2.1

6.2K 449 23
                                        

Happy Reading! Remon diatas :*

Author POV

Tiga hari setelah pertemuannya dengan Nila, Remon memutuskan untuk ikut pindah Papanya ke LA untuk urusan bisnis mereka.

Sebenarnya, Jose tidak mengijinkan Remon untuk pindah dengannya namun karena Remon terus memaksa dan berjanji untuk ikut membantu perusahaan, Jose pun mengijinkannya.

"Kamu serius Remon? Tidak mau berubah pikiran lagi?" ucap Jose. Kini ia dan Remon sudah berada di bandara menunggu pesawat mereka.

"Tidak pa. Remon serius. Remon ingin belajar bisnis dan ingin langsung terjun di dunia bisnis seperti papa" ucap Remon yakin.

"Apa kamu sudah bilang sama Nila jika kamu akan pindah?" tanya Jose, Remon pun menggeleng sembari tersenyum tipis. Jose menghembuskan nafasnya menatap putra satu-satunya itu dengan bingung "Papa Bingung sama kamu, kalo papa jadi kamu, papa akan tetap pertahanin dia bagaimanapun juga. Kalo perlu papa nikahin dia sebelum pria lain menjadi miliknya"

Remon menyunggingkan senyumannya "Aku masih muda pa. Aku tidak ingin cepat-cepat menikah. Lagi pula, itu juga sudah menjadi keputusannya dia juga mau kan nikah sekarang? Aku pikir dia akan bahagia dengan Al. Jadi, aku putuskan untuk menjauh saja darinya" ucap Remon yang hanya diangguki Jose.

Setelah cukup lama menunggu, pesawat pun datang. Jose dan Remon pun langsung memasuki pesawat mencari tempat duduk mereka.

'Selamat tinggal Nila'

Sedangkan ditempat lain...

Nila tidak bisa berhenti memikirkan Remon. Ia masih sangat berharap jika pernikahannya dibatalkan dan ia bisa bersama Remon kembali. Nila pun tak menyerah terus menghubungi Remon mengirimnya pesan namun tak kunjung juga mendapat Respon dari Remon.

Nila memutuskan untuk langsung mendatangi Remon. Tanpa meminta ijin dari Daniel ataupun Ayla Nila pergi dari rumahnya mengendarai mobilnya menuju rumah Remon.

Setibanya disana, rumah Remon Tampak lebih sepi. Nila pun langsung turun dari mobilnya dan mendekat ke gerbang. Disana hanya ada penjaga rumah Remon.

"Nona Nila?"

"Remonnya ada pak?"

"Tuan Remon dan tuan Jose baru saja berangkat menuju LA. Mereka akan pindah dan menetap disana dalam waktu lama Nona"

Kaki Nila melemas, bibirnya bergetar tak kuasa berucap lagi. Nila pun langsung meninggalkan rumah Remon.

Nila POV

Dia sudah pergi...

Dia memang pergi...

Remon, dia pergi meninggalkan aku tanpa berucap atau berpamitan sepatah katapun.

Sakit?

Tentu saja sakit.

Sedih?

Ya, sangat sedih.

Remon, seorang pria yang sangat aku sayangi, yang sangat aku cintai begitu saja pergi meninggalkanku, disaat ini aku sangat-sangat membutuhkannya. Sebegitu bencinya kah dia denganku? Sebegitu marahkah hingga dia tega meninggalkanku?

Aku masih terus berusaha mencoba menghubunginya berkali-kali, setiap hari aku menyapanya melalui email terus mengabarkan keadaanku, terus mengirimkannya foto terbaruku, tapi tetap saja dia mengabaikan itu semua.

Haruskah aku melupakan dia, dan kembali mencintai Kakak Al? Tidak. Aku tidak bisa melakukan itu. Sampai kapanpun aku akan tetap mencintai Remon meskipun ada orang lain dalam hidupku. Ini janjiku.

About UsWhere stories live. Discover now