Hari Sabtunya....
Severus POV
Aku terbangun jam 5 pagi tak kusangka perasaan ini masih ada saja, perasaan ini membuat ku menderita, aku pun mandi setelah itu turun melihat (Y/N) sedang menyediakan sarapan, dia tampak senang "Pagi Proffesor. Ini sarapannya" Sapanya "Ada angin apa yang membuatmu kegirangan?" Sangat jelas bahwa ia benar-benar senang "Tidak ada." Jawab (Y/N) "Baiklah Proffesor ayo kita makan." Dia pun memberikan 1 piring masakan, Suasana pun sepi, hanya terdengar suara piring, sendok dan garpu yang beradu, agar tidak sepi aku memulai percakapan "Kalau boleh jujur...., Rasa masakan mu itu seperti rasa masakan ibu ku." "Benarkah!?" Dia menjawab dengan antusias "Iya, jadi apa status mu dengan Mr.Malfoy?" Biar tidak sepi aku tanya apa yang ada di benak ku "Uwahh Proffesor.., Ku kira kau bukan orang yang tertarik drngan hal-hal seperti itu." Dia menjawab malu-malu tanpa melihat ku. "Kalau memang penasaran..., Dia hanya teman baik ku, tapi akhir-akhir ini dia bersikap aneh." "Aneh?? seperti apa?" Tanya ku lagi "Dia lebih sering memeluk ku, mengajakku jalan-jalan, bahkan dia menyempurnakan Patronusnya karena memikirkan ku, dia itu ada-ada saja." Sakit, Tiba-tiba hati ku sakit seperti tertusuk pisau dalam sekali. "Ternyata begitu." jawab ku biasa "Lalu Mrs.(Y/N) apakah sudah bisa menyempurnakan Patronum mu?" Tanya ku tegas "Huufftt... itu mantra paling susah, kau tahu proffesor mantra crusiatus lebih gampang di pelajari" jawab (Y/N) dengan wajah jengkel "Jadi maksudmu kalau menyiksa seseorang lebih gampang dari pada membuat dirimu sendiri bahagia?" Ku balikan kata-kata (Y/N) agar dia sadar "Bukan begitu, entahlah..., jujur hal yang paling membuat ku senang pun tidak membantuku sama sekali. Proffesor, apakah proffesor pernah menemukan seseorang yang paling Proffesor suka?" Kenapa dia bertanya ini "Tidak, tidak ada." Jawab ku bohong "Proffesor bohong..., Jelas banget kalau Proffesor bohong." Dia menjawab jelas dan tegas "Aku tidak pernah bohong." "Walaupun belum 1 minggu aku bersama proffesor, tapi aku tahu kalau proffesor penah 1 kali benar-benar suka dengan seseorang, sayang, bahkan tidak peduli bila harus mengorbankan nyawa proffesor untuk perempuan itu." Bagaimana dia tahu, apa yang di katakan (Y/N) itu 100% benar , karena tak mau ketauan aku tak menghiraukannya "Pasti kau bertanya-tanya aku bisa tahu? tenang tak akan ku beritahu siapapun, tapi aku tidak tahu siapa perempuan itu, yang jelas, Proffesor itu orang yang benar-benar tulus, selalu membantu orang lain secara diam-diam tanpa pamrih, tapi Proffesor tidak pernah di tolong oleh orang lain, mungkin pernah tapi sama Proffesor Dumbeldor atau Proffesor Minerva saja." (Y/N) menjawabnya dengan santai dan sedikit senyuman, setelah kita berdua selesai makan dia langsung pergi "(Y/N) Kamu mau kemana?" "Aku di ajak ke Hogsmad sama Draco." jawabnya "Baiklah, pulanglah sebelum jam 5, atau pintu ini akan ku tutup." Sebaiknya ku ikuti dia, dengar cerita tadi bahwa si Malfoy itu kelakuannya tiba-tiba berubah aku khawatir dengan (Y/N) "Baiklah, selamat liburan Proffesor" sapanya sambil melambaikan tangan. Setelah dia pergi aku langsung mengikutinya diam-diam
(Y/N) POV
"Draco." Sapaku "Kamu lama sekali sih." "Tadi aku sarapan dulu sama si Snape, aku juga tidak telat kok, janjiannya kan jam 9 dan ini masih jam 8.30." Jawabku sebal "Tetap saja..., aku menunggumu dari pagi dan lagi berduaan dengan Snape." Sepertinya dia cemburu "Selama ada program ini aku memang selalu berdua dengannya. Kamu cemburu Draco?" Jawab ku menyindir "Ce... Cemburu? kalau itu memang kenapa?" Jawab dia tegas, ku rasa tidak mungkin dia cemburu dia hanya sebal "Tidak apa-apa, lagi pula kamu kan teman baikku." ku jawab pertanyaan itu dengan santai "Sudah lah ayo berangkat." Draco menarik tangan ku dengan wajah sebal
######
Sesampainya di sana kita langsung membeli coklat dan butter beer "Kita makan di tempat kesukaan ku saja ya." ujar Draco. Dia mengajak ku menjauh dari keramaian sampai hanya ada kita berdua di sana, duduk berdampingan layaknya seorang pasangan, sambil berbincang tentang segala hal..., Draco tiba-tiba mengganti topik pembicaraan "(Y/N)..," Kata Draco sambil memandang dan mengelus pipiku, apa yang mau dia lakukan pikirku.... Lalu tak lama bibir kami pun bertemu, Draco secara langsung mencium ku, dia mengenggam tangan ku, aku tidak bisa melepaskannya, Apa-apaan ini dia sahabat ku kenapa dia melakukan ku seperti ini "A..., Apa yang kamu lakukan...". Aku mulai menangis perlahan, Draco mendekat dan "Aku suka padamu sejak dulu, tak ada yang bisa membuatku se-senang ini bila bersama mu.., maaf aku menciummu tiba-tiba, hanya saja..., Aku ingin melakukannya dari dulu aku... benar-benar...". Tak kuat mendengar ucapannya aku langsung pergi berlari meninggalkannya dan menuju menara astronomi. Tak ku sangka saat berlari menangis seperti itu..., aku berpapasan dengan Proffesor Snape, tapi aku tak menghiraukannya, aku terus menangis dan berlari
NEXT
KAMU SEDANG MEMBACA
My Recentful Teacher
Fan-FictionSaat masuk tahun ke-4 ku di Hogwarts ternyata kementrian melaksanakan program baru yang di sebut asisten Proffesor, nah... murid tahun ke-4 lah yang di pilih dan disuruh mengikutinya, kalau tidak murid itu tidak akan naik kelas. Aku pun terpilih m...
