BAB 10 - Tentang Harapan

473 1 0
                                        

Ragu



Dunia bertanya, "Ke mana kau berlari?"

Aku, masih menjawab, "... dan titik!" raguku,

",,, dan koma?" entahku.

Lalu, kulanjut, berlari...

Menuju jalan tanpa lurus!


Jakarta, 18 April 2015



Tak Ada Ruang III



Ke mana?

Kutaruh di mana?

Lantunan syahdu pembersih limpa,

Kobaran dahsyat menyejukkan,

Sudah tak ada ruang...

Tuk menata hati...


Jakarta, 14 Mei 2015



Hingga



Detik... beribu-ribu...

Hingga... berlalu...

Hilang... menjauh...

Tapi, kumasih...

Menunggu!

Hingga...

Menjelma... keyakinan.


Jakarta, 25 Juni 2015



Semu II



Mimpi itu nyata, tetapi tetap saja, mimpi...

Semua semu!

Harapan yang senyap dan hening

Muncul, lalu memudar, semu lagi...

Entah, sampai kapan semu ini muncul

Pada jiwa yang mendera waktu


Jakarta, 25 Juni 2015



Masih IV



Meski rabun, tak beryakin,

Tetapi masih...

Berharap!

Payung cinta basahi diri

Dari kekotoran hati

Melayakkan diri, bahwa aku layak

Memantaskan diri, bahwa aku pantas

Mendapat harapan indah,

Di dalam payung-Nya.


Jakarta, 25 Juni 2015

50 Sajak JiwaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang