Happy Reading! Remon diatas cakep yak😍
Author POV
Diclub...
"Gimana, udah lo kasih obatnya?" ucap seorang pria, Fernandez.
"Udah, semua akan berjalan lancar" jawab wanita itu, Angelina.
------
Nila mengendarai mobilnya dengan tangan bergetar. Al terus saja meraung disebelahnya mengoceh tak jelas yang membuatnya panik.
Tak lama kemudian, Nila menemukan alamat gedung apartemen Angelina. Ia pun memakirkan mobilnya, lalu dengan sekuat tenaganya memapah Al mencari nomor yang sesuai dengan milik Angelina.
Setelah menemukan nomor apartemen milik Angelina, Nila memasukinya dan betaga terkejut nya ia melihat isi apartemen itu yang seperti kapal pecah sangat-sangat berantakan.
Merasa berat, Nila pun merebahkan tubuh Al disofa. Nila berkeliling ke segala ruang dalam apartemen itu mencari charger ponsel untuk mencharge ponselnya. Beruntunglah dewi fortuna ada dipihaknya, Nila menemukan ponsel itu di sebuah kamar yang terlihat terang.
Saat Nila tengah sibuk mencari ponsel, Al yang masih dalam keadaan mabuk berat berjalan menuju dapur membuka kulkas dan menemukan sebotol vodka yang langsung ia tengah dengan botolnya. Al pun berjalan sempoyongan sambil meminum vodka itu.
Saat tengah melewati Sebuah kamar, Al melihat seorang gadis yang tengah berdiri membelakanginya dengan mengenakan dress sexy membuat sesuatu dalam dirinya bergejolak. Al pun tersenyum menyeringai, dibukanya kancing kemeja miliknya lalu berjalan mendekat pada gadis itu.
"Haii nona, siapa namamu?" ucap Al memeluk gadis itu yang tak lain adalah Nila dari belakang. Nila sangat terkejut. Ia pun mencium aroma alkohol yang sangat kuat dari nafas Al.
"Kak...."
"Ah, jangan panggil saya Kakak cantik. Saya tuanmu, mari kita senang-senang malam ini" ucap Al yang mulai menciumi lekuk leher Nila.
Nila sangat risih akan perlakuan Al. Ia pun memberontak mendorong Al hingga Al terjatuh dikasur "Oh kau sangat kasar" ucap Al yang diacuhkan oleh Nila. Dengan cepat, Nila menggunakan kesempatan itu untuk berlari menuju pintu.
Namun sayang, pintu itu sudah terkunci terlebih dahulu oleh Al. Nila kembali menghadap Al yang kini sudah tepat didepannya.
Mata Al sangat gelap, tubuhnya sudah dipenuhi oleh nafsu dari obat perangsang yang tak sengaja ia minum, alkohol sudah membuatnya benar-benar tak sadar.
"Ka-kak tolong jangan..." ucap Nila yang sudah terisak.
Al tak menghiraukan ucapan Nila, tangannta sudah ia gunakan untuk meremas payudara Nila dengan kasar. Nila yang terpojok ditembok tak bisa apa-apa lagi dan hanya bisa menangis.
"Jangan menangis atau aku akan kasar padamu sayang" ucap Al dan langsung menghujani Nila dengan ciuman. Tangan Nila ia angkat keatas, Nila tak bisa melakukan apapun selain menangis.
Al yang merasakan asinnya air mata disela ciumannya, melepas ciumannya dan segera mencengkram pipi Nila "Sudah ku bilang jangan menangis, bitch!" ucap Al kasar benar-benar membuat Nila sakit hati.
Tanpa sadar, Al merobek dress Nila. Al menjadikan dress itu untuk menutupi mata Nila. Sekuat apapun Nila memberontak tenaga Al lebih kuat darinya.
Al pun mematikan lampu didalam kamar itu dan langsung menarik Nila ke kasur, melampiaskan semua nafsu kasarnya kepada Nila.
YOU ARE READING
About Us
Short StorySemua berjalan indah hingga akhirnya aku tau kau sudah memiliki wanita lain Dan kau lebih mementingkannya Dari pada aku. Hingga akhirnya aku menemukannya - Danila High #6 in Short Story 25 Sep High #3 in Short Story Beberapa Part Di PRIVATE!!
