should i shocked or not?

21.3K 3.1K 734
                                        

"Guanlin kecelakaan!"

"HAH??"

Gue kaget dan ngelempar hp gue ke meja. Tangan gue tiba-tiba gemeteran. Seonho ngambil hp gue terus ngaktifin loudspeaker.

"Lu ngomong apa tadi? Ga kedengeran, lagi mesra-mesraan sama Natty."

"Guanlin kecelakaan, tolong ke rumah sakit sekarang!"

Panggilan terputus.

Gue, Seonho dan Natty dalam mode panik-shocked-hah.

Tangan gue masih gemeteran. Gue ngusap muka gue kasar sambil ngehela nafas kasar.

Haruskah gue datang ke rumah sakit sementara gue ga ada hubungan apa-apa sama Guanlin?

"Kita harus ke rumah sakit!!!" Seru Seonho

"Kita harus ke rumah sakit!!!" Seru Seonho

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Yaudah ayo!"

Gue dan Natty udah bangun dari kursi. Tapi ga dengan Seonho.

"Ayo Ho, ngapain masih duduk?" Tanya Natty

"Burgernya masih sisa ntar rugi." Jawab Seonho sambil makan burger.

---

Sampai di rumah sakit, gue langsung masuk sambil lari ninggalin Seonho dan Natty yang masih di luar. Tadi gue sempat nanya ke suster yang lewat, Guanlin lagi di ICU.

Iya sekarang gue akui.

Gue khawatir sama Guanlin.

"Din sabar, Astaghfirullah."

Seonho berhasil ngejar gue dan nahan tangan gue. Gue berhenti lari.

"Gue tau lu khawatir tapi ini tuh tempat umum. Ntar lu dikira perampok." Ujar Seonho

Dan tangisan gue langsung pecah. Seonho dan Natty meluk gue sambil nenangin gue.

Gue berusaha ga mikir tentang masalah gue benci sama Guanlin. Gue singkirin pikiran itu. Gue harus positif thinking kalau Guanlin ga bakal kenapa-napa.

Setelah tangisan gue mereda, kita bertiga jalan ke ICU. Di depan ICU, gue ngeliat Jinsol lagi jongkok dan nutupin mukanya.

"Lu ngapain jongkok? Boker?" Tanya Seonho ke Jinsol.

Jinsol ngangkat kepalanya. Mukanya basah karena air mata. Jinsol masih nangis.

Saat itu juga gue ngerasa hal yang aneh.

"Gimana Guanlin? Ga kenapa-napa kan?" Tanya gue panik.

"Iya dia ga kenapa-napa, tap-"

"Gue mau masuk. Gue dulu yang masuk." Ucap gue memotong ucapan Jinsol.

"Jangan!"

Jinsol nahan tangan gue yang pengen masuk ke dalam. Gue natap Jinsol heran.

"Lu ngelarang gue karena Guanlin itu pacar lu? Please be smart. Status gue tuh sahabat kecilnya Guanlin dan gue berhak buat khawatirin dia." Ucap gue

Lai Guanlin ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang