"Tidak!!! Aku tidak akan mamaafkannya sampai kapan pun!!"
Jungkook berjalan dan sedikit berlari ke arah Jisoo dan Taehyung yang masih berpelukan.
"Lepaskan Jisoo" Jungkook mendorong Taehyung sampai terjatuh.
"Taehyung" panggil Jisoo yang melihat Taehyung di dorong oleh Jungkook.
Jisoo ingin membantu Taehyung tapi tangannya di cekal oleh Jungkook.
"Jungkook!! apa yang kau lakukan!" bentak Jisoo yang berusaha melepas cekalan tangan Jungkook.
Tak ada niatan Jungkook untuk menggubris Jisoo, Jungkook terus menatap tak suka pada Taehyung.
"Hyung, mau apa lagi kau mendekati Jisoo. Apa kau belum puas melecehkannya waktu itu hah?!"
"Maaf" ucap Taehyung sambil menunduk.
"Maaf? Apa maaf saja cukup atas perbuatan brengsekmu itu hah?!"
Taehyung makin menunduk sementara Jisoo memandang kasihan Taehyung, Ya, Taehyung salah dan memang brengsek karena telah melecehkan Jisoo tapi di sisi lain ia tak salah, ia begitu karena ia putus asa dan Jisoo mengerti itu.
"Sudah cukup Jungkook! Aku sudah memaafkannya" Jisoo menatap Taehyung dan Taehyung mengangkat kepalanya dan menatap Jisoo.
"Aku mohon maafkan dia Jungkook, dia sudah mengakui kesalahannya. Ku mohon" pinta Jisoo sambil menggenggam tangan Jungkook.
"Tidak!!"
"Jungkook apa kau lupa, dia itu sahabatmu dan kau sudah menganggapnya seperti hyungmu sendiri kan. Jadi aku mohon, maafkan Taehyung"
Jungkook terdiam sambil menatap Jisoo dan Jisoo mengangguk.
"Baiklah aku akan memaafkanmu"
Jisoo dan Taehyung tersenyum.
"Tapi kau harus bersujud padaku"
Senyum Jisoo dan Taehyung pun hilang.
"Jungkook!! Tidak, tidak Taehyung. Jangan dengarkan apa katanya, berdirilah"
Bukannya berdiri, Taehyung malah merangkak ke arah kaki Jungkook.
"Apa yang kau lakukan Taehyung! berhenti, jangan lakukan itu"
Ketika Jisoo akan menghampiri Taehyung, Jungkook menahannya.
"Jisoo, untuk apa kau membela namja brengsek sepertinya!!"
Jisoo terdiam dan langsung menatap Jungkook.
"Namja brengsek?" tanya Jisoo sambil menatap Jungkook.
"Iya, Taehyung hyung itu namja brengs..."
"Kau yang brengsek Jungkook" potong Jisoo dengan tegas.
Jungkook menatap Jisoo.
"Kau namja brengsek yang pernah ku kenal Jungkook, kau selalu mementingkan dirimu sendiri tanpa memperdulikan orang lain"
KAMU SEDANG MEMBACA
My husband is destiny (21+)
Fanfictionjika seharusnya sebuah pernikahan itu menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan, lain halnya dengan seorang yeoja dan namja yang harus menikah karena perjodohan yang di rencanakan oleh tuan Han dan tuan Jeon dengan dalih mempunyai hutang kepada kelua...
