Part 6

3.6K 127 7
                                        

''Terserah kau saja.'' ucap Justin lirih

''Baiklah, aku akan meminta sopirmu untuk membelikan bubur untukmu.'' ucap Alexa dan langsung berlalu pergi meninggalkan Justin yang masih merutuki kebodohannya beberapa hari yang lalu.


________________________

Author POV

Setelah meminta sopir untuk membelikan bubur, Alexa kembali menemani Justin di kamarnya.

''Al...?'' panggil Justin

Alexa hanya menatap Justin dengan tatapan bertanya tanpa mengeluarkan sepatah katapun.

''Maafin aku... Aku tau aku salah. Seharusnya aku tidak meragukanmu. Seharusnya aku mempercayaimu. Aku berjanji, aku tidak akan lagi meragukan cintamu. Aku janji.'' ucap Justin

Alexa menunduk lalu menghela nafasnya. Setelah itu, ia kembali menatap Justin.

''Jangan membuat janji yang tidak bisa kau tepati. Aku tidak memaksamu untuk mempercayaiku.'' ucap Alexa

''Aku bisa menepatinya. Sungguh. Kumohon maafkan aku.'' ucap Justin menggenggam tangan Alexa

''Sudahlah Just, tidak perlu dibahas lagi.'' ucap Alexa

''Tapi...''

Tok tok tok

Suara ketukan pintu itu berhasil menghentikan ucapan Justin, membuat Alexa melepaskan tangannya dari genggaman Justin, dan membuat Alexa pergi meninggalkan Justin.

Setelah beberapa saat, Alexa kembali duduk di sisi ranjang Justin dengan membawa satu porsi bubur di tangannya.

''Itu tadi sopirmu. Dia mengantarkan bubur ini untukmu, jadi makanlah!'' ucap Alexa sambil meletakkan bubur itu ke atas nakas.

''Tidak mau.'' tolak Justin

''Tapi kenapa?'' tanya Alexa bingung

''Karena kau tidak mau memaafkanku, jadi aku tidak mau memakan bubur itu.'' jawab Justin.

''Tapi kau harus makan agar bisa minum obat.'' ucap Alexa

''Sudah kubilang aku tidak mau makan. Biar saja aku mati kelaparan. Lagipula kau juga tidak peduli.'' ucap Justin angkuh

''Bagaimana bisa kau bilang aku tidak peduli? Kalau aku tidak peduli padamu, aku tidak akan repot - repot kesini untuk merawatmu.'' ucap Alexa mulai terpancing emosi

''Jadi kau merasa direpotkan dengan datang kesini?'' tanya Justin nyolot

''Bukan begitu... Aaarrghh Kau ini menyebalkan sekali!'' teriak Alexa dengan suara cemprengnya.

''Hey! Jangan berteriak! Suaramu itu seperti suara kucing yang terjepit pintu.'' ucap Justin

''APA KAU BILANG?! Suaraku itu sangat merdu, tidak seperti suara kucing terjepit!'' elak Alexa

''Ya merdu, Merusak Dunia.'' ejek Justin

''KAU INI!!'' kesal Alexa dan langsung memukuli Justin dengan kedua tangannya.

Justin yang menerima serangan bertubi - tubi langsung menaraik tangan Alexa. Karena posisi Justin yang sedang berbaring, akhirnya tarikan itu membuat Alexa jatuh diatasnya. Dengan posisi wajah berhadapan dengan jarak yang sangat dekat.

Lalu Justin melingkarkan tangannya memeluk pinggang kekasihnya itu.

''Aku senang Alexaku sudah kembali. Kau tau? Aku sangat tidak tahan dengan sikap dinginmu padaku tadi. Aku sangat merindukan omelanmu, teriakanmu, bahkan pukulan - pukulan kecil yang kau berikan padaku menggunakan tangan mungilmu. Sungguh, aku sangat merindukanmu. So, forgive me?'' ucap Justin dengan sangat lembut membuat semburat merah muncul di pipi putih Alexa.

Alexa langsung melingkarkan tangannya di leher Justin, membalas pelukan pria itu lalu menelusupkan kepalanya di dada bidang sang kekasih untuk menyembunyikan semburat merah di pipinya yang tak mau hilang.



















Itu adalah kode cewek, yang artinya YA.
















___________

Pendek yaaa...? Emang :v

Mau protes? Silahkan... :v

Don't forget to vote and comment..
Don't be silent readers okay? :)

CHILDISH (Justin Bieber Love Story)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang