If this is what it takes
Then let me be the one who bear the pain
🎶
"Kak, lo udah di mana? Gue sama temen gue udah lama banget nungguin lo." Aku berdecak dan sedikit kesal karena teman se kelompokku harus menunggu lama karena kakakku sedang membeli peralatan membuat lampu.
"Adoohhh.. Udah 1 setengah jam berlalu, Ra. Gue gak mau pulang lama," kata Angga.
"Gimana kalo besok aja, Ra? Kan di kumpul masih lama," lanjut Alysa.
"Gue sih gak masalah nungguin kak Denis," kata Farrah tersenyum genit.
"Oh." Balas Jaka.
"Ah oh ah oh ae lu." Kata Farrah memukul kepala Jaka.
"Udah udah. Yaudah deh, biar gue nunggu kakak gue di sini. Besok kita kerja kelompok nya di rumah gue aja pulang sekolah." Ucap ku.
"Yessss.. Siap, Ra. Besok di rumah lo." Ujar Farrah girang.
"Banyak-banyak bikin snack ya, Ra. Hehehe." Angga tertawa.
"Iya deh, hehehe."
"Yaudah, sekarang udah jam 16:30, gak papa kan gue tinggal? Nanti gue di marahin bunda." Kata Alysa pamit.
"Iya nih, gue mau warnet nih, pengen war sama anak tetangga." Ujar Jaka lagi.
"Yaudah deh."
"Gue sini aja sama Ara." Sial! Farrah ingin dengan ku. Aku sangat canggung berdua bersama nya.
"Yaudah ya, Ra, Rah. Jangan berantem." Ujar Jaka dan mereka semua pergi menyisakan aku dan Farrah dengan keadaan awkward yang menyesakkan.
Aku pura-pura mengecek sesuatu di hpku, sedangkan Farrah duduk di bangku di belakangku dan memainkan hp nya juga sepertinya.
"Ra!! Kenapa belum pulang?" Tanya hantu Fajar dan Devi.
Aku hanya menggeleng sambil tersenyum.
"Itu kan musuh kamu, dia mau ganggu kamu lagi?"
Aku menggeleng sambil mengisyaratkan agar mereka tidak mengganggu Farrah.
"Kenapa gitu?" Tanya hantu Devi.
Aku hanya menggeleng sambil tersenyum.
"Ra, kok lo dari tadi geleng-geleng, ngangguk-angguk sih?" Tanya Farrah.
"Ehh.. Gapapa kok, Rah." Aku tersenyum.
Aku lalu menelepon kakakku segera.
"Halo, Lo dimana sih kak? Temen gue udah pada pulang tau gak!"
"Lo sama siapa dong? Ini gue otw."
"Sama Farrah. Lo cepetan dong."
"Oh si caper. Iya iya otw adekku sayang."
Aku mematikan hp ku.
Aku melihat Ares lewat tiba-tiba dari pintu kelas ku, padahal semua orang sudah pulang. Beberapa detik kemudian, aku melihat Gladys mengikuti nya, tapi Gladys tidak melihatku.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Lonely Princess
Fiksi RemajaTamara adalah gadis Indigo yang penyendiri, kesepian dan pendiam di sekolahnya. Walaupun di rumah dia sangat di manjakan orangtua dan kakaknya yang bernama Denis. Namun tidak di sekolah. Tidak ada yang mau menjadi temannya, hanya seorang hantu yan...
