#10.Coklat

45 13 9
                                    

[20.42]Viona Aqila: ngeselin lo,eh ngomong ngomong soal dimas,tadi dia abis nembak gue taugasi,menurut lo terima jangan ya?

[20.45]Kerrel A: kok nanya gue,ya itusih terserah lo lah kan lo yang ngejalanin nantinya.

Jadi dimas udah nembak dia..

Entah mengapa mengetahui itu perasaanya mendadak resah, ia tidak tahu mengapa tiba-tiba muncul perasaan tidak enak seperti ini.

"Ahhhh.."Kerrel mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.

"sebenernya gue kenapa?" tanyanya pada dirinya sendiri,masih dengan posisi merunduk.

Apa iya gue....tertarik sama dia?

***

Hari yang ditunggu telah tiba. Hari ini ia akan berlomba baris berbaris di balai kota. Lomba yang diadakan setiap tahunnya oleh pemerintah untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Tepatnya pada tanggal 17 Agustus.

"sarapan dulu baru berangkat." ucap Kevin di ambang pintu kamarnya.

"siapp boss" jawab Viona sembari memberi hormat.

Kevin pun meninggalkan Viona yang masih berkutat dengan barang barang yang akan ia bawa untuk lomba nanti siang.

"yes im readyy!" ucapnya memberi semangat pada dirinya sendiri sembari menatap cermin di kamarnya.

Viona segera bergegas turun dan menuju meja makan yang telah diisi oleh ayah, ibu ,dan kakak lelaki nya.

"Dianter sama siapa?abang?" tanya ayahnya sembari menyesap kopi hitamnya.

Viona mengangguk seraya mengunyah roti selai strawberry kesukaanya,ia oun melirik jam dinding du dekat meja makan.

"Bang,ayoo nanti vio telat lagi." ajak Vio sembari meraih barang bawaannya.

"Ma,Pa, Kevin berangkat ya." ucap Kevin seraya salim kepada kedua orang tuanya.

"Vio berangkat yaaa doain lancar." ucap Viona sembari melakukan hal yang sama.

"Pasti dong,abang tiati,jangan ngebut."jawab Mama Viona lembut.

Setelah salam,keduanya pun melenggang meninggalkan ruang makan menuju halaman rumahnya yang sudah terparkir motor matic  kesayangan Kevin.

Tak perlu waktu yang lama, cukup 15menit mereka telah sampai di SMA Pelita. Viona harus datang ke Pelita karna ia dan pasukan pun harus mengibarkan bendera Merah Putih dalam upacara Hari Kemerdekaan ini.

"Qi,nyubuh bangetsi lo dingin taugasi." keluh Kevin dengan kedua tangannya memeluk badannya.

"Lu kaya baru pertama nganter gua lomba aja bang,dah ah gue masuk ya ,tiati lu."

Kevin memanyunkan bibirnya dan melajukan motornya kembali.

***

"Tas make up gue dimana woy?!"

"Ehh itu ambilin eyeliner dong."

I choose, Kerrel.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang