Sang drummer kehilangan ritme
Menguap ketukan jengah pada nada
Selembar partitur tercabik double stick
Tinggal sendiri desibel berisik
Lantas dibanggakan jejal sumbang
Siapa tak tepuk tangan habis nyawanya
Eksistensi lugu yang jelma srigala
Seketika rautnya sesangar nestapa
Tapi layu...
Berlumur amarah
Bersimbah rindu
