WARNING!
MATURE CONTENT! (18+)—.—.—.—.—.—.—.—.—.—.—
Hyunwoo langsung membawa masuk Kihyun ke dalam kamar yang berbeda yang biasanya saat Kihyun di kurung berhari-hari seperti seorang Penjahat. saat sampai di kamar, Hyunwoo langsung melempar Kihyun ke kasur dan berbalik mengunci pintu agar tidak seorangpun dapat melihat apa yang akan mereka lakukan.
"Bedebah sialan! Pria cabul! Mau apa kau?!"
Kihyun melempar bantal yang ada di kasur tersebut ke arah Hyunwoo. Hyunwoo tidak menggubris melainkan hanya menyeringai melihat raut wajah Kihyun yang ketakutan dan panik. Kihyun yakin kalau pria cabul ini akan memperkosanya! Tapi ingatkan Hyunwoo! Dia bukan seorang gadis, Dia pria!.
"Kenapa kau tidak bisa diam sekali saja?"
Ujar Hyunwoo. Hyunwoo membuka kancing bajunya paling atas sampai 3 kancing. Dia melipat baju lengannya sampai di atas sikut sambil berjalan ke arah Kihyun yang sedang ketakutan.
"Menjauhlah dariku sialan! A-aku akan melakukan apapun untuk menebus kesalahanku, tap-tapi jangan apa-apakan aku!"
Teriak Kihyun ingin menangis. Tapi Hyunwoo tidak menginginkan apapun yang dia butuhkan adalah kenikmatan ketika dirinya mulai memasuki Kihyun. Dia hanya ingin mendengar Kihyun mendesah sambil memanggil Namanya. Dia hanya ingin Kihyun memanggilnya dengan indah. Karna desahan Kihyun sangat sensual dan Hyunwoo tidak dapat menahan itu.
Hyunwoo mencengkram kedua tangan Kihyun ke atas sambil menindih Kihyun.
"Argh... hhh berat, menjauhlah sialan mhh..."
Omongan Kihyun terpotong saat bibir tebal Hyunwoo menutup bibirnya yang sedang mengeluarkan umpatan untuk Hyunwoo. Hyunwoo dengan lihai melumat bibir mungil Kihyun. Kihyun menahan bibirnya.
Bibir Hyunwoo menghisap bibir atas dan bawah Kihyun secara bergantian. Melumatnya dengan kasar tanpa ampun meskipun Kihyun terus menggerakkan kepalanya ke kanan dan kiri agar ciumannya terlepas, Hyunwoo terus mengikuti alurnya. Hyunwoo lalu menggigit bibir bawah Kihyun dengan kasar hingga mengeluarkan sedikit darah.
Kihyun meringis kesakitan. Dengan kesempatan itupun Hyunwoo memasukan lidahnya ke dalam Mulut mungil Kihyun. Mengajak sang empu beradu gulat lidah di dalam sana. Setelahnya Hyunwoo melumat kembali bibir Kihyun yang indah itu. Setelah cukup lama, Hyunwoo segera mengambil dasinya yang jatuh ke bawah lalu mengikat tangan Kihyun keatas dengan gerakan cepat.
"Ashh! Sakit bodoh tanganku, lepaskan!"
Hyunwoo hanya menyeringai. Kemudian Hyunwoo yang masih menindih badan mungil Kihyun memasukan tangannya ke dalam kaos yang di kenakan Kihyun. Tangan besarnya menempatkannya di atas perut datar Kihyun lalu mengusap-usapnya dengan gerakan sensual membuat nafas Kihyun tercekat. Kihyun memejamkan matanya saat Bajunya di angkat sebatas ketiaknya membuat Nipplenya yang tegang dan mencuat dapat Hyunwoo lihat. Hyunwoo terkekeh melihat Nipple kecil Kihyun yang sudah tegang.
Hyunwoo dengan cepat merundukan kepalanya mengecup Nipple Kanan Kihyun dengan penuh sayang. Kihyun memejamkan matanya makin erat saat merasakan lidah Hyunwoo menyapu permukaan kulit dadanya. Lalu Hyunwoo menghisap Nipple Kanan Hyunwoo seperti bayi yang lapar akan asi dan tangan kanannya mengusap Nipple kiri Kihyun, mencubit dan memelintirnya.
"Ahhh sialan... hentikan ugh"
Kihyun mendesah meracau tidak jelas karna perbuatan Hyunwoo yang membuat kehilangan akal. Nikmat dan kebencian menyatu jadi satu. Hatinya sangat ingin lepas tapi otaknya tidak berjalan sesuai hatinya. Kihyun meremas-remas kedua tangannya sendiri yang masih terikat menyatu. Hyunwoo sendiri malah bangga akan desahan pendek yang di keluarkan Kihyun dari mulutnya. Hyunwoo lalu melakukannya secara bergantian.

KAMU SEDANG MEMBACA
SECRET LOVE
FanfictionShownu & Kihyun. Without prologue or teaser... Mature Content (Yaoi ofc) Don't read if u hate it. -Xeu-