"apa lagi sih?" Tanya ku pada prince Rio yang menahan tanganku.
"Eits karena kami sudah memberi tahumu yang kau inginkan jadi kau harus membayarnya" ucap Prince Rio
"Baiklah aku akan membayarnya tapi jangan sekarang karena aku sedang tidak membawa uang" ucapku malas.
"Bukan pakai uang lah kau kira kami tidak mempunyai uang, kita saja bisa membeli seluruh isi mall" ucap Prince Mark menyombongkan diri.
"Ya ya kalau begitu apa yang kalian inginkan" tanah ku.
"Kami hanya ingin kau menjaga adik kami Jane dan jangan sampai dia terluka sedikitpun atau kami tidak akan mengampuni mu" ucap Prince Rio lalu tersenyum Devil.
Aku menelan ludah ku karena ngeri dan kaget atas permintaan nya "a-aku akan melaksanakan apa yang kau minta itu, aku akan menjaga dan melindungi Jane" ucapku sedikit gugup.
"Baguslah sekarang kau boleh pergi" ucap Prince Mark enteng.
Tanpa membuang waktu lagi aku langsung berlari ke teman teman ku.
"Huh...huh...maaf teman teman aku terlambat" ucapku ngos ngosan.
"Dari mana saja sih kau ini lama sekali!" Ucap Jane sedikit marah
Janetta pov
"Mana sih si Gery lama banget" tanya Delon yang kesal.
"Tau nih" jawab Adel.
"Sabar aja mungkin Gery sedang ada hambatan di perjalanan" ucap Clara menenangkan yang lain.
"Clara kok kamu bisa tenang kayak gini sih padahal kan ini udah mau bel tau tapi si Gery belum datang juga" ucapku dan dia hanya terkekeh.
Lalu Gery akhirnya datang juga dan dia seperti nya habis berlari karena ngos ngosan.
"Huh...huh...maaf teman teman aku terlambat" ucapnya yang membuat aku kesal.
"Dari mana saja sih kau ini lama sekali" tanyaku sambil menahan amarah ku.
"Maaf tadi di toilet sedikit ngantri jadi aku harus menunggu deh" ucap nya dengan nada sedikit keraguan.
"Kalo toilet ngantri biasanya gak selama ini deh" ucap ku karena curiga kepadanya.
"Oh itu aku tadi saat kembali dari toilet ada temanku yang mengajakku berbincang sebentar" ucapnya lagi.
"Terus kamu kenapa ngos ngosan kayak tadi?" Tanyaku lagi.
"Tadi itu aku lari karena takut bel sudah berbunyi dan kalian meninggalkanku"
"huh dia ini banyak tanya sekali sih" gumamnya pelan tapi dapat terdengar olehku.
"APA KAU BILANG! Aku banayk tanya memang kalau teman pergi tapi tidak balik balik lagi kau tidak akan khawatir huh! Kau pasti juga akan begitu kan!" Bentak ku dengan amarah yang sudah tidak bisa ditahan.
"eh bukan begitu maksudku" ucapnya.
"Jane kalau tidak salah tadi aku mendengar kau khawatir deh pada Gery karena tidak balik balik lagi" ucap Adel dan menarik turunkan alisnya.
"Apaan sih Adel jika Delon tidak balik balik dari toilet juga kau pasti juga akan khawatir malah lebih khawatir lagi iya kan" ucap ku dengan tersenyum miring.
"E-eh ka-kata siapa a-aku tidak pernah seperti i-itu kok" ucap nya terbata.
"Oh ya?" Tanya ku dan memiringkan kepala ku.
"S-sudahlah ayo kita kembali ke kelas takutnya keburu bel" ajak Adel dan langsung pergi meninggalkan kami.
"Adel tunggu kami!!!" Panggil ku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Magic Academy
FantasyLanjutan cerita dari Magic Academy yang lama Ini kelanjutan cerita dari Magic Academy yang lama, karena ada kesalahan dan aku gak bisa pake akun yang lama jadi aku buat akun baru dan langsung ke lanjutan ceritanya aja. *** Magic Academy adalah sebua...
