2 hari berlalu. Kise masih berada di rumah Aomine, dan masih mendiamkan Aomine.
"Kise apa yang sebenarnya terjadi denganmu? Kau mendiamkan ku terus" tanya Aomine yang mulai dengan dengan Kise yang terus diam.
Kise hanya menatap Aomine lalu kembali melamun.
"Hah" Aomine menghela napas dan meninggalkan Kise sendirian.
Aomine tak ingin mengambil pusing dengan Kise. Menurutnya Kise sangat kekanakan. Dan disinilah Aomine, di ruangan khusus yang penuh dengan koleksi Mai-chan.
Majalah, poster, bantal, guling, semuanya serba Mai-chan.
Ruangan yang tidak boleh seorangpun boleh masuk. Tapi Kise mengetahui perihal ruangan itu.
Aomine membuka majalah Mai-chan dan berusaha membayangkannya. Tapi yang muncul justru bayangan si pirang berisik itu.
"Kise, berbicaralah padaku!!!" bentak Aomine. Kise hanya kaget saja, lalu kembali melamun.
"Jangan bersikap seperti itu, kalau kau tidak berbicara bagaimana aku tahu apa yang terjadi padamu?" ucap Aomine.
"Apa ini karena kejadian tempo hari bersama Kagami?" lanjut Aomine.
Mendengar nama itu Kise menoleh ke arah Aomine.
"Aomine-cchi jahat" gumam Kise.
"Hah?" bingung Aomine.
"Aomine-cchi tidak mencintaiku, Aomine-cchi lebih menyukai Kagami-cchi" lanjut Kise.
"Jadi benar ini karena Kagami? Bukankah-"
"Aomine-cchi tidak peka, bisa-bisanya selingkuh dan lagi bukannya menghibur Aomine-cchi malah bersenang-senang dengan Mai-chan itu" teriak Kise kesal.
"Hah?" lagi-lagi Aomine bingung. Ke-aho-annya sungguh membuat Kise jengkel.
"AHOMINE-CCHI" teriak Kise marah karena kebodohan Aomine.
"Sudahlah, kita bicarakan setelah makan malam, aku akan membeli makanan dulu" ucap Aomine mengakhiri.
Kise tertegun melihat Aomine, bukannya menyelesaikan masalahnya dulu, malah memilih pergi. Sungguh tidak peka.
Karena marah, Kise menuju kamar khusus milik Aomine.
Dia melepas semua yang berbau Mai-chan. Semua Kise singkirkan dan menggantinya dengan serba dirinya.
Poster, majalah, foto ukuran besar, bantal guling lengkap. Semua yang tadinya berisi Mai-chan berubah menjadi Kise.
Kemudian menyembunyikan serba Mai-chan di dalam kotak di bawah kasur. Setelah itu Kise menuju belakanh rumah dan membakar beberapa sampah.
Tak lama Aomine datang, dia sedikit heran dengan kamar khususnya yang sedikit terbuka.
Aomine membukanya dan terkejut dengan isinya.
"Apa?" gumam Aomine.
Emosi Aomine memuncak melihat koleksi Mai-chan nya berganti menjadi Kise. Segera Aomine mencari Kise.
Aomine menemukan Kise di belakang rumah sedang membakar sesuatu.
Aomine terbelalak. Ia berpikir Kise membakar semua koleksi Mai-chan.
"APA YANG KAU LAKUKAN?" teriak Aomine keras membuat Kise terkejut dan segera menoleh.
"Aomine-cchi" panggil Kise lalu tersenyum.
Aomine bukannya membalas senyumnya, malah menarik Kise dengan paksa ke kamarnya.
Aomine menghempaskan tubuh Kise ke ranjang lalu menindihnya.
"Aomine-cchi" panggil Kise.
"Apa yang kau lakukan dengan koleksi Mai-chan ku? Kemana semua koleksinya?" tanya Aomine dingin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ao-Ki-Se - Complete
Fanfickurobas ©Tadatoshi Fujimaki alur punya saya . . Kise Ryouta, pemuda pirang yang selalu ceria, mengagumi sosok rekan tim basketnya semasa SMP, Aomine Daiki. Sosok kagum yang berubah menjadi rasa cinta. Tak ada yang tahu hubungan mereka, semua beg...
