Masa kanak kanak bagai masa menanak, bebas merdeka mesti tak nampak guna
Teringat masa berlatih puasa, kata bunda setengah hari saja
Saat dzuhur tubuh kecilkupun kembali gagah perkasa
Malu rasanya mengingat saat itu, merasakan kelaparan pertama kalinya, syarat kesucian serupa rimba, tak ada ghibah, selain kata kata
Kapan bedug tiba?
Saat dewasa aku puasa penuh, resmi sesuai syarat administrasi, tapi hati selalu cerewet menceraikan sunyi, ngamuk, liar tak mengenal tepi
Puasa kanak kanak sungguh kurindukan, begitu tulus, serius membekap syaitan
