[ON PROCESS]
A bunch sweet imagine of Bangtan member and you.
Its a Mini Fanfiction.
Contain with sweetness moment in 1000+ words.
20180517 #1
Genre : Romance
Cast : All BTS member & You (OC)
Regards, Jeonslayin.
Please klik tanda bintang di sudut kiri bawah dulu🌟!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Namjoon & Minji
"Jadi... bagaimana hari ini?"
Namjoon membuka pembicaraan setelah sekian lama dalam sehari mereka menghabiskan waktu Minji sama sekali tidak bersuara.
"A-apanya?"
Minji tidak memperlihatkan wajahnya pada Namjoon, tapi hanya dengan mendengar suaranya saja semua orang akan tahu, dia sedang gugup.
Namjoon tersenyum manis mendengar suara murid yang menjadi pasangannya itu.
"Kau gugup ya?"
"Ti-tidak kok!"
Minji tak sadar karena kegugupannya, ia menjawab pertanyaan Namjoon terlalu bersemangat, sehingga ia berteriak. Dan beberapa detik berlalu dia menutup mulutnya seakan ia baru sadar akan kesalahannya.
"Ah... maaf maaf aku hanya bertanya." Namjoon sendiri terlihat salah tingkah.
"Bu-bukan begitu a-"
"Ayo kita kesana! Masi ada yang belum kau coba kan?"
Namjoon menarik tangan gadis itu perlahan, sambil sedikit berjalann cepat dengan langkah yang lebar. Minji menatap punggung Namjoon bersalah.
Aduh bodoh! Kenapa aku malah berteriak didepannya! Minji bodoh!
Ia menggigit bibir bawahnya sendiri karena kesal.
"Kau mau naik itu?"
Namjoon menunjuk bianglala besar didepannya, sambil berbicara dengan Minji, sementara gadis itu terpanah dengan penampilan bianglala yang begitu tinggi, hingga ia tak sadar membuka mulutnya lebar.
"Aku mau, tapi... aku takut ketinggian."
"Tenang saja, aku akan menjagamu."
Namjoon menggenggam tangan gadisnya dengan erat. Untuk sementara rasa takut yang menghampiri hati Minji menghilang karena gurunya itu.
Minji masih menatap takut bianglala yang ada dihadapannya itu, sementara Namjoon sedang memberikan tiket mereka pada penjaga karcis.
"Ayo!" Namjoon tersenyum pada Minji, menenangkan hatinya seolah berkata, tidak apa-apa aku disampingmu.
Tubuh gadis itu terhenti seketika, saat ia tepat didepan pintu, hanya tinggal selangkah lagi, ia akan masuk, tapi ia terlalu takut.
Sementara Namjoon yang sudah duduk didalam kapsul. Melihat Minji tak kunjung masuk ia mengerti akan hal itu, ia menggapai wajah gadis itu dengan kedua tangannya, menyalurkan hangat tangannya ke wajah gadis itu.
"Kau akan baik-baik saja. Percaya padaku."
Entah apa yang memasuki kepala Minji saat itu, mendengar suara lembut Namjoon membuat ia tanpa sadar melangkahkan kakinya masuk ke dalam kabin bianglala itu.