Paboya!!!

600 59 0
                                        

***
-
-
-
Sunwi langsung menarik baju perempuan tadi dan menidurkannya di depan mobilnya.

Duk

Perempuan tadi meringis, Sunwi sangat tidak bisa tinggal diam kalau bendanya di rusak seseorang. Apa lagi orang yang tidak mengenalnya.

"Mau kemana?!!! Urusan kita belum selesai. Ganti rugi gak?!!" Ucap Sunwi yang tangannya sudah diudara, mengepal erat. Perempuan tadi tidak menjawab dan malah melihat ke lain arah.

Sunwi tidak suka kalau ia berbicara tidak didengarkan. Tangan Sunwi sudah bergerak menuju wajah perempuan tadi, tapi tangannya ditahan. Wajah perempuan itu terlihat sangat lega dan tak bersalah sedikit pun. Sunwi melihat kearah orang yang menghentikan pukulannya, dan langsung membulatkan matanya.
-
-
-
***

Dan Sunwi menurunkan tangannya, ia kembali menatap perempuan tadi. Tanpa memperdulikan seseorang yang menghalanginya tadi.

"Urusan kita belum selesai ! Jangan buat aku yang menemuimu" ucap Sunwi dan memberi perempuan tadi kartu nama. Sunwi langsung masuk ke dalam mobilnya,

Tin

Dengan klakson itu, perempuan tadi dan mereka menyingkir memberi mobil Sunwi jalan. Sunwi langsung mengenderai mobilnya ke arah apartemennya.

Sesampainya disana, ia langsung menuju kamar nya. Ia merebahkan tubuhnya di kasur king sizenya. Sunwi menutup matanya tapi tak lama ia kembali membuka matanya.

"Banyak yang berubah, ternyata" monolog Sunwi. Dan karena hal itu, Sunwi melewati hari demi hari tanpa keluar dari apartemennya. Jangankan apartemen, ia selalu menghabiskan waktunya di tempat tidurnya.

3 hari setelahnya, ada yang menelfonnya. Nomor yang tak dikenal, Sunwi tidak menjawabnya. Ia tak ingin berurusan dengan seorang pun di hari liburnya ini.

***

Dan di hari ini, merupakan seminggu setelah kejadian itu. Sunwi akhirnya keluar demi menjalankan pekerjaannya.

Sunwi berkendara dengan mobil van hitam menuju dorm Day6. Dan ia melupakan satu hal yang penting pada hari sabtu kemarin. Sunwi bisa mengingatnya, dan sayangkan ia tak mempunyai nomor Jaebum.

Ketika sampai di dorm Day6, ia berjalan santai kearah pintu. Sunwi pun masuk ke dalam, dan disana sudah ada semua member Day6.

"Yo,! Liburan kalian menyenangkan?" Ucap Sunwi yang melipat kemeja putihnya selengan.

"Ya lumayan lah, tidak terjadi sesuatu dengamu kan?" Ucap Sungjin yang memandang Sunwi,

"... tidak ada apa-apa, aku baik-baik saja. Jadi kapan kalian akan rekaman?" Ucap Sunwi yang ikut bergabung dengan Day6 di ruang tengah.

"Nanti sore kita akan rekaman, dan kau harus ikut. Kata sajangnim ada jadwal yang harus dibicarakan denganmu" ucap Sungjin.

"Noona, kenapa kau dingin sekali waktu aku menelfonmu?" Ucap Dowoon yang sekarang pindah di samping Sunwi.

"Ah, sorry for that. Aku sedang bekerja menyusun proposal kalian. Untuk uji coba, ah iya kemana Jae?" Ucap Sunwi melihat sekeliling.

"Ah, hyung sedang di kamar. Dia baru sampai lima menit lalu, jadi mungkin dia sedikit lelah" ucap Brian.

"Sungjin, kau sudah membicarakan lagu dan konsep yang waktu itu?" Ucap Sunwi memastikan.

"Sudah, di grup" ucap Sungjin, Sunwi mengangkat satu alisnya bingung.

"Ah iya, kau belum masukkan. Kau punya id" ucap Wonpil. Sunwi pun mengangguk dan memberikan id nya. Dan setelah itu hand phone Sunwi bergetar,

"Sudah?" UcapWonpil, Sunwi yang sedang melihat hand phonenya hanya mengangguk. Setelah memencet tombol accept, hand phone Sunwi kembali berdering. Sunwi melihatnya, nomor tak dikenal dan sama seperti 4 hari lalu.

