Cinta Dalam Hati #3

8 5 0
                                    

"Gapapa kok, santai aja" kata tarisa.

Rupanya tarisa cemburu ketika dimas bilng seperti itu kpda ku.

"Kirain kmu knpa" kata andini.
"Oyah,, tdi aku gk salah dnger dimas, kmu bilng aku sama cewe aneh ini bisa suka gtuh, hah,,,, gk mungkin kali" kata raka dengan tengilnya menunjuk kearah aku

Kurang ajar dia menghinaku didepan temn-temnku seperti itu, awas saja akan aku apakan kau raka.

"Hey,,, kmu pikir aku jga akan suka sama kamu, gak yah cowo cengeng, oyah satu lgi cowo penakut" ucapku sambil melotot kearah raka.
"Hey,,, klian ini yah, sehari aja bisa gk sih gk berantem kya gtuh, panas nih telinga aku dnger kalin berantem trus" ucap andini sambil menutupi kedua telinganya dengn kedua tngannya itu.
"Kmu pikir aku bisa gtuh akur sama cowo kya dia ini" ucapku sambil menunjuk kearah raka.
"Ih,,, aku jga mals kali akur sama cewe kya dia itu" ucap raka sambil dngn gaya tengilnya itu.

Lalu tiba-tiba tarisa keluar dari kelas begitu saja, aku tak tau mengapa dia seperti itu sikapnya saat ini.

Lalu aku, andini dan regina menghampiri tarisa ditaman saat itu, sepertinya dia cemburu melihatku berantem dengn raka.

"Tar kmu knpA?" ucapku sambil menatap tarisa dgn penuh heran.
"Gapapa kok,, santai aja kali" kata tarisa yg seakan-akan berbhng.
"Udhlah tar kmu jngan bhng kya gni ke kita, kya kita ga tau kmu aja" kata regina sambil duduk disebelah tarisa.
"Iyaa tar, benr tuh yg diblng gina" kata andin memegang bahu tarisa.

Aku semakin merasa bersalah dgn tarisa yg sprti ini kpda ku, karna aku akui dia memng mencintai raka, sedngkan aku sdkitpun tak ada rasa dngnnya.

"Klian tau kan aku tuh dri dlu suka sama raka, dan kenyatan raka kyanya gasuka sama aku. Satu lgi aku suka cemburu klo liat karin dekt-dkt trus sma raka, walpn aku akui mereka sering brantem satu sama lain, dan itu membuat gue ngerasa sedih" kata tarisa dgn pnuh kekecewaan.
"Tar kmu tau sendirikan, aku ga ada rasa dekitpun sama raka, dan aku aja kesel bgt sama tingkhnya yg tengil itu" ucapku dgn menatap tarisa yg sedng mengeluarkan air matanya.
"Aku tau kmu ga suka sama raka, tpi aku bisa liat klo raka itu ada rasa sama kmu" kata tarisa mengeluarkan air matanya.
"Udh deh, klian itu ga usah berantm soal kya gini doang" kata gina
"Iya,, kita itu sahabatan dari kecil guys, jngn brantem gtuh dong" kata andin.
"Iya,, aku minta maaf yah, semua itu gara-gara aku" ucapku.
"Bkan kmu kok yg salah, tpi aku yg egois, maafin aku yah semuanya" kata tarisa tersenyum.
"Nah,,, gtuh dng, jngn brantem lgi, kita kan best friends" kata andin.
"Iya dong" kata gina.

Akhirnya aku, andin, gina dan tarisa berpelukan, karna bgi kami persahabatan itu bagaikan air hujan yg akan terus mengalir sampai dimana akhirnya ia akan berhnti selamnya.

"Ydh mendingan kekelas aja yuk, udh mau bel tuh" kata gina mengajak.
"Oke,,, " sahut tarisa

Kami memutuskan untuk masuk kelas krna sebentar lgi bel masuk berbunyi.

Kring,,, kring,,, kring

Suara bel masuk pun terdengar Dan semua siswa/i pun memasuki kelsnya masing.

***

Bel istirahat pun mulai terdngar, semua siswa berhamburan meninggalkan kelasnya masing-masing.

"Oyah,,,plng skolah kalian dluan aja yah" ucapku yg masih duduk dibangku kelas.
"Loh,,,,, emngnya knpa kar?" tanya gina.
"Soalnya aku ada latihan basket plng skolah, jdi ga bisa plng brng kalian deh". Ucapku menjelaskan.
"Oh,, ydh deh, gapapa" kata tarisa.
"Ydh mendingan kita kekantin aja yuk" kata andin.
"Yuuuuk" serentak kompak.

Kamipun kekantin, karna akupun sudah lapar, perutku sudh berbunyi layaknya ingin berdemo saja.

*****kantin*****

"Oyah fel tdi aku ngeliat mereka pas ditaman seblm bel masuk" ucap cika.
"Ih,,, aku ga perduli tuh, bodooooamat,,,, lgian jga gapenting keles" kata fely yg terus memainkan ponselnya itu.
"Ih,,,, masalahnya itu, mereka kya ribut-ribut gtuh" kata cika yg terus saja menjelaskan.
"Kmu knpa sih, ngebahas mereka terus jdi ga napsu makan deh" kata anisa membentak.
"Hm,,, ydh pdhl tadi tuh yah mereka Ngebahas raka gtuh" kata cika cemberut.
"What,, ngebahas raka" kata Fely kaget.
"Iyaaaa,,, " kata cika dgn muka polosnya itu.
"Kya gimna ceritannya, kasih tau ceptan" kata fely penasaran.
"Aduh,,, masalahnya itu loh fel, aku lupa ceritanya" kata cika sambil senyum kecil.
"Hadeuh,,,, dasar" kata anisa yg menepuk jidatnya itu.

Thanks sudah membaca........

Cinta Dalam Hati (CDH)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang