***
-
-
-
10 menit kemudian, mereka semua sampai di dormnya. Dan entah kenapa dorm mereka di tunggu oleh seseorang yang berdiri tegap disana.
"Kalian semua sudah pulang?" Ucap orang itu dengan ramah yang memperlihatkan gerutan-gerutan tuanya. Otomatis mereka semua berojigi hormat, termasuk Sunwi yang berojigi 45 derajat.
-
-
-
***
Sekarang mereka semua sudah berada di ruang tengah, dengan member Day6 dan Sunwi duduk lesehan sedangkan orang itu duduk di sofa.
"Jadi, bagaimana keadaan kalian?" Ucapnya sambil menatap mereka satu persatu.
"Kami sangat baik sajangnim" ucap Sungjin, yang dijawab anggukan Sunwi.
"Ah, dan juga ku lihat Sunwi-ya sudah mengurus kalian dengan benar dan sehat. Dan bagaimana bisa kau menghilang beberapa waktu lalu?" Ucap Sajangnim, ya dia adalah Park Jinyoung. Pemilik JYP.ent. Semuanya kini memandang Sunwi.
" hm, begini Sajangnim. Saya sedang menerima barang yang saya pesan. Tapi ternyata dia atau si pengantar barang itu memukul saya menggunakan tongkat baseball. Untung saya bertemu dengan Jaebum di depan dorm" jelas Sunwi, tentu saja ada bumbu kebohongan disini.
Mata Sajangnim menatap lurus dan mencoba mencari kebenaran di mata Sunwi, dan menghela nafas.
"Kau bisa bercerita denganku, Sunwi-ya. Jadi bagaimana dengan kondisimu?" Ucap sajangnim sambil menyesap teh yang di sajikan oleh Sunwi tadi.
"Ah, aku sudah biasa saja sajangnim. Dan bagaimana kondisi sajangnim?" Ucap Sunwi sambil tersenyum ramah.
"Paman baik-baik saja, lalu bagaimana dengan ayahmu? Apa kau masih menghubunginya?" Ucap sajangnim. Pertanyaan itu membuat member Day6 menatap Sunwi tak percaya.
'Jadi ayah Sunwi sudah mengenal baik sajangnim' batin mereka berlima.
"Beliau baik-baik saja, kan sajangnim yang paling sering menemuinya. Terakhir kali saya menghubunginya ketika Day6 mendapat liburan" ucap Sunwi, sajangnim mengangguk mengerti.
"Sajangnim apa saya boleh bertanya?" Ucap Brian, sajangnim mengisyaratkan untuk boleh bertanya. "Apa sajangnim mengenal dekat keluarga Sunwi-ya?" Lanjut Brian. Sajangnim nampak mencari-cari jawaban, sementara Sunwi yang terlihat santai padahal kedua tangannya mengepal erat di atas kakinya, khawatir dan cemas.
"Iya aku kenal dekat, maka dari itu aku mempekerjakan Sunwi di perusahaanku. Dan jangan ragukan jika Sunwi-ya mengajak kalian ke tempat-tempat mewah" ucap Sajangnim sambil tertawa setelahnya. Sunwi tersenyum canggung, tapi ia bisa merasakan suasana yang mempercayai perkataan sajangnim tadi dari kelima orang di sampingnya.
"Ekhem, sajangnim ada apa ke dorm kami? Pasti ada hal yang harus kami kerjakan dengan mendadak jika sajangnim sampai repot repot datang kesini" ucap Sunwi memecahkan topik, agar member Day6 tak mengulik-ulik kehidupannya lebih dalam.
"Ah, iya aku hampir lupa. Sebenarnya saya ingin memberitahukan bahwa jadwal kalian sangat padat tahun ini" ucap Sajangnim sambil meletakkan beberapa lembar kertas di atas meja. Sungjin mengambil kertas itu, Sunwi yang selaku manager pun ikut melihatnya.
Sehingga posisi mereka adalah Sungjin yang duduk bersila dan di belakangnya ada Sunwi yang melihat dari sebelah kanan kepalanya. Otomatis itu membuat Sungjin merasakan nafas Sunwi di sekitar lehernya, sehingga membuat Sungjin tak bisa fokus.
