Happy Reading.
.
.
.
***
Alya keluar dari toilet dengan sedikit menunduk membuat ia menabrak seseorang.
"Aww"ringis keduanya.
Mereka sama sama mendongkang.
Sedetik kemudian Alya mematung melihat siapa yg ia tabrak.Namun beberapa detik kemudian ia memasang wajah biasa.
"Maaf saya tidak sengaja"ucap Alya.
Seseorang yang tadi bertabrakan dengan Alya menatap nanar Alya.
"Al,aku minta maaf..."lirih nya.
Alya membuang muka ia menarik nafas mencoba menghilangkan sesak didadanya yang tiba tiba datang.
Ia menatap seseorang itu lalu tersenyum --terpaksa--.
" tidak saya yang harusnya minta maaf karna jalan sambil menunduk"ucap Alya.
"Al aku ___"
"Ah maaf aku harus pergi teman ku telah menunggu permisi"Sela Alya dan bersiap untuk pergi namun tangan nya ditahan membuat dia menghentikan langkah nya.
"Al aku mohon maafin aku,aku... aku benar benar khilaf waktu itu,aku masih cinta sama kamu..."ucap nya dan memelankan suaranya pada saat kalimat terakhir.
Pandangan Alya liar ia berusaha menahan tangisnya.
"Udah lah ju itu udah masa lalu aku udah maafin kamu,jadi sekarang kamu lepasin tangan aku"ucap Alya masih enggan menatap julian.
Yap seseorang tadi adalah julian kaka dari (namakmu) sekaligus masa lalu Alya.
"You lie kamu belum maafin aku,Al please tatap mata aku"ucap julian ia mengangkat dagu Alya sehingga Alya menatapnya.
Matanya merah dan berkaca kaca,julian dengan segera memeluk Alya,dan detik berikutnya Alya mulai menangis menangis sejadi jadinya mencoba menumpahkan semua rasa sakit yang ia rasakan selama beberapa tahun pada lelaki yang menyebab kan rasa sakit ,tanpa memperdulikan tatapan orang orang disekitar mereka.jujur rasa itu masih ada bahkan getaran itu masih sama seperti pertama bertemu,namun kali ini hati nya kalah oleh logika nya yang berkata 'pergi bodoh!!! dia yang memberikan luka itu,jangan sampai kau jatuh ke lubang yg sama?!!'
"Kamu jahat ju hiks hiks kamu jahat..."ucap Alya disela sela tangis nya sebari memukul dada julian.
"Aku tau Al aku minta maaf"ucap julian ia masih mencoba menenangkan Alya.
Lagi lagi logikanya berkata dan tanpa diduga Alya mendorong lelaki itu hingga julian mundur beberapa langkah dan melepaskan pelukan.
Alya menatap julian dengan tatapan yang sulit diarti kan,tak lama itu Alya langsung berlari meninggal kan resto,tak mungkin ia balik lagi ke tempat ari dan (namakmu) saat kondisinya sedang kacau,yang ada mereka jadi khawatir.
Alya yang selalu mensuport mereka namun apa jadinya jika ia menunjukan dirinya yang asli,Alya yang rapuh karna masa lalu,selama ini ia selalu menunjukan sisi cerianya menjadi seorang Alya yang tidak mempunyai masa lalu yang membayangi nya di depan orang termasuk ari dan (namakmu),dan tanpa orang lain tau pula Alya selalu menangis ditengah malam saat bayangan masa lalu menghantuinya.
Setelah mengirimkan pesan pada ari ia menjalan kan mobil nya meninggalkan parkiran mall.
***
Ari dan (namakmu) sedang berbincang sesekali tertawa tiba tiba ponsel ari bergetar tanda ada pesan.
Ari membuka kunci layar lalu melihat isi pesan.
From:Ay ay
Ai sory banget gue pulang duluan gue lupa kalo hari ini ada callingan,gue tadi di telfon manager.
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything
Random#48 dalam Random (13-01-17) #39 dalam Random (15-1-17) Cast: Ari Irham (namakmu) Anggni louis Alya Kusnandar 'suatu saat kamu akan tau kenapa kaka deket banget sama ari'Alya Kuanandar 'Waktu yg akan menjelaskan nya walau pun akan terlambat' Ari irha...
