4. Lamaran

7.9K 691 21
                                        

Sepanjang perjalanan kembali ke istana Da, Mingyun tidak berbicara sedikitpun meski Pangeran Da Huohong, putra mahkota telah mengajaknya berbicara terus-terusan, entah itu untuk protes tentang ayahandanya yang membuang Mingyun ke hutan Bing ataupun tentang perburuannya terhadap para singa tadi.

"Mingyun, Kau kenapa?", Pangeran Huohong heran dengan sikap sang adik. Kepalanya dimiringkan demi menyamakan posisi dengan Mingyun yang tertunduk.

"Kalau ada masalah katakan pada kakak..", Lanjutnya melihat sang adik sama sekali tidak merespon dan justru hanya diam.

Barulah selang beberapa saat, Mingyun mendongakkan kepalanya. Menoleh dan memberi tatapan lurus pada Pangeran Huohong yang hanya membalas menatap menanti kata-kata yang kemungkinan akan keluar dari mulut gadis itu. Sesekali tangannya mengepal karna kedinginan yang begitu menusuk sampai ke tulang-tulangnya.

"Kak, Bagaimana jika Ayahanda tidak mengijinkanku pulang?", Ujar Mingyun memberi Pangeran Huohong tatapan sayu yang cukup berarti. Pangeran Huohong memberinya balasan dengan mengusap puncak kepala Mingyun. Mengecup pelan kening gadis itu dengan bibirnya. Kembali mengusap kepalanya sebelum akhirnya menyimpulkan senyuman hangat padanya.

"Jangan khawatir, ada kakak yang melindungimu. Tidak ada yang akan berani menyentuhmu..", Ujar Pangeran Huohong. Mengenggam tangan munggil Mingyun. Kembali berjalan diikuti puluhan prajurit dibelakangnya. Mingyun tersenyum tipis sebelum akhirnya kembali mengikuti langkah Pangeran Huohong.

Perjalanan menuruni gunung Bing membutuhkan waktu sekitar 30 menit bagi Pasukan kerajaan Da, dimana terdapat Pangeran Huohong sang putra mahkota juga Mingyun yang merupakan seorang putri pada awalnya namun berakhir karena Kaisar Da yang sekarang mencopot statusnya itu.

Sesampainya di istana Da, Pangeran dan rombongannya langsung kembali ke kediaman masing-masing. Dimana ketika mereka memasuki gerbang istana, dari atas Kaisar Da bersama Kasim setianya yaitu Kasim Liu memantau kedatangan sekaligus kembalinya sang putra mahkota.

"Sepertinya Pangeran berhasil menemukan Putri Mingyun dan membawanya kembali..", Ujar Kasim Liu pada Kaisar Da yang hanya menoleh sedikit dan kembali menatap turun kearah rombongan Pangeran Huohong yang memasuki gerbang istana.

"Biarkan saja, Dia tidak akan bertahan lama diistana ini..", Balas Kaisar Da berjalan meninggalkan tempatnya berdiri diikuti Kasim Liu juga beberapa dayang dan prajurit dibelakangnya mengekori sang Kaisar.

***

Pagi telah tiba begitu saja setelah kembalinya Mingyun dari gunung Bing, dengan Pangeran Huohong yang memimpin sejumlah pasukan untuk mencarinya.

Pagi yang begitu cerah, entah kenapa tiba-tiba saja turun salju yang menutupi sedikit setiap sudut kerajaan Da. Dari luar ruangan Mingyun terdengar teriakkan memanggilnya. Seorang pelayan memasuki ruangan Mingyun. Berlutut didepannya memberi tanda hormat.

"Putri, Yang Mulia Kaisar meminta anda datang ke aula utama..", Ujar dayang itu memberitahukan tentang perintah kaisar Da untuk memintanya pergi ke aula utama. Meski gadis itu tidak mengerti kenapa, tapi bagaimanapun dia tetap akan pergi.

Berharap Dia tidak merencakan hal lainnya lagi, bagus juga aku sekalian ingin menanyakannya banyak hal yang tentu saja akan berakhir dengan penuntutannya..

"Hei, Nona..", Seseorang menyahut dari arah belakangnya ketika gadis itu hampir mencapai ke ruangan aula utama.

"Kau?!", Pekiknya terkejut ketika mendapati seorang pria dengan pakaian serba putih bahkan dari ujung rambut hingga ujung kakinya yang dikenalinya tengah berdiri tepat dibelakangnya tersenyum aneh padanya.

"Kau?", Pria itu mengernyitkan kening dan tersenyum geli. Mingyun memejamkan matanya sejenak, menghela napas berat. Melangkah perlahan menuju kearah sang pria tengah berdiri,

"Maksudku, Yang Mulia..", Ujar Mingyun memperbaiki tata kramanya meski dia tidak suka. Mengingat apa yang kemarin dilakukan oleh pria itu padanya,

Nyaris sepanjang malam Mingyun mengusap bibirnya dengan air, rasa malu lah yang membuatnya mengingat ciuman panas dari pria dihadapannya yang tidak lain adalah Raja Shi dari Istana Bing, Sang Raja Singa.

"Apa yang sedang kau lakukan disini, Yang Mulia...?", Mingyun bertanya datar pada Raja Shi yang hanya tersenyum.

"Aku? Aku datang untuk menjemput calon ratuku..", Ujar Raja Shi membalas pertanyaan Mingyun. Gadis itu mengernyit heran, diwajahnya jelas-jelas terlukis calon ratu Raja Shi yang mana maksudnya.

"Ratu?", Mingyun masih mengernyit kearah Raja Shi yang mengangguk ringan. "Ya, Ratuku..", Balasnya membuat Mingyun merasa geli dan merinding mendengar suara berat dan rendah miliknya.

Mingyun memutar bola matanya malas, "Ya, Sudah. Sana pergi dan carilah, aku ada urusan penting..", Ujarnya kembali berbalik dan berjalan pergi meninggalkan Raja Shi yang tersenyum aneh. Pria itu mengikuti langkah Mingyun dalam diam, tanpa memanggil ataupun mencoba mengejarnya hanya diam-diam mengikuti dari belakang.

Di aula, terlihat Kaisar Da tengah duduk bersama, Putra Mahkota, Sang Pangeran, Pangeran Huohong. Sang ayah menatap tajam dan datar kearah dimana Mingyun berjalan dan berhenti tepat dihadapan singgasananya, sementara dibelakangnya mengikuti pria dengan pakaian serba putih bahkan rambutnya juga berwarna putih.

"Mingyun, Menghadap Yang Mulia..", Ujar Mingyun masih mengikuti tata krama yang dipelajarinya sejak kecil.

"Shī zǐ zhī wáng dari Istana Bing diatas gunung Bing datang menghadap Yang Mulia Kaisar..", Raja Shi mengikuti cara Mingyun memberi hormat kepada Kaisar Da.

Mingyun menoleh kesamping kanannya, menatap jengkel kearah Raja Shi yang tersenyum menyebalkan padanya. "Shi Wang? Raja Singa yang terkenal itu??", Tanya Kaisar Da terkejut dengan pernyataan Raja Shi barusan.


Tbc.

Tadinya mau ku ketik agak panjangan, tapi ngak leluasa karna lagi jaga toko 😂 Sambil dengerin lagu sih.

Bonus Foto dilreba 😂 sebagai (Mingyun) dicerita ini aja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bonus Foto dilreba 😂 sebagai (Mingyun) dicerita ini aja. Karna sebenarnya foto di atas adalah Bai Feng Jiu dari Eternal Love aka 10Miles Of Peach Blossoms.

[COMPLETE] Lion King's HeartCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang