Chapter 2

839 76 0
                                        

----------Φ----------

"Aaa, kau Kyungsoo, anggota baru disini. Aku melihat videomu saat bertanding tadi dengan Xiumin dan juga melihatmu sehari-hari yang begitu bruntal saat berkelahi, aku suka dengan orang yang tak mau kalah dalam hal bertarung. Perkenalkan aku Kris, pemilik, pendiri dan ketua dalam kelompok ini." Ujar pria -Kris- yang panjang lebar. "Tapi untuk membuktikannya, lawanlah aku terlebih dahulu." Tawar Kris terhadap Kyungsoo yang kini tercengang dengan perkataannya.

"Aku menolaknya." Tolak Suzy terlebih dahulu menolak tawaran dari Kris sebelum Kyungsoo menerima tawaran tersebut.

Kris melihat Suzy dengan lantangnya, bukan hanya Kris tapi semua orang kini tertuju pada Suzy yang menolak untuk bertarung. "Apa maksudmu, Suzy-ya? Bukankah kau sudah tau, bahwa disini 'Siap tak siap, harus siap untuk bertarung.' Dan kau menolak tawarankku yang bukan untukmu, melainkan dia." Ujar Kris yang diakhiri dengan mengarahkan jari telunjuknya ke Kyungsoo.

"Dia namjachigu-ku, Oppa. Jadi, aku berhak atas dirinya." Kyungsoo memandang lelah kearah Suzy, yang selalu mengatur-atur kehidupannya.

"Ani, Suzy-ya. Dalam hal ini, aku bisa melupankan masalahku walau itu tidak bisa kulupakan untuk selamanya, hanya sekedar menghilangkan stres. Aku menerima tawaranmu hyung." Kyungsoo berdiri dari posisi duduknya dan menatap pasti kearah Kris.

"Kyungie... Kumohon untuk kali ini saja, Kris oppa bukanlah tandinganmu, Kyungie." Suzy benar-benar memohon terhadap Kyungsoo.

"Kau cukup percaya terhadapku, Suzy." Ujar Kyungsoo yang diakhiri dengan mengacak rambut Suzy. "Ku harap kau tak akan salah menilaiku, hyung." Kyungsoo yang mendekat kearah Kris.

Kini mereka mengambil ancang-ancang atau kuda-kuda untuk mulai bertarung. Kris memiliki postur badan yang sempurna, dari tinggi badan yang kurang lebih 187 serta bentuk badan yang sesuai dengan tingginya. Kris menganggap Kyung tak mampu untuk bertarung melawannya, karena postur badan mereka sangatlah jauh berbeda.

Beda hal nya dengan Kyungsoo, ia menganggap Kris adalah lawan yang mungkin saja seimbang dengannya. Kyungsoo mengeluarkan seyuman miring, serta tatapan yang tak bisa diartikan.

Mereka kini benar-benar sudah siap untuk bertarung satu sama lain. Kyungsoo memulainya terlebih dahulu menyerang Kris dengan satu pukulan keras tepat mengenai bagian perut Kris. Kris hanya tersedak karena pukulan mendadak dari Kyungsoo dan ia hanya memandang Kyungsoo belum sebanding dengannya.

Sangat mustahil bagi Kyungsoo untuk mengalahkan Kris. Salah satunya cara mengalahkan Kris yaitu tepat mengenai kepalanya dan diiringi dengan pukulan setelah mengenai kepalanya atau malah sebaliknya. Kyungsoo berpikir keras bagaimana cara ia mengalahkan Kris yang tidak akan menghabisi tenaganya, kalau Kyungsoo meyerang kris dengan satu pukulan tepat mengenai kepala Kris, itu sudah jelas tak akan terpengaruh bagi Kris. Bagaimana tidak? Sudah jelas bukan? Kris dengan Kyungsoo memiliki perbedaan tinggi badan yang cukup jauh.

Kris yang melihat Kyungsoo yang sedang berfikir, ia melangkah mendekati Kyungsoo kemudian ia memukul Kyungsoo dipipi kirinya yang tak terlalu keras. Kris dengan cepat mengambil ancang-ancang kembali, yaitu dengan memegang kepala Kyungsoo dan mengarahkanya kebawah sehingga Kyungsoo kelihatan membungkukkan badannya, tak perlu lama bagi Kris mengarahkan lututnya ke wajah Kyungsoo saat ini.

Argh.. Kyungsoo menahan rasa sakit dibagian hidungnya dan ia berharap tulang hidungnnya tak patah. Kris yang melihat Kyungsoo menahan sakit, ia dengan cepat mengarahkan tendangannya tepat mengenai dada Kyungsoo, dan itu membuat Kyungsoo sedikit melayang dengan pukulan Kris. Kyungsoo jatuh dengan posisi punggungnya mengenai kursi bar -tak jauh diposisi Suzy- sehingga kursi bar itu bergeserdan kemudian jatuh.

Beat King - DKS (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang