_SERI NASEHAT & TAZKIYATUN NUFUS_
" JANGAN MARAH, BAGIMU SURGA.. KARENA DENDAM BERASAL DARI SAKIT HATI"
DENDAM adalah sebagai akibat "SAKIT HATI" yang dipelihara,dan berkesinambungan,
Yang melakukan perbuatan ini "akan menghanguskan amal atau pahala seseorang dan kesengsaraan bagi dirinya berupa ketidak tenangan dan ketidak tentraman hidup."
"Karena seseorang yang menaruh dendam dan sakit hati"
→ _akan membiarkan perasaan-perasaan negatif memenuhi hati menjadikan diri tidak tenang, tersiksa yang dipenuhi rasa marah, benci dan berakibat serta mendorong timbulnya penyakit._
Dendam sudah berwujud pada :
>> _mendoakan keburukan dengan kalimat buruk_
>> _tindakan untuk membalas orang lain yang menjadi kebencian dan kedengkiannya._
>> _merasa paling benar._
Bila dendam ini menyangkut dua pihak dan jika dibiarkan maka akan melahirkan sikap permusuhan yang tiada habisnya, saling membalas, saling mencari sekutu sehingga menjadi konflik terbuka.
*Bila dilakukan dendam itu dengan orang yang lebih lemah, itu akan berwujud :*
1. tindakan semena-mena,
2. apapun akan dipandang jelek baginya
3. Suka mengejek dan mentertawakan,
4. membuka aibnya,
5. meniadakan dan menghasut orang lain untuk mengikuti membencinya* sehingga cenderung menjadi tindakan aniaya.
▶ Bila sebaliknya dihadapkan pada pihak yang sepadan atau lebih kuat, sangat mungkin terjadi "tindakan saling balas, saling mengambil kesempatan untuk melepas kebencian, melepaskan intrik, konspirasi untuk saling menghancurkan."
_Lamanya dendam serupa ini juga tidak jelas kapan redanya,_ *bila masing-masing pihak merasa benar, tidak ada yang mau mengalah dan memaafkan,* maka dendam akan membuat penyakit hati.
"BERMULA DARI MARAH"
Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehatkan,
إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ، فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ وَإِلَّا فَلْيَضْطَجِعْ
"Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk."
"Karena dengan itu marahnya bisa hilang."
*Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur.*
(HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).
Rasulullah bersabda,
لا تغضب ولك الجنة
*“Jangan marah,bagimu surga.”*
(HR. Thabrani dan dinyatakan shahih dalam kitab shahih At-Targhib no. 2749)
→ Jaminan yang luar biasa.
→ Surga.. dihiasi dengan berbagai kenikmatan, bagi mereka yang mampu menahan amarah.
→ Semoga ini bisa memotivasi kita untuk tidak mudah terpancing emosi.
Republished By: *Ukhuwah Fillah*- Dakwah Untuk Umat diatas Manhaj Salaf
🔊Silahkan berbagi
"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).*
Via Wa >> Berbagi faedah>>
Repost Ukhti dhe jee>> Jazakillahi khoiron katsiran ilmunya
KAMU SEDANG MEMBACA
Mutiara islam
روحانياتBuka aja dulu ... Siapa tau bermanfaat #MediaBerbagiIslam #Proudtobemuslim #IslamItuIndah
