"Oh, ini bekas ikatan tali yang melilit di tubuh gue selama gue di sekap sama lelaki brengsek itu," ucap Shilla.
"Apa lo kenal sama dia?" selidik Alvin.
Shilla hanya menggeleng, ia memang tidak tahu menahu perihal sosok misterius itu.
Cukup lama Alvin dan Cakka berbincang-bincang dengan Shilla, akhirnya mereka pun memutuskan untuk pulang.
-
-
SMA SIB#
Hari ini SMA SIB di hebohkan kembali dengan kabar kembalinya Siswi yang sempat menghilang beberapa hari yang lalu.
Ya, hari ini Shilla sudah bisa bersekolah sebagaimana biasa."Shilla?" teriak Sivia saat Melihat sahabatnya itu sudah duduk manis di bangkunya.
"Hei Vi!" balas Shilla.
"Hwaaa gue kangen sama lo, lo baik-baik aja kan?" ucap Sivia langsung memeluk erat sahabatnya itu.
"Iya,Gue juga kangen sama lo!" ucap Shilla membalas pelukan Sivia.
-
-
Istirahat#
Seperti biasa Shilla dan juga Sivia menghabiskan waktu mereka di kantin, namun tak lama kemudian, Gabriel datang menghampiri Sivia dan juga Shilla."Hei sayang, aku boleh ikutan gabung?" tanya Gabriel.
"Ya boleh dong sayang, duduk aja," ucap Sivia.
Saat Gabriel duduk di samping Sivia.
Terhirup jelas aroma parfum yang ia gunakan, membuat Shilla teringat akan seseorang."Astaga, ini kan aroma parfum lelaki yang nyekap gue beberapa hari yang lalu, kenapa bisa sama kayak parfumnya Gabriel? Gak, ini gak mungkin," batin Shilla seraya menggeleng pelan.
"Shilla lo kenapa?" tanya Sivia.
"Shilla lo baik-baik aja kan?" tanya Gabriel.
"Hah, i..iya kok gue gak papa, gue ketoilet bentar ya!" pamit Shilla beranjak dari tempat duduknya.
-
Shilla melangkahkan kakinya menuju toilet, pikirannya terus tertuju pada Gabriel, apa mungkin Gabriel pelakunya, Pikirnya.BRAKKK...
"Auwww," ringis Shilla ia tak menyadari kalau didepannya ada seorang lelaki yang baru saja keluar dari toilet.
"Shilla? Lo ngapain di sini? Ini kan toilet cowok," tanya lelaki sipit itu yang tak lain adalah Alvin.
"Hah, ini toilet cowok?" tanya Shilla polos.
Alvin tertawa kecil, "Yaiyalah, nah lo ngapain kesini? Mo ngintipin gue lo?" ucap Alvin asal.
Shilla langsung mencubit lengan Alvin.
"Awww, sakit Shill," ringis Alvin."Rasain makanya mulut di jaga," ucap Shilla berlalu keluar begitu saja.
Alvin hanya menatap kepergian Shilla dengan tatapan yang sulit di artikan.
-
-
-
Rumah Shilla#
Gadis berambut panjang itu tengah duduk termenung di kamarnya, "apa mungkin Gabriel pelakunya? Tapi parfum itu jelas sama kayak Parfum yang di pakai oleh lelaki brengsek itu," Gumam Shilla.Tok..tok..tok..
"Sayang, buka pintunya nak!"Shilla langsung beranjak dari tempat duduknya dan membukakan pintu.
"Ayah, apa ada?" tanya Shilla.
"Bagaimana keadaanmu?"
"Baik Yah, owh iya, mama kenapa gak ikut ke indonesia Yah?" tanya Shilla.
Tn.Johan memang hanya seorang diri ke Indonesia.
"Mama sedang sibuk menghandle pekerjaan ayah di Spore, ini pun ayah sebenarnya gak bisa lama-lama di Indonesia, karna ada pekerjaan yang harus ayah selesaikan di sana," jelas Tn. Johan."Tapi bagaimana dengan sosok misterius yang nyekap Shilla waktu itu ayah, Shilla takut kalau harus sendirian di rumah," ucap Shilla.
"Ayah sudah memikirkan hal itu sebelumnya, ayah akan meminta Rio untuk kembali ke Jakarta buat menemani kamu," ucap Tn.Johan.

KAMU SEDANG MEMBACA
Lelaki Misterius
Mystery / ThrillerTELAH TERBIT! Sebuah cerita bersambung yang menceritakan tentang sosok .......... lelaki misterius yang selalu membayangi kehidupan seorang gadis yang ia cintai. Hingga saat ini belum di ketahui siapa lelaki itu. Lelaki yang selalu menggunakan jaket...