part 2

117 7 0
                                    

Untuk seluruh KM dan wakilnya kelas XI ,harap kumpul diaula,sekali lagi untuk seluruh KM dan wakilnya kelas XI,harap kumpul diaula,terima kasih."

Begitulah yang diumumkan (entah oleh siapa) yang suara nya menggema keseluruh ruang sekolah, yang berhasil membuat seluruh KM dan para wakil KM kelas XI berhamburan keluar kelas dan menuju aula

"Mampus kamu sil,pasti kasus tuh." ledek ihsan teman sekelasnya

"Haha,kasus seorang Silvi bu KM XI Ips 2 kira-kira kasus apaan nih?" tambah Ridwan semakin mengolok-olok Silvi

"Pasti kasus aneh tuh,semua orang kan tau sifat bu KM kita ini,agak gesrek." tambah seseorang dari belakang yang tak terlihat rupa hanya suara cempreng nya saja yang berhasil membuat seluruh teman-teman sekelasnya tertawa,ya.. Pasti itu suara Rayhan.

"Sssttt,berisik!!!! Udah ngeledeknya udah? Sok tau banget sih,gimana kalo dipanggil tuh karena aku dapet penghargaan siswi teladan,gimana!! Nyesel kalian ledekin aku." jawab Silvi,selain punya sifat ceroboh,tingkat PD nya juga sangat tinggi.

"wadoh,bu KM kita nih ngambek,jangan ngambek dong bu,dannn..... Ridwan sengaja menggantungkan kalimatnya, "Jangan over PD!!!" lanjutnya sambil tertawa

"Ahhhhh udahlah, pusing aku nanggepin nya,mending aku cepet keaula." kata Silvi sambil berlari keluar kelas

Tetapiiii....

Dia berbalik lagi.....

Belum sempat yang lain bertanya kenapa ia balik lagi,ia langsung nyerocos

"Oh ya lupa,kan wakilnya juga. Ayo Lin,buruan!!!!"

"wait Sil,aku masukin alat tulis aku,takut tiba-tiba hilang dan ga kembali,tau sendiri kan kelas ini banyak tuyul pulpen." kata Lina,wakil KM kelas XI Ips 2 sambil membereskan alat tulisnya.

"Aduh lupa!! Din, tolong beresin alat tulis aku dong,tar diambil tuyul pulpen,aku gaada stok pulpen lagi,itu terakhir." teriak Silvi pada Dina (teman sebangkunya)

Sebelum sempat Dina menjawab....

"KM dan wakil KM kelas XI Ips 2 harap cepat mendatangi aula." kata pengumuman itu,lagi...

"Tuh kan udah dipanggil lagi,ayok cepetan Lin,tar dihukum gimana? Malu maluin banget!" teriak Silvi,dan yang dituju hanya manggut-manggut sambil berjalan cepat ke arahnya

"Yaelah,biasa malu maluin juga Sil,so pemaluuu!!!" teriak Ihsan dikelas,yang dijamin tidak akan terdengar oleh Silvi,karena ia sudah berlari jauh bersama Dina kearah aula

Teman-teman kelas yang lain pun hanya geleng-geleng kepala sambil tertawa,mengingat tingkah bu KM nya

Sesampainya di aula.....

"Baiklah,anak-anak. Karena semuanya sudah kumpul,saya selaku pembina osis akan mengumumkan bahwa kalian wajib masuk osis." umum bu Maya,yang memang pembina osis

Serentak semua terdiam,ada yang tidak mau,ada yang senang,ada yang gengsi,ada yang malas,dan ada yang B aja,tapi mau tidak mau ya mereka tetap diwajibkan untuk mengikuti osis.

Cewe cantik,postur tubuh yang tidak terlalu tinggi,putih pucat,dan bibir mungil mengangkat sebelah tanganya,dan memperkenalkan dirinya setelah dipersilahkan oleh Bu Maya pembina osis disekolah ini

"Ya,kamu ada apa?" tanya Bu Maya

"Saya Dinda,wakil KM kelas XI Ipa 1. Saya mau bertanya, kenapa seluruh KM dan wakil kelas XI diwajibkan mengikuti osis?." tanya perempuan cantik itu

"Begini Dinda,berhubung angkatan osis tahun ini yang naik kelas XII akan menghadapi ujian,tidak diperkenankan mengikuti kegiatan apapun,jadi mereka akan turun jabatan dan fokus untuk belajar menghadapi ujian nasional." jelas bu Maya

Who my Prince?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang