookie asyik dengan makanannya, dia terlihat sangat kelaparan. Kalian tahu kan bagaimana rasanya berpuasa selama 2 hari.

5 menit berlalu dan Kookie sama sekali belum berniat untuk melepaskan gigitannya. Taehyung juga sudah merasa rileks sekarang, tapi ada sesuatu yang aneh terjadi pada Taehyung.

Sesuatu yang di duduki oleh boneka manusia itu...














menegang(?)

TBC


Maaf eon update lama, eh sekalinya update bener bener ngga sesuai pemikiran kalian. Dan pendek banget.

Eon beneran lagi mentok pake banget. 😭😭

The Boy (VKook)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang