Wahai malaikat batalkan puasaku
Karena tenggorokanku telah jemu
Seabad puasa tanpa berbuka
Karena hari tak kunjung senja
Kucoba teguk air dari ibu
Kudapati hanya air mata pilu
Aku berubah menjadi serakah
Miskin amal berharap berkah
Duhai jibril kabarkan atas jiwaku
Telah tuhan maklumi dosa dosaku
Karena kasih sayang dan penderitaan
Bukan ramadhan yang selalu kulewatkan
Dengan sendau gurau, sampai sedih yang teramat galau...
