Chapter 5

416 39 2
                                        

Mutar vidionya ketika ada kata pemberitahuan 'play' ya, biar ikut merasakan emosinya...

----------Φ-----------

Flashback on

Kyungsoo pov

Sangat melelahkan pulang sekolah hari ini. Bagaimana tidak! Aku ditunjuk untuk mengikuti olimpiade fisika tingkat sekolah didaerah tempatku tinggal, saingannya begitu berat ditambah lagi temanku yang juga mengikuti olimpiade bersamaku, yaitu Lisa.

Dia gila, benar-benar yeoja gila. Selama olimpiade berlangsung ia hanya menikmati perdebatanku dengan sekolah lain sesekali ia tertawa mendengar suaraku yang sedikit serak akibat flu. Dia hanya membantu tim dalam mencatat dan menertawakanku, gila memang!

Saat ini aku lagi berjalan menuju rumah bersama dengan dirinya -Lisa- karena rumahku dengan rumahnya bersebelahan, tetangga maksudnya. Sebenarnya aku tak ingin mengakui dirinya sebagai teman atau sejenisnya, karna ia orang gila yang selalu mengganggu hidupku dimana saja ia berada.

Dalam perjalanan pulangpun ia masih menggangguku, sesekali aku muak dengan tingkahnya seperti itu, maka tak segan-segan aku memukul kepala dengan tas ransel yang kusandang.

"Yak! Dyo-ya, bisakah kau bersikap lembut terhadap yeojachigu-mu sendiri?" Lihatlah! Bahkan ia berbicara layaknya orang gila yang teriak-teriak.

"Diam kau, atau aku benar-benar akan memutuskanmu detik ini juga!" Ujarku yang terus berjalan mendahuluinya.

Kalian berpikir aku berpacaran dengannya? Argh, itulah kenyataannya, kalau aku sedang berpacaran dengan orang gila seperti dirinya. Kalian kira aku yang menyatakan perasaan terlebih dahulu? Itu salah, dialah yang menyatakan perasaannya terlebih dahulu padaku.

Bolehkah aku memberitahukan satu rahasia? Aku tak tau perasaanku sebenarnya terhadap orang gila sepertinya, aku hanya menganggapnya orang gila yang selalu menghiburku dalam keadaan apapun. Kuharap kalian tidak akan beritahukan kepadanya, berjanjilah!

Oh tuhan, demi apapun ia kini menggandeng tanganku, dengan cepat aku melepaskan tangannya dari tanganku. "Kau gila, jangan sesekali menggandengku dijalan seperti ini." Bisa kulihat wajah bodohnya hanya cemberut, itu sangat lucu untuk dilihat.

Kamipun berjalan seperti biasa, ia mulai menggila sepanjang perjalanan, sampai akhirnya kita sampai didepan rumah masing-masing. "Bye-bye, Dyo-ah." Ujarnya sambil melambaikan tangan padaku.

"Ush ush ush, pergi sana!" Aku mengusirnya layaknya seperti kucing.

»»»»PLAY»»»»

Aku memasuki rumahku yang lumayan sederhana ini, suasana rumah begitu sepi tak seperti biasanya eomma yang menungguku diruang tamu pulang dari sekolah. "Eomma!" Aku berteriak dalam rumah sambil menuju ruang keluarga.

Tv menyala, berati eomma sedang menonton drama? Tunggu dulu! Itu bukan eomma, itu seorang namja yang sepertinya setahun lebih muda diriku. "Nuguseo? (siapakau?)" Ujarku sambil mengambil remot tv dari tangannya.

Seketika dia melihat kearahku sambil tersenyum lebar kepadaku. "Aaa, kau Kyungsoo bukan? Perkenalkan aku Sehun, Oh Sehun dan ak..."

"Dimana eomma-ku?" Ujarku yang memotong perkataannya.

"Eomma-mu? Aaa, dia berada didalam kamar." Aku langsung saja berlari menuju kamar orang tuaku. Aku ingin penjelasan dari eomma sendiri, tentang siapa namja yang berada dirunag keluarga yang seenaknya menonton disana.

Beat King - DKS (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang