Bagian 13 - konflik

202 40 17
                                        

**silahkan menggunakan backsound yang di sediakan, jika ingin.

Minhyuk langsung membuka laptopnya, tampak mengetik sesuatu.

'Oval Enterteinment' 🔍

Tap!



'Not found'

Minhyuk menggepalkan tangannya kuat. Wajahnya tampak sangat merah sekarang.

"Sialan"

>>
Ilhoon yang menyadari perubahan raut wajah pada Minhyuk segera menghampirinya.

"Hyung wae geurae??"

Minhyuk tak menjawab, Ilhoon melihat ke arah layar laptop. Hanya tulisan 'not found' berukuran kecil yang di lihatnya saat ini.

"Apa yang hyung cari?"

Tanpa menunggu jawaban dari hyung-nya Ilhoon memencet tombol 'back'

'Oval Enterteinment'

Ilhoon tertegun, ia membulatkan matanya sempurna.

"Hyung?" Ujarnya pelan menatap Minhyuk, tubuhnya bergetar hebat sekarang.

Ilhoon kembali dengan laptop, mengetiknya lagi, dan memencet tombol 'search' lagi.

Nihil.

Di pojok ruangan sana Changsub dan Sungjae sedang bercanda, Hyunsik dan Peniel pun juga sama, sedang asik bermain game.

Ilhoon menatap mereka, masih dengan tubuh bergetar, nafasnya berat, detak jantungnya sudah tak beraturan sekarang.

"YA!! BAGAIMANA BISA KALIAN BERCANDA SEPERTI ITU?! KITA SUDAH DI TIPU!!" Tak peduli yang di teriakinya itu berumur lebih tua darinya. Ia sangat geram sekarang, ia tak bisa lagi membendung emosinya. Matanya memanas.

Sedangkan yang di teriaki pun sontak menatap ke arahnya.

"Mworago?" -Changsub

"Musun suriya??" -Hyunsik

Eunkwang yang dari tadi berkutat dengan hpnya tersentak mendengar teriakan Ilhoon. Ia menyadari badan Ilhoon yang bergetar hebat, langsung menghampirinya.

"KITA SUDAH DITIPU HYUNG! SUDAH DITIPU! AGENSI SIALAN ITU!! ARGGHH!!!"

Eunkwang memeluk dongsaeng-nya erat. Air mata Ilhoon sudah tak terbendung lagi, ia menangis sejadi jadinya.

"Ya, hyung! Apa maksudnya ini? Kita di tipu? Lalu uang kita?" -Hyunsik bangkit berdiri, meminta penjelasan kepada Eunkwang.

"Bagaimana dengan jerih payah satu bulan terakhir? Lenyap begitu saja? Eoh?!" -Changsub.

"Ya! Disini bukan kalian doang yang di rugikan!" -kali ini Minhyuk yang bersuara.

"Hyung! Gue yang paling banyak di rugikan disini!" -ujar Ilhoon menyangkal, masih dengan mata yang sembab.

"Aishh!!" Changsub mengacak rambutnya kasar.

"Hyung kenapa lo gak nyari tahu tentang agensi bodoh itu sebelumnya ?!" -Sungjae berbicara ke arah Eunkwang.

"Payah! Lalu sekarang mau di apakan?" -Peniel

Mereka sangat kacau sekarang. Bahkan ingin mengadu pun tidak tahu harus mengadu pada siapa. Mereka sama sama di rugikan disini.

"Mianhae. Mianhae. Mianhae. Mianhae" ujar Eunkwang berkali kali hanya bisa bergumam.
"Ini semua salahku, mianhae" ujarnya pelan, tapi masih bisa di dengar oleh semuanya.

"Eoh! itu semua salah lo hyung!"  -ujar Changsub ketus. Tidak seperti biasanya, ia terlihat sangat emosional hari ini.

"YA CHANGSUB-AH! APA MAKSUD LO EOH? GAK PANTAS LO NYALAHIN EUNKWANG!" -Minhyuk. Ia bangkit berdiri, meraih kerah baju Changsub.

"Mwo hyung? Mwoya? Lo mau mukul gue? Pukul! Capek gue hyung, tiap hari gue pulang duluan buat kerja sambilan. Demi agensi abal abal itu hyung! Dan akhirnya apa? Malah kacau kek gini! Kita gak dapat apa apa!!" Changsub memberikan pembelaan.

"Eoh, Changsub-hyung benar. Gue juga ngerasain. Kalau sudah gini, siapa yang mau tanggung jawab?" -Peniel.

"Tau gini gue ga bakal ikut ajakan hyung sebelumnya! Ck!" Hyunsik meraih tasnya, beranjak pergi ke luar ruangan, ia membanting pintu ruangan hingga menimbulkan bunyi 'blam' yang menggema memenuhi ruangan.

Sungjae dari tadi hanya diam, menurutnya ia tidak pantas untuk berdebat dengan hyung-nya melihat umurnya yang masih sangat muda dan juga menghormati mereka. Ia perlu berfikir 2x untuk melontarkan kalimat yang ada dipikirannya.

"Mood gue benar benar hancur sekarang" ujar Peniel lalu pergi meninggalkan ruang latihan.

Changsub beranjak mengambil skateboardnya di ujung ruangan, ia memasang kedua headset bluetooth yang terkait di lehernya, memutar musiknya sekeras mungkin, lalu beranjak ke luar ruangan tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Sungjae yang melihat hyung-nya yang lain meninggalkan ruangan pun juga ikut membereskan barang barangnya, menghambin tas di punggungnya.
"Mianhae. Hyung. Gue benar benar kecewa." Begitu ujarnya, menekan intonasi pengucapan di setiap kata nya, lalu pergi.

>>

Hanya tersisa tiga namja di ruangan itu. Tidak ada satu pun yang membuka suara. Mereka duduk diam, tidak bergeming sama sekali. Sibuk dengan pikirannya masing masing.

Ilhoon berdiri ingin beranjak pergi,

"Irun-ah" -panggil Eunkwang.

Tidak di tanggapi apa pun oleh Ilhoon. Ia hanya pergi begitu saja meninggalkan dua hyung-nya.

"Biarkan dia, dia mau nenangin diri" -Minhyuk.

"Eoh" -ujar Eunkwang. Ia merebahkan tubuhnya, menutup mata dengan sebelah lengannya.














"Gue harus apa ? Minhyukie"








---------

Annyeong chingu, gimana part ini? Feelnya dapat apa enggak sih? Susah loh ini :" sampe sampe mood w ikutan ngedown, ikutan ngebaper :"

Tolong berikan pendapat..

Gomawo
-minn

7 Man has a TalentCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang