Ragu
Dunia bertanya, "Ke mana kau berlari?"
Aku, masih menjawab, "... dan titik!" raguku,
",,, dan koma?" entahku.
Lalu, kulanjut, berlari...
Menuju jalan tanpa lurus!
Jakarta, 18 April 2015
Tak Ada Ruang III
Ke mana?
Kutaruh di mana?
Lantunan syahdu pembersih limpa,
Kobaran dahsyat menyejukkan,
Sudah tak ada ruang...
Tuk menata hati...
Jakarta, 14 Mei 2015
Hingga
Detik... beribu-ribu...
Hingga... berlalu...
Hilang... menjauh...
Tapi, kumasih...
Menunggu!
Hingga...
Menjelma... keyakinan.
Jakarta, 25 Juni 2015
Semu II
Mimpi itu nyata, tetapi tetap saja, mimpi...
Semua semu!
Harapan yang senyap dan hening
Muncul, lalu memudar, semu lagi...
Entah, sampai kapan semu ini muncul
Pada jiwa yang mendera waktu
Jakarta, 25 Juni 2015
Masih IV
Meski rabun, tak beryakin,
Tetapi masih...
Berharap!
Payung cinta basahi diri
Dari kekotoran hati
Melayakkan diri, bahwa aku layak
Memantaskan diri, bahwa aku pantas
Mendapat harapan indah,
Di dalam payung-Nya.
Jakarta, 25 Juni 2015
KAMU SEDANG MEMBACA
50 Sajak Jiwa
PoesíaIni adalah kumpulan sajak dan puisi yang kutulis dari tahun 2010 hingga tahun 2016. Puisi di buku ini tak hanya menampilkan sisi puitisnya saja, tapi aku mengajak para pembaca untuk menyelami isi yang terkandung di dalam sajak dan puisi ini. Berisi...