"Apa ini, paman? Padat sekali jadwalnya. Setiap sore harus membuat album untuk bulan depan?" ucap Sunwi protes yang hanya mengangkat kepalanya sedikit untuk melihat Sajangnim.
Sungjin mati-matian untuk tidak melihat kearah kanannya, yang bisa ia bayangkan bagaimana dekat wajahnya dengan wajah Sunwi sekarang.
"Mau bagaimana lagi, Sunwi-ya. Ini memang aturannya, karena Day6 mengeluarkan lagu di setiap bulannya dan untuk akhir tahun nanti akan ada album untuk tahun ini" jelas Sajangnim sambil duduk dan menyesap tehnya.
Sunwi pun menghela nafas lelah, dan menyuruh Jae untuk bergeser agar ia bisa bertatap langsung dengan Sajangnim.
"Paman ayo lah, aku akan membelikan apa saja untuk paman. Asalkan biarkan kami mengambil satu hari untuk break total, ya ya?" Ucap Sunwi sambil ber-agyeo. Dan dalam hal ini member Day6 jarang bahkan tidak pernah melihatnya.
"Tidak bisa Sunwi-ya, walaupun kau mengeluarkan jurus andalanmu. Paman akan tetap bilang tidak" ucap Sajangnim sambil menatap Sunwi santai, Sunwi yang mengetahui kalau ia kalah telak mempoutkan bibirnya.
'Lucunya' batin semua member Day6.
"Ok, aku akan pulang. Kalian berhati-hatilah dengan nya, moodnya sering berubah-ubah" canda Sajangnim yang membuat Sunwi merenggut marah sedangkan member Day6 mengangguk-angguk membenarkan.
Cklek
Pintu dorm sudah tertutup, dan menyisakan member Day6 dan Sunwi di dalam.
"Noona imut sekali " ucap Dowoon sambil mencubit pipi Sunwi gemas, yang di cubit hanya mempoutkan bibirnya ngambek.
"Hmph, aku tidak ingin memasak makan malam hari ini. Aku sedang kesal" ucap Sunwi yang langsung membanting bokongnya ke sofa.
"Ya~Sunwi-ya, jangan ngambek dong~" ucap Wonpil sambil beragyeo. Dan itu semuanya tertawa.
"Hahahaha, pil-ie kau jago sekali. Kapan-kapan agyeo bareng ya" ucap Sunwi sambil merangkul bahu Wonpil yang lebih tinggi dengannya walaupun hanya 5 cm.
"Ah, aku lupa kalau aku punya mainan baru" ucap Brian yang sambil setengah berlari ke arah kamarnya. Semuanya memandangnya bingung.
"Mainan apa?" Ucap Sungjin heran, Jae hanya menggidikkan bahunya.
"Woah!! Kita akan bermain!!" Ucap Sunwi gembira sambil sesekali melompat kegirangan. Kedua maknae pun ikut-ikutan, sedangkan dua hyung yang tersisa hanya bisa geleng-geleng kepala.
"Ini dia! Kita main ini!!" Seru Brian tiba-tiba sambil memegang sebuah mainan, dan itu adalah .....
TBC
Hy readers ku tercinta.
Ada yang masih nungguin cerita ini ya?? Mudab-mudahan masih ya. Sinta mengucapkan terima kasih kepada readers setia yang sudah votes dan comments, dan kepada silent readers juga Sinta berterima kasih atas dukungan yang Sinta terima dari kalian.
Vote and comments ya readers
Bye bye ~
Sinta.W
04//16//1401201812/
KAMU SEDANG MEMBACA
New Manager, Saranghae ! (DAY6 FF)
Fan-FictionBagaimana kalau manager baru dari sebuah band ternama korea ini adalah seorang gadis yang telah menjalin persahabatan dengan salah satu sunbae di satu agensi. Itulah yang dirasakan oleh Day 6. Gadis itu bernama Yang Sun Wi, berumur 23 tahun. Dan s...
