3. Makhluk Mistis Pt. 2

8.6K 730 23
                                        

"Jangan!",

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Jangan!",

Masih di dalam Gua didalam hutan Bing, dipuncak gunung Bing. Si pria putih berteriak karna Mingyun yang mencoba untuk menengahi antara pasukan manusia yang diyakininya adalah pasukan dari kerajaan Da yang dikirim oleh Pangeran Da Huohong untuk mencari dirinya.

"Kenapa?! Aku hanya ingin melakukan apa yang seharusnya ku lakukan..", Mingyun memprotes larangan dari si pria putih didepannya.

"Kau bukan siapa-siapa bagiku jadi kau sama sekali tidak punya hak untuk mengaturku!", Pekiknya melanjutkan protesnya yang ternyata belum juga berakhir ataupun selesai.

"Lagipula--", Sambungnya lagi untuk ketiga kalinya. "Ini adalah satu-satunya cara, mereka datang karna diriku, mereka telah membunuh begitu banyak kelompokmu..", Jelasnya yang sepertinya mengakhiri protes panjangnya pada pria dihadapannya itu yang mana hanya bisa terdiam dengan aura hitam menutupi sekitarnya.

"Bagaimana--", Pria putih itu berujar. Baik Mingyun juga Penasehat Ma sama-sama menoleh kearahnya. "Bagaimana jika mereka bukan datang untuk membawamu pulang? Bagaimana jika mereka datang untuk membunuhmu..?", Lanjutnya masih dengan wajah tertunduk suram.

Mingyun terdiam, tidak tau apa yang harus diucapkannya untuk membalas ataupun membantah pernyataan dari pria itu. Ya, yang bisa dilakukannya hanya diam tanpa bicara sepatah katapun. Meski hatinya berkata untuk tidak mempedulikan ucapan si pria putih dan melakukan apa yang sudah diputuskan pada awalnya, yaitu menengahi pertempuran sadis ini.

"Yang Mulia, Gerbang utama sudah hancur..", Lapor orang yang di yakini adalah salah satu prajurit dari istana Bing yang menjadi tempat Mingyun terbangun dari pingsannya pada beberapa saat yang lalu.

Mingyun kali ini memandang pria putih itu lurus, dengan tatapan serius. "Kenapa mereka memanggilmu 'Yang Mulia?' Bahkan penasehat Ma juga..", Ujarnya sudah tidak bisa membendung rasa penasarannya didalam hati. Tatapannya masih tetap teguh pada si pria putih yang saat ini ditanyainya, begitu juga dengan sang pria yang membalas tatapan Mingyun dengan tatapan datar.

Penasehat Ma menarik Mingyun mengikutinya, menjauh dari pria putih yang terlihat marah. 'Nona, begini. Pria yang berdiri disana itu adalah Raja kami, Raja Shi, sang Raja Singa..' Penasehat Ma berbisik pada Mingyun yang nyaris memekik terkejut, mulutnya tertutup rapat bahkan sengaja dirapat-rapatkannya.

'Kau serius???' Balas Mingyun setengah berbisik tidak percaya pada Penasehat Ma yang hanya mengangguk-angguk kemudian diikuti Mingyun yang juga mengangguk mengerti.

Tatapan tajam dan dingin Raja Shi yang menyeramkan mampu membuat dua orang yang tengah berdiri dipojokkan untuk menghindari kemarahan Raja Shi sendiri merinding. Belum lagi dinginnya gua membuat bulu kuduk siapapun akan terbangun dan berdiri,

"Ahahaha, Ya-- Yang Mulia Shi. Maafkan aku, aku tidak tau kau adalah Raja disini. Maafkan kata-kata kasarku tadi..", Celoteh Mingyun meminta maaf berharap pria yang ternyata adalah seorang raja. Pemilik tempat yang lebih mirip gua dari pada istana yang dinginnya bukan lagi bisa diremehkan. Raja Shi tidak bergeming sama sekali. Tatapannya dialihkan kembali pada prajurit yang berdiri dibelakangnya,

[COMPLETE] Lion King's HeartCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang