Black Ramadhan Black Poetry (2)

16 1 0
                                        

Sang drummer kehilangan ritme
Menguap ketukan jengah pada nada
Selembar partitur tercabik double stick
Tinggal sendiri desibel berisik

Lantas dibanggakan jejal sumbang
Siapa tak tepuk tangan habis nyawanya
Eksistensi lugu yang jelma srigala
Seketika rautnya sesangar nestapa

Tapi layu...
Berlumur amarah
Bersimbah rindu

Sangat RamadhanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang