[ON PROCESS]
A bunch sweet imagine of Bangtan member and you.
Its a Mini Fanfiction.
Contain with sweetness moment in 1000+ words.
20180517 #1
Genre : Romance
Cast : All BTS member & You (OC)
Regards, Jeonslayin.
Wewangian mentega yang dipanaskan, adonan kue, krim kue, bahkan bau bubuk kopi yang dipanaskkan tercampur merata ditempat ini, café yang sudah buka selama kurang lebih tiga tahun ini tetap ramai akan pengunjung, bukan tanpa alasan café ini terus didatangi pengunjung disaat sudah lama berdiri ditengah kota yang notabene adalah kota tempat para pesaing bisnis berkumpul, Seoul. Gelato alla fragola Cupcakes adalah alasan utama kenapa café ini tetap ramai akan pengunjung terutama diakhir pekan , cupcakes yang berisi ice cream stroberi yang terasa asam dan manis dilidah para pencicip, dibungkus didalam adonan kue mangkuk yang dihiasi dengan cream yang terbuat dari susu yang lezat yang katanya berasal dari Belanda.
Tidak hanya itu, café ini ramai diperbincangkan oleh para remaja yang masih menduduki bangku Sekolah Menengah Atas di Seoul, café ini menjadi tempat yang hits bagi mereka, dan lagi para remaja perempuan berbondong-bondong datang kemari untuk melihat sang pemilik café yang juga bekerja sebagai chef leader di café ini.
Jin, seorang juru masak sekaligus CEO lulusan Universitas terkenal jurusan memasak di California, kembali ke Korea untuk menunjukkan bakatnya pada semua orang bahwa ia telah berhasil menjadi orang sukses. "Ya!! Ini tempat ku! Aku duluan yang mengantri!" seorang wanita berambut ikal blonde mulai meneriaki seorang gadis sekolahan didepannya, "ya! Ahjumma! Apa kau tidak lihat ha? Aku duluan yang dari tadi sudah berdiri disini!" gadis itu tidak terima dengan perlakuan wanita yang lebih tua darinya itu hanya karena menu spesial café tu hari ini adalah Naa Creame Cupcakes yang stok nya terbatas, dan juga dibuat khusus oleh sang chef leader.
"Mwo? Kau panggil aku apa tadi?! Ya! Anak tak tahu diri, seharusnya kau belajar kesekolah dan menabung uang jajanmu untuk kau kuliah nanti, bukannya menghabiskan uangmu ditempat seperti ini!!" wanita itu mulai mendekat dengan tergesa meraih rambut gadis tersebut dan menjambaknya, "Kau sendiri sedang apa disini ahjumma murahan?! Apa kau tidak laku di kalanganmu sehingga mencari mangsa lain disini?" gadis itu juga mulai menjambak rambut wanita berambut blonde itu.
Dan mulailah adegan yang membuat para pengunjung terganggu, "APA YANG KALIAN LAKUKAN?!" teriak seorang lelaki berseragam dari depan pintu masuk, mereka berhenti sejenak mendengar teriakkan tersebut dan beberapa detik kemudian mereka baru menyadari kalau itu adalah petugas keamanan café tersebut, setelah security tersebut memasuki ruangan dan 'menceramahi' mereka seorang gadis remaja berumur sekitar 20 tahun memasuki café, terlihat sepertinya ia habis berlari, tercermin dari penampilannya yang acak-acakan seperti pulang dari melawan maut dan nafasnya yang tak beraturan.
Gadis itu berdiri didepan lemari kaca yang menampilkan beberapa deretan kue dan cupcakes yang terlihat lezat tak peduli dengan suara ribut-ribut diseberangnya. "ah aku lapar... dasar maling sialan awas saja kalau aku menemukanmu nanti!", gadis itu mencoba menemukan uang yang tertinggal didalam tasnya, tapi sepertinya nihil, tak ada apapun ditasnya, wajahnya menjadi lebih lusuh dari sebelumnya.
"sepertinya aku harus menahan hasratku untuk memakanmu hari ini" ucap gadis itu pada cupcakes yang berjajar rapi dibalik lemari kaca itu. Gadis itu lalu berbalik hendak meninggalakan café tersebut, tanpa ia sadari dari tadi seorang lelaki sedang memperhatikannya, lelaki yang ditunggu tunggu oleh para wanita yang mengantri didepan hanya untuk melihat ketampanan sesosok Jin, Jin sedang menatapnya dari jauh dan tersenyum akan sesuatu.
Bunyi lonceng pertanda ada yang membuka pintu terbuka, gadis itu telah keluar, tanpa pikir panjang Jin telah keluar dari dapur dan tanpa ia sadari tingkahnya itu mengundang histeris pada seluruh pengunjung "AAAA!! Jin Oppa!", "Oh sial! Kepalaku! Kenaapa kau tampan sekali?", "Oppa! Menikahlah denganku!!" Jin yang mendengar itu hanya dapat tersenyum singkat menanggapinya, lalu beralih pada gadis tadi, jangan jauh-jauh.
Jin mengejar gadis itu sampai ditrotoar tak jauh dari café-nya, "permisi" ucap Jin, gadis itu menoleh "ya?", "Kau tadi baru dari café ku kan?", "ah.. ne",
"Aku punya sesuatu untuk mu"
"apa?"
Jin memberikan satu kotak kecil pada gadis itu, yang lalu dibuka. "Oh! Cupcakes! Kenapa kau berikan padaku? Bukannya ini Limited Stock?", "tak apa, aku hanya ingin memberikannnya padamu, baiklah aku duluan ya, masih banyak yang harus kukerjakan, dah"
"oh! Gomawo! Jin-ssi, akan kubalas suatu hari nanti" ucap gadis itu sedikit berteriak karena Jin telah menjauh.
"tak perlu, aku memberikannya karena kau manis, mirip dengan menu ku hari ini..."
Tepat setelah kalimat yang diucapkan Jin tersebut selesai, wajah gadis itu berubah merah padam, apa-apaan dia? Sialan aku jadi malu. "ah! Jin-ssi! Namaku Sohee, Im So Hee!"
Special thanks for @felinsia_fee for the idea ♡
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.