"Kenapa gak diangkat?" Ucap Brian yang memang duduk disamping Sunwi.

"Paling nomor iseng" ucap Sunwi dan menaruh hand phonenya di meja. Dowoon langsung mengambil hand phone itu dan menjawab panggilannya.

"Halo?" Ucap Dowoon, semua yang ada disana melihat ke arah Dowoon. Sunwi juga penasaran siapa yang menelfonnya.

"......."

"Baiklah hyung" ucap Dowoon, Sunwi langsung keringat dingin mendengar itu. Sunbae, bisa saja dari mereka atau...

"Noona, dari Jaebum hyung" ucap Dowoon sambil menyerahkan hand phonenya. Sunwi menghela nafas lega. Untung tidak mereka , Sunwi langsung mengambilnya dan berjalan ke dapur. Menjauh dari mereka  semua.

"Ada apa?" Ucap Sunwi seakan-akan tak bersalah.

"YAK!!! HARI SABTU KEMARIN KAU KEMANA HAH?!!!" ucap Jaebum marah, Sunwi harus menjauhkan hand phonenya.

"Emangnya kenapa? Kan aku cuma bercanda. Atau kau menantikannya ya~?" Goda Sunwi, dan terdengar batuk yang sangat keras di seberang telepon.

"A-a-ap-apa maksudmu?!! Aku tidak menunggunya" ucap Jaebum tergagap.

"Seorang Im Jaebum tergagap berbicara, itu tandanya ia sedang berbohong. Jaebum, kita ketemu sekarang saja ya. Kau ke dorm Day6 ya, aku ada disana" ucap Sunwi dan menutup sambungan secara sepihak. Sebelum dirinya mendapatkan rentetan pertanyaan bodoh Jaebum.

Sunwi kembali ke ruang tengah, ia merasakan tatapan yang tajam. Sunwi memandang mereka semua, bingung plus heran.

"Apa yang kalian bicarakan tadi?" Ucap Brian,

"It's a secret, brian" ucap Sunwi dan melenggang pergi menuju kamarnya. Ia ingin menghindari pertanyaan-pertanyaan yang akan di layangkan ke arahnya.

Lain dengan Sunwi, seluruh member Day6 minus Jae memandang ke arah pintu kamar Sunwi.

"Aku semakin penasaran jadinya" ucap Dowoon. Semuanya malah memandang Dowoon sekarang.

"Bukan hanya kau saja, maknae" ucap Sungjin

"Tapi kenapa nada suara Jaebum hyung terdengar kesal dan marah banget ya" ucap Dowoon. Semuanya malah memandangnya, makin bingung.

"Apa mereka sudah kenal lama?" Ucap Wonpil yang menyimpulkan sekenanya, atas bukti-bukti yang ada.

"Bisa jadi, wonpil-ya" ucap Brian yang masih berpikir positif, dan karena itu semuanya berpikiran yang sama.

Dua jam terlewati, Sunwi kini berada di ruang tengah bersama para member Day6. Mereka sedang bermain kartu, dan tak lama setelah permainan ke-5 mereka.

Ting Nong

Bel apartemen berbunyi, semua orang menoleh kearah pintu.

"Siapa ya? Perasaan aku tidak mengundang siapa pun" ucap Sungjin heran, dan memandang satu persatu personilnya. Dan matanya terakhir jatuh pada Sunwi, yang ditatap hanya menggosok belakang kepalanya yang tak gatal itu.

"Hehehe, aku mengundangnya. Jaebum, gak apa-apa kan?" Ucap Sunwi, semuanya mengangguk setuju. Walaupun kelihatannya mereka ikhlas, sebenarnya mereka tidak menginginkan kehadiran tamu yang tak diundang.

'Merusak suasana saja' batin mereka.

Sunwi pun berjalan untuk membukakan pintu, dan di ekori oleh Day6. Sunwi membuka pintu, dan yang terlihat disana adalah.....

TBC

Sinta datang kembali #lompatlompat

Sinta update untuk chapter terbaru dari cerita ini. Ehm, kira-kira reader semuanya bisa menebak siapa yang datang ke sana??

Coba Sinta ingin melihat jawabannya di comment ya. Jangan lupa di vote juga ya readers. Tanpa kalian, Sinta apalah ya kan?

Bye bye

Sinta.W
04/11//0912201712

New Manager, Saranghae ! (DAY6 FF) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang