Jilbab ramadhan memang asyik punya,
Macam warna aneka rupa
Dari motif bunga sampai tengkorakpun ada
Engkau minat tinggal pilih saja
Jilbab kini cuma masalah kain,
Lekuk tubuh urusan lain
Rupanya hawa bermain main
Yang penting habis lebaran, dapat jodoh, bisa kawin
Kurasa bukan ini maksud tuhan
Jilbab dijadikan properti bermain peran
Komoditi tuntutan produk iklan
Tanpa belajar arti kehormatan
Akupun memilih belajar pada rembulan
Busungkan dada namun setia pada tuhan
Pantulkan sinar menjaga kesucian
Hingga dijamah manusia atas kehendak tuhan
Kurasa jika jilbab diwajibkan atas rembulan
Dia akan menangis nestapa kesakitan
Karna tuhan tak lagi percaya kepada tingkat kesetiaan
Padanya rembulan untuk tetap perawan
Maka jangan kau nilai manusia dari penampilan
Siapa tau dia sedang jadi kontestan
Jilbab terseksi versi majalah kehidupan
Edisi ramadhan
