Happy Reading!
Author POV
Al membuka matanya dengan kepala pusing yang ia rasakan. Entah berapa botol minuman yang sudah ia habiskan ia pun tak bisa mengingatnya.
"Sudah bangun?" ucap Seorang wanita yang duduk disebelahnya. Al menyunggingkan senyum manisnya kepada wanita itu. Ia pun langsung menarik wanita itu dalam pelukannya.
Al memejamkan matanya memeluk erat Clara. Ia pun belum sadar jika kini ia masih diaapartemen Angelina.
"Dimana kita sayang?" tanya Al begitu menyadari kamar yang ia tiduri.
Clara terdiam sebentar lalu menjawab "Di... Di apartemen Angelina. Tadi malam kamu mabuk berat jadi Angelina dan Fernandez bawa kamu kesini" ucap clara jelas berbohong.
"Ohh" Al mengangguk mengerti. Clara pun menghela nafasnya pelan. Namun, Al teringat oleh sesuatu "Sepertinya tadi malam aku bersama Nila. Dimana dia sekarang?" tanya Al membuat Clara sedikit terkejut.
"Eumm. Aku tidak tau. Aku saja baru datang. Tanya saja sama Angelina"
Al segera memakai piyama tidurnya. Ia pun langsung meninggalkan kamar meninggalkan Clara yang masih terduduk dikasur.
Al melihat Angelina dan Fernandez yang sudah terbangun dan bermesraan didepan TV. Tanpa permisi Al langsung mengambil remot dan mematikan tv membuat Angelina kesal.
"Dimana Nila?" tanya Al langsung.
"Nila?" jawab Angelina dengan raut wajah bingung. Ia belum menyiapkan jawaban untuk pertanyaan Al yang satu ini.
"Nila tadi malam dijemput temannya" jawab Fernandez asal.
"Teman?" Al mengerutkan alisnya sembari berpikir. Nila tak mempunyai teman di LA. 'Ah Remon! Ya, dia datang Ke LA bersama Remon' batin Al.
Al pun kembali ke kamar. Ia membersihkan badannya dibawah guyuran shower menghilangkan sejenak beban pikirannya 'Nila mengapa kau selalu datang dalam pikiranku?' batin Al.
Tiba-tiba seseorang memeluk tubuhnya dari belakang sempat membuat ia terkejut. Namun ketika melihat sebuah cincin putih yang melingkar dijari manis itu membuat Al menyunggingkan senyumannya.
"Apa yang sedang kau fikirkan? Biasanya jika bershower seperti ini, kau sedang mempunyai masalah, hm?" ucap Clara yang ikut berbasah dengan Al.
Al membalikan tubuhnya. Kini ia dan Clara saling menatap. Clara masih mengenakan dalaman miliknya sedangkan Al sudah terlanjang bulat.
"Tidak. Aku tidak bisa memikirkan apapun kecuali dirimu" ucap Al sembari membelai lembut pipi Clara.
Clara tersenyum membuat Al terbuai akan senyumannya. Dengan cepat, Al mencium bibir Clara melumat bibir atas dan bawahnya secara bergantian.
Clara memberi respon cepat, tangannya ia rangkulkan dileher Al menekan tengkuk leher Al untuk semakin memperdalam ciumannya. Al memutar tubuh Clara hingga kini Clara bersandar di dinding kaca kamar mandi itu. Al mematikan Showernya, melepas kaitan bra milik Clara yang berada didepan menggunakan giginya lalu membuangnya asal.
Setelahnya, Al kembali mencium bibir Clara, melumat dan saling bermain lidah. Ciuman Al terus turun hingga ia jongkok didepan Clara tepat didaerah sensitif Clara.
Al mendekatkan kepalanya, bibirnya mulai menciumi sekitar daerah sensitif milik Clara yang masih tertutup underwear hitam itu. Setelah puas menciumi daerah sekitar, Al melepas celana dalam itu dengan sekali hentakan. Dan kini, terpampanglah surga dunia yang sudah pernah ia rasakan sebelumnya tepat didepannya.
YOU ARE READING
About Us
Short StorySemua berjalan indah hingga akhirnya aku tau kau sudah memiliki wanita lain Dan kau lebih mementingkannya Dari pada aku. Hingga akhirnya aku menemukannya - Danila High #6 in Short Story 25 Sep High #3 in Short Story Beberapa Part Di PRIVATE!!
