"apa benar ini milik Via?? tapi, seharusnya seperti itu. inikan kamarnya. dan... kemana wanita itu? jika dia sedang hamil kenapa tidak memberitahu aku? ck, sialan. apa dia berusaha mencelakai anak ku!?"
*****
Next Part
"Leonnn.... Leonnn.."
teriak Jo sambil lari menuruni tangga
"iya pak ada apa?"
"ada apa?! apa kau sudah melaksanakan tugas mu dengan baik? hah!? kemana Via?!"
"nyo.. nyonya Via pergi bersama pak Mikeson"
"Mike?! kenapa bisa!? apa kau tidak melarang nya keluar!?"
"maaf pak, saya pikir kalau nyonya bersama pak Mike itu tidak masalah"
"dasar bodoh!! percuma saya membayar mu!"
**
"aku yang akan bertanggung jawab"
Deg
Via benar benar bingung harus menjawab apa sekarang. ia menatap mata Mike, tak ada kebohongan disana. namun ia menemukan... ketulusan disana.
"ti.. tidak perlu, aku tidak mau melibatkan mu"
"lalu siapa yang akan menjadi ayahnya? jika ayahnya tak menginginkan nya, aku siap menerima bayi ini"
"..."
"Via, aku tau kau baru mengenal mu beberapa jam yang lalu. tapi kau bisa percayakan aku sepenuhnya untuk mu. aku tid..."
"maaf Mike, bisa kau antar aku pulang? aku lelah?"
Mike hanya menatap Vi lekat lekat. ia bingung apa Via tidak memikirkan masa depannya dengan anaknya nanti?
"baiklah, kau pulang ke apartemen lama ku saja. disana kosong"
"Mike. Jika kau tidak bisa mengantar ku kerumah Jo, aku naik taksi saja"
"ck, baiklah kita kerumah Jo"
Via POV
"lalu siapa yang akan menjadi ayahnya? jika ayahnya tak menginginkan nya, aku siap menerima bayi ini"
tentu saja ia memiliki ayah, bahkan samapai saat ini sangat dekat denganny. dan apa? tidak menginginkan? bahkan ayahnya sangat menginginkan nya Mike. sampai ia rela membayar berapa pun uangnya.
"Via, aku tau kau baru mengenal mu beberapa jam yang lalu. tapi kau bisa percayakan aku sepenuhnya untuk mu. aku tid..."
"maaf Mike, bisa kau antar aku pulang? aku lelah?"
maafkan aku Mike, aku bingung harus apa lagi.
"baiklah, kau pulang ke apartemen lama ku saja. disana kosong"
"Mike. Jika kau tidak bisa mengantar ku kerumah Jo, aku naik taksi saja"
"ck, baiklah kita kerumah Jo"
Maafkan aku...
***
saat sudah sampai, kupegang knop pintu untuk membukanya. namun dari luar aku mendengar suara orang teriak teriak
"dasar bodoh!! percuma saya membayar mu!"
sudah kuduga, siapalagi kalau bukan pria dingin itu
ceklek...
KAMU SEDANG MEMBACA
Pregnant Contract
Romance"hah?! lu gila? lu nanggepin omongin Dion? itu tidak mungkin Jo!" "apa yang gak mungkin? uang? seberapa pun nominalnya akan gua bayar" "untuk apa lu buang-buang uang hah?! lebih baik lu menikah aja, lu kan mapan, tampan, kaya, apa sulitnya mencari w...
