tears call

20.4K 3.2K 287
                                        

"Ihhhh udah kenapa sih???"

Gue ngegerutu kesal sambil ngeliatin Seonho yang lagi sibuk mainan game di timezone sama Natty.

Emang Seonho ngajak gue jalan-jalan, tapi bareng Natty. Alasan Seonho ngajak gue jalan soalnya kalau dia berduaan sama Natty nanti yang ketiganya setan.

IYA INI GUE SETANNYA BLEGUG SIA. ^_^

"Nih pegangin."

Seonho ngasih boneka besar ke gue.

"Wah buat gue nih? Makasih Seonho uncchhh." Seru gue

"Ih geer banget lu. Itu punya Natty."

Ho, tau anjing ga sih? ^_^

Gue mendengus kesal dan masih setia ngeliatin mereka berdua. Natty tadi bilang, sebenarnya dia agak ga enak sama gue karena Seonho nganggep gue ga ada disaat mereka jalan berdua.

YA IYA ADUH NATTY AKU PADAMU.

Ga salah sih Seonho suka sama cewe kaya Natty gini. Natty tuh kalem, ga bawel kaya Herin, dan ga peduli kalau Seonho ribut.

Bukannya gue bedain Herin sama Natty, cuma kan emang kepribadian mereka berdua tuh kan beda.

Duh Ho, udah ya jangan ganti pacar lagi.

"Yang ini buat lu." Ucap Seonho

Seonho ngasih boneka ke gue. Iya boneka. Boneka kecil yang ada tempelannya buat di kaca tuh.

Wah aku tercyduck padamu Ho.

Habis dari timezone, Seonho ngajak makan ke KFC. Sepertinya Natty belun tau sifat asli Seonho disini hehe.

Kita bertiga ngantri. Dan begitu giliran kita, Seonho sebagai perwakilan ngomong ke kasir.

"Super besarnya 3. Udah itu aja." Ucap Seonho

ALHAMDULILLAH YA.

TERNYATA SEONHO CUMA PESAN SATU DOANG. ^_^

"Sama O.R burgernya empat ya."

Ga jadi.

"Buat siapa burgernya Ho?" Tanya Natty ke Seonho.

"Gu ..."

Natty natap Seonho penasaran, sedangkan Seonho gelagapan mau jawab apa, dan gue cuma nahan ketawa aja.











"Buat Guanlin! Iya Guanlin! Dia nitip ke gue hehehe."

Anjing.

Ngapain lu nyebut nama dia, ayam?

Gue natap Seonho tajam dan Seonho cuma ngeringis sambil senyum-senyum doanh.

Dan seketika mood gue buat makan hilang

Seonho sama Natty udah makan makanan masing-masing, tapi gue cuma ngeliatin mereka aja dan ga berniat untuk makan.

Gue tuh ga mau ingat dia lagi tapi Seonho malah nyebutin nama dia dengan polosnya.

Masih gue liatin.

"Bentar ya, gue mau beli Mocha Float dulu."

Seonho bangun dari kursinya terus balik lagi ke kasir.

"Seonho banyak juga ya makannya." Ujar Natty

Ya iyalah. Makan burger aja tiga.

"Iya." Balas gue

"Kenapa ga dimakan?" Tanya Natty

"Ga deh, gue ga mood." Tolak gue

"Lagi ga mood ya karena tadi Seonho ngomong buat siapa tuh? Gulali? Kongguan? Kuali? Siapa buset dah."

Ya terpaksa harus gue sebutin namanya.

"Guanlin." Koreksi gue males.

"Gue paham kok situasi kalian berdua gimana."

"Lu paham darimananya?"

"Seonho cerita tentang lu berdua."

SEONHOOOOOOOO.

Emang ya tuh congor ga bisa banget ga bocor.

"Emang ga salah sih kalau kalian udah sahabatan dari kecil dan salah satu dari kalian ada yang suka. Tandanya tuh kalian udah nyaman satu sama lain." Ucap Natty

"Tapi aneh kan kalau dia tiba-tiba minta maaf sementara dia yang pertama kali mulai masalahnya?" Kata gue

"Karena dia ngerasa kalau sesuatu yang penting dari hidupnya ada yang hilang, dan itu lu. Dia butuh lu." Jelas Natty

Seketika mood gue balik lagi.

Apakah Natty seorang nextnya kak Minhyun?

Gue makan. Selesai makan, gue ngecek hp gue.

"Ebuset!" Seru gue

"Kenapa kenapa kenapa?" Tanya Seonho

"Masa Jinsol nelponin gue sampe 30 kali di line?" Tanya gue ga percaya

Ngapain juga Jinsol harus nelponin gue? Dia punya pacar kok malah nelpon gue?

Jinsol suka sama gue?

Heol lesbi dong.

"Telpon balik aja, siapa tau ada apa-apanya." Sahut Natty

"Kalau penting juga dia nelpon lagi." Balas gue

Dan ga berselang lama, Jinsol nelpon gue lagi. Gue ngangkat telponnya.

"Halo?"

"..."

"Halo?"

Padahal sinyalnya bagus kok ga ada suara?

"Woy."

Bukannya ngejawab, gue malah ngedenger suara isakan di seberang sana. Gue otomatis ngaktifin speaker siapa tau suara isakannya cuma bayangan gue.

Tapi suara isakannya terus kedengeran. Seonho sampe merinding.

"Kalau lu nelpon gue cuma buat nangis, gausah nelpon jing."

"..."

"Gue tutup ya."

"T-Ttunggu!"

"Lu ada dimana?"

"Kenapa lu ngurusin urusan gue? Urus sana pacar lu!"



















"Guanlin kecelakaan!"

•••

Dan seketika berubah jadi angst
Maaf yaaa lama update:(
Btw cerita ini masih lama endnya wkwkkw
Apakah dipercepat saja endnya?

Lai Guanlin ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang