Keyla Anastasya Putri ia bukanlah seorang murid yang sangat pintar, tapi ia diberi kesempatan untuk melakukan pertukaran pelajar ke korea selatan yang dilakukan setiap tahun oleh sekolahnya. Keyla ditemani oleh sahabatnya Maynanda pergi ke negara ya...
Tiba tiba dipertengahan jalan menuju apartemen hyera, ada seseorang yang menyebrang tidak hati hati. Untung saja baekhyun sedang fokus. Kalau tidak itu akan menjadi masalah besar untuk baekhyun.
Baekhyun POV
Ashh itu siapa sih yang nyebrang. Mau mati kah dia? Untung saja aku sedang fokus. Kalau tidak? Mati sajalah aku.
"Ah hyera kau baik baik saja?" "Ah ne oppa aku baik baik saja. Itu siapa sih oppa? Dia mau cari mati ya. Biar aku yang keluar" "Ya hyera!" "Hyaaaa kau! Aishh kau mau cari mati yaa huh? kau bosan hidup ya? Kalau kau ingin mati jangan disini, mending kau bunuh diri saja di kamarmu. Supaya tidak membahayakan orang lain. Aish!" "Maaf maaf. Aku tidak sengaja. Sungguh. Aku sedang dikejar kejar jadi aku tidak tahu kalau ada mobil. Sungguh maafkan aku." "Ya hyera sudahlah. Ah kau tidak apa apa kan?" "Yak oppa! Kenapa kau malah menanyakan keadannya? Itu salahnya. Lagipula kau di kejar kejar oleh siapa? Oleh bank? Atau apa?" "Ah baekhyun hyung ternyata kau. Ini aku." "Nuguseyo?(Orang itu sedikit membuka maskernya)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ah jungkook. Itu kau. Kajja ke mobil ku. Kau pasti dikejar oleh sasaeng fans kan. Ayo ayo masuk" "Hah?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hyeraa kenapa kau diam saja. Ayo masuk" "Ah iya"
Hyera POV
Itu jungkook? Jeon jungkook. Sungguh jeon jungkook. Jungkook BTS. Bagaimana bisa dia? Jadi yang aku marahi tadi dia? Jeon jungkook. Mati sudalah aku
"Hyera-ya ayo masuk kenapa diam disitu" "Ah iya oppa" "Ah jungkook kau baik baik saja kan? Tidak ada yang terluka? Kenapa kau ceroboh sekali. Untung saja aku sedang fokus. Kalau tidak itu akan jadi masalah yang sangat besar kau tau?" "Iya hyung arraseo. Jeosonghamnida hyung! sasaeng mengejarku saat aku membeli coffee. Jadi ya seperti itu lah. Maafkan aku hyung. Aku memang ceroboh, aku tidak berhati hati." "Iya iya sudah gwencanha jungkook. Yang penting kita tidak apa apa. Itu yang terpenting sekarang" "Ne hyung. Hyung dia siapa?" "Ah dia. Hyera. Yak hyera! Kenapa kau melamun seperti itu" "Ah iya oppa. Waeyo?" "Berkenalan lah kau dengan jungkook" "Ah iya. Annyeonghaseyo naneun hyera imnida." "Ah hyera. Kau pasti sudah tau aku kan. Buktinya kau terkejut saat tau kalau aku yang kau marahi. Iya kan?" "Ah iya. Aku hanya terkejut karena ternyata kau jungkook bangtan. Dan aku sama sekali tidak menyesal karena aku telah memarahimu. Karena kau pantas di marahi. Kau ingin membuat baekhyun oppa mendapatkan masalah besar oh? Dan jika kau mati. Apa kau tidak berfikir perasaan ARMY mu. Aku yakin mereka akan. Ah ya kau tahu lah." "Ya tapi hyung dia siapa mu? Cerewet sekali"