Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jinyoung memacu mobilnya dengan kecepatan penuh saat mendengar kabar dari tuan Jeon kalau Eunha masuk rumah sakit. Raut kekhawatiran pun terpampang jelas di wajahnya. Dalam hati ia terus berdoa, semoga perempuan itu baik-baik saja.
Sesampainya di rumah sakit, Jinyoung langsung bergegas menuju ruangan Eunha di rawat. Baru saja Jinyoung ingin masuk seseorang menahannya.
"Jungkook?!"
"Apa yang kau lakukan di sini?"
Tatapan Jungkook memang tidak setajam biasanya namun suara dingin pria itu membuat Jinyoung membeku sesaat.
"Bukankah sudah ku bilang jangan dekati kekasihku!" Lanjut Jungkook masih dengan nada dinginnya.
Jinyoung mengehela nafas pelan, mencoba meredakan emosinya. Ketika mendengar Jungkook menyebut Eunha sebagai 'kekasih' tak bisa di pungkiri kalau dirinya cemburu dan marah.
"Aku ingin menjenguk Eunha."
"Tidak perlu! Sebaiknya sekarang kau pergi sebelum aku mengusirmu secara paksa."
"Tapi-"
"Kau tidak dengar kata-kataku barusan? Pergi atau ku usir secara paksa!"
Jinyoung terdiam, kata-kata Jungkook barusan sungguh terdengar penuh ancaman.
"Kenapa masih di sini? Bukankah aku sudah menyuruhmu pergi."
"Baiklah aku akan pergi, tapi..." Jinyoung menatap Jungkook, bisa Jinyoung lihat raut kebencian terpancar dari mata pria di hadapannya.
Jungkook tersenyum kecut. "Untuk apa kau menanyakannya?" Tanya Jungkook sangsi.
"Aku khawatir," jawab Jinyoung lirih. Sungguh pria itu benar-benar mengkhawatirkan kondisi Eunha.
"Kau tidak perlu mengkhawatirkannya, karena aku menjaganya dengan baik."
Jinyoung hanya bisa mendesah pasrah saat Jungkook meninggalkannya menuju ruangan Eunha. Jinyoung menatap pintu di hadapannya dengan gusar. Dirinya tidak bisa mengenyahkan pikiran buruk tentang Eunha sebelum ia bisa memastikan sendiri kondisi perempuan itu.
"Jinyoung?"
Jinyoung menoleh dan mendapati tuan Jeon berdiri di belakangnya. Di hampirinya pria paruh baya itu.
"Kau datang?" Tanya tuan Jeon saat Jinyoung berada di hadapannya. Jinyoung mengangguk.
"Kau sudah melihat kondisi Eunha?"
Jinyoung menggeleng. "Jungkook melarangku."
Tuan Jeon menghela nafas berat. Semenjak kejadian malam itu Jungkook menjadi lebih protektif terhadap Eunha. Jungkook akan berada 24 jam di samping Eunha, bahkan Jungkook pernah menyuruh tuan Jeon dan juga istrinya untuk pulang dan membiarkan dirinya sendiri yang menjaga Eunha